Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis keterampilan interaksi sosial mahasiswa tunanetra di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Rumatumian, Wendi; Pratama, Toni Yudha; Mulia, Dedi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16932

Abstract

Interaksi sosial merupakan aktifitas manusia yang dilakukan baik secara kelompok dengan kelompok, kelompok dengan individu, individu dengan individu, dan dengan melibatkan alat-alat artikulasi baik verbal maupun non verbal. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis bentuk interaksi sosial mahasiswa tunanetra, faktor penunjang interaksi sosial, kendala dalam proses interaksi sosial, serta solusi untuk meminimalisir kendala dalam proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng tirtayasa. Informan penelitian berjumlah 6 orang mahasiswa, yang terdiri dari 3 orang mahasiswa tunanetra dan 3 orang teman kelasnya. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, interaksi sosial mahasiswa tunanetra di lingkungan kampus terjadi dalam bentuk kerjasama, persaingan, pertentangan, persesuaian dan perpaduan. Faktor penunjang interaksi sosial seperti faktor imitasi, sugesti, identivikasi dan simpati. Kendala dalam proses interaksi sosial yaitu kendala sikap, komunikasi, kejujuran / keterbukaan dan kepercayaan diri mahasiswa tunanetra saat berinteraksi di lingkungan kampus. Solusi untuk meminimalisir kendala interaksi sosial mahasiswa tunanetra diantaranya, mempererat komunikasi, mengawali interaksi kepada mahasiswa tunanetra, meningkatkan keperdulian dan saling memahami antara mahasiswa tunanetra dengan mahasiswa tidak berkebutuhan khusus. Abstract: Social interaction is a human activity that is carried out both in groups with groups, groups with individuals, individuals with individuals, and by involving the means of articulation both verbal and non-verbal. The purpose of this study was to analyze the form of social interaction of blind students, factors supporting social interaction, obstacles in the process of social interaction, and solutions to minimize obstacles in the process of social interaction. This study uses a qualitative descriptive method, in the Faculty of Teacher Training and Education, Sultan Ageng Tirtayasa University. The research informants were 6 students, consisting of 3 blind students and 3 classmates. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. The validity of the data using source triangulation and technical triangulation. The results showed that, the social interaction of blind students in the campus environment occurred in the form of cooperation, competition, conflict, conformity and integration. Supporting factors of social interaction such as imitation factors, suggestions, identification and sympathy. Constraints in the process of social interaction are attitudes, communication, honesty / openness and self-confidence of blind students when interacting in the campus environment. Solutions to minimize obstacles to social interaction among blind students include strengthening communication, initiating interaction with blind students, increasing awareness and mutual understanding between blind students and students without special needs.
Pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita Rahmatunnisa, Tika; Mulia, Dedi; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pola asuh yang diterapkan masing-masing orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita kelas V di SKh Negeri 02 Kota Serang; dan (2) untuk mendeskripsikan kemandirian anak tunagrahita kelas V di SKh Negeri 02 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian merupakan empat keluarga (orang tua) yang memiliki anak tunagrahita kelas V dan satu guru kelas V anak tunagrahita di SKh Negeri 02 Kota Serang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sebagai pembanding atau pemeriksaan data serta mencegah kesalahan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keempat orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita kelas V yaitu menerapkan pola asuh yang berbeda, yakni orang tua M menerapkan pola asuh permisif, orang tua A menerapkan pola asuh demokratis, orang tua S mengkombinasi pola asuh otoriter, permisif, demokratis, dan orang tua Y menerapkan pola asuh demokratis cenderung permisif. Dengan pola asuh yang diterapkan oleh masing-masing orang tua tersebut menunjukkan bahwa A, S, dan Y menunjukkan kemandirian yang cukup baik, sedangkan M belum mampu menunjukkan beberapa aspek kemandirian. Abstract: This study aims to (1) describe the parenting applied by parents towards the independence of tunagrahita students 5th grade in SKh N 02 Serang, and (2) to describe the independece of tunagrahita students fifth grade in SKh N 02 Serang City. This study uses a qualitative descriptive study methods. Research informants are four families (parents) who have 5th grade of tunagrahita children and the 5th grade of tunagrahita student’s teacher in SKh N 02 Serang City. Data collection using an observation, interview, documentation, and fieldnotes techniques. Data analysis was carried out with step of data reduction, data display, and conclusion/verification. The validity of the data was tested by triangulation as a comparison or examination of the data and to prevent errors in data analysis. The result from this study show that parenting of four parents towards the independence of tunagrahita students 5th grade is different, parenting style of M’s parent is permissive, parenting style of A’s parent is democratic, S’s parent was used the combine of authoritarian, permissive, democratic parenting style, and parenting style of Y’s parent is democratic permissive. With the parenting style applied by each of these parents, shows that the independence of A, S, and Y is great, while M has not been able to show some aspects of the independence yet.
The Utilization of Assistive Technology Based on Contextual Teaching Learning (CTL) for Children with Special Needs Utami, Yuni Tanjung; Mulia, Dedi; Al-Anshori, Dody Bakhtiar
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i2.31074

