Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA HALAL MELALUI SMART TOURISM DI INDONESIA DAN DUBAI Hakim, Muhammad Lukman; Hanif, Nita Aribah; Prasetyo, Sisman
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 9, No 2 (2023): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) | JULI-DESEMBER2023
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v9i2.7348

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan sektor pariwisata halal melalui implementasi konsep smart tourism di Indonesia dan Dubai. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang dapat digunakan untuk memajukan pariwisata halal di kedua negara tersebut, dengan mempertimbangkan aspek-aspek unik dari masing-masing destinasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, survei, dan studi literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Dubai memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata halal, namun menghadapi tantangan berbeda. Di Indonesia, tantangan utama adalah infrastruktur dan promosi, sementara di Dubai tantangannya terletak pada adaptasi dengan standar pariwisata halal yang beragam. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi smart tourism