Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Progresif : Media Publikasi Ilmiah

STUDI TALFIQ DALAM BERMADZHAB PERSPEKTIF FIQH ISLAM Suaidi
PROGRESIF : Media Publikasi Ilmiah Vol. 6 No. 2 (2018): PROGRESIF : MEDIA PUBLIKASI ILMIAH
Publisher : Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.939 KB)

Abstract

Al-Quran dan Al-Hadist adalah sumber pijakan utama bagi umat muslim, sekaligus sebagai pedoman bagi umat manusia, setiap masalah yang menimpa umat, mereka merujuk langsung kepada sumber utama ini. Namun tidak semua masalah yang terjadi termuat dalam sumber tersebut karena teks yang termuat di dalamnya bersifat universal, sehingga sangat perlu adanya upaya-upaya hukum yang mempersempit serta memperjelas keuniversalan suatu teks. Idealnya, kenyataan ini membutuhkan perantara yang memiliki kemampuan memahami muatan teks suci untuk merespon segala problem umat. Tanpanya, teks suci tidak mungkin terbangun menjadi ide-ide hidup dan lestari dalam sebuah realitas umat Islam. Dengan demikian, pengolah teks (mujtahid) dituntut mampu mendialogkan antara teks dan konteks sehingga mampu merespon dinamika persoalan umat. Salah satu produk ijtihad yang sampai detik ini menjadi tema perbincangan ulama adalah konsepsi talfiq dalam bermadzhab. Konsep ini banyak disinggung di berbagai kitab-kitab fiqh dan ushul fiqh, satu aspek dianggap sebagai ruang kebebasan bagi umat dalam memilih pendapat mujtahid serta keberadaan talfiq sebagai upaya melepas jeratan fanatisme bermadzhab. Namun aspek lain justru umat salah memahami konsep talfiq sehingga dalam pemilihan pendapat cenderung menggunakan pendapat yang dipandang memudahkan bagi dirinya.
PEMIKIRAN AHMAD IBNU HANBAL TENTANG KONSEP MASHLAHAH MURSALAH DALAM PENETAPAN HUKUM ISLAM Suaidi
Progresif : Media Publikasi Ilmiah Vol. 7 No. 1 (2019): PROGRESIF : MEDIA PUBLIKASI ILMIAH
Publisher : Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.839 KB)

Abstract

Ushul Fiqh sebagai sebuah metode istinbatul ahkam atau metodologi sumber hukum fiqh memiliki peran vital dalam ranah hukum Islam. Kehadirannya guna merespon segala persoalan yang muncul ke permukaan dengan berlandaskan kepada al-Quran dan al-Hadist sebagaimana tersirat dalam dalil-dalil kulli ajaran agama. Segala produk yang dihasilkan melalui aspek ini adalah untuk mewujudkan kebaikan bagi seluruh umat manusia serta menghindari dari segala kerusakan. Hal tersebut sejalan dengan misi Islam hadir dimuka bumi ini, yakni membawa ajaran-ajaran rahmatan lil alamin. Dengan demikian, memang sepantasnya hukum yang dilahirkan dari proses ijtihad adalah berwujud kemaslahatan. Prinsip kemashlahatan tersebut dalam term Ushul Fiqh disebut dengan Konsep Maslahah Mursalah. Konsep ini banyak dibahas dalam beberapa karya monumental ulama, salah satunya adalah Ahmad ibnu Hanbal. Menurut beliau, konsep maslahah mursalah merupakan hujjah syar’iyyah yang harus dihadirkan dalam proses pembentukan hukum Islam agar hukum yang diperolah dari ijtihad berbasiskan kemaslhatan karena hal tersebut merupakan ruh agama.
IMPLEMENTASI SYARIAH MARKETING PADA TOKO MEUBEL BANG HASYIM DI WONOSARI BONDOWOSO Suaidi
Progresif : Media Publikasi Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2017): PROGRESIF : MEDIA PUBLIKASI ILMIAH
Publisher : Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.079 KB)

Abstract

Seiring berkembangnya waktu, perkembangan dan persaingan dunia semakin ketat. Tentu tuntutan bersaing juga semakin meningkat, baik persaingan mutu kerja, produk, ataupun pelayanan. Namun demikian, di era persaingan bebas ini banyak usaha yang sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai syariah dan yang menjadi tujuan utama adalah keuntungan yang berlipat ganda. Maka oleh sebab itu, kehadiran Mebel Bang Hasyim Wonosari Bondowoso merupakan upaya untuk menghadirkan bisnis yang bernuansa syariah kepada seluruh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran di mebel ini menggunakan eksplorasi dan differensiasi. Sedangkan barang-barang didatangkan dari Jepara dan selalu menjaga kualitas mutu barang, baik dari sisi merk, pengemasan ataupun dalam masalah penetapan harga yang terjangkau oleh elemen masyarakat. di samping itu, budaya kerja di tempat ini sangat baik, mulai dari kedisplinan, kejujuran, bersikap ramah kepada pelanggan, serta memberikan pelayana terbaik. Sedangkan pemasaran pada Meubel Bang Hasyim telah menerapkan karakteristik syariah marketing hal ini dapat dilihat dari berbagai aspek, diantaranya; budaya kerja, karakter pemasaran, dan strategi pemasaran dengan menggunakan pendekatan eksplorasi pasar dan membuat perbedaan secara berani tanpa harus bertentangan dengan syariah dan menjatuhkan pihak lain.