Abstract

Abstract: This study aims to enhance teachers' understanding of the use of assistive technology based on Contextual Teaching Learning (CTL) for children with special needs. This is motivated by the limitations and skills of teachers in integrating assistive technology with the CTL approach, so the implementation has not been effective for their students. Additionally, many teachers have not received workshops or training related to assistive technology based on CTL. This research uses a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest experimental design. The sampling technique employed is saturated sampling, involving all subjects of the population, totaling 40 teachers from special schools in Pandeglang Regency, conducted at SKH Algisyafa. The instrument used in this study is a test in the form of a Guttman scale. The hypothesis test used is the Paired-Samples T Test. The data obtained are presented in the form of bar charts and statistical test tables. The results of hypothesis testing show p<0.05, specifically 1.3907E-21. Therefore, H1 is accepted, indicating a significant improvement, with the posttest scores being higher than the pretest scores. This result provides evidence that the actions taken in this study were effective in achieving the desired objectives.
Studi pemahaman masyarakat terhadap aksesibilitas guiding block bagi tunanetra Sellina, Rahmida; Mulia, Dedi; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.19844

Abstract

Pemahaman merupakan kemampuan seseorang untuk memahami dan mengerti sesuatu sehingga dapat menjelaskan secara rinci mengenai sesuatu yang ditemukan maupun dipelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap aksesibilitas guiding block bagi tunanetra di Jalan KH. Sochari,Kecamatan Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Serang yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui hasil observasi,wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman masyarakat terhadap aksesiblitas guiding block bagi tunanetra di Jalan KH.Sochari, Kecamatan Serang belum dapat dikatakan paham seutuhnya. Apabila ditinjau berdasarkan 7 indikator pemahaman, masyarakat sudah tahu dan memahami sedikit apa itu guiding block, namun masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa guiding block ini sama saja dengan pavling block biasa yang tersedia di trotoar yang hanya dicat warna kuning, selain itu beberapa masyarakat beranggapan bahwa guiding block ini hanya diperuntukkan untuk pejalan kaki biasa tanpa adanya fungsi yang khusus yakni sebagai jalur pemandu bagi tunanetra.
Keterampilan membuat kerajinan dari resin untuk meningkatkan kreativitas anak tunagrahita Afriyanti, Tri; Mulia, Dedi; Utami, Yuni Tanjung
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v9i1.20526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak tunagrahita melalui pembelajaran keterampilan. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR). Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan desain A-B-A. data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ditampilkan melalui grafik garis. Subjek penelitian ini adalah seorang anak tunagrahita kelas IX dengan inisial A yang bersekolah di SKh Negeri 02 Kota Serang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pemberian pembelajaran keterampilan membuat kerajinan dari resin pada anak tunagrahita kelas IX dapat meningkatkan kreativitas anak. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata perolehan data pada target behavior  pada penelitian ini. Hasil yang didapatkan pada fase A-1 (baseline-1) adalah 33%, setelah diberikannya perlakuan atau intervensi pada fase B (intervensi) rata-rata perolehan data yang didapatkan meningkat yaitu 57% dan setelah diberikannya perlakuan atau intervensi maka perolehan data pada fase A-2 (baseline-2) yaitu 53%. Dengan demikian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian pembelajaran keterampilan membuat kerajinan dari resin dapat meningkatkan kreativtias anak tunagrahita pada anak tunagrahita kelas IX di SKh Negeri 02 Kota Serang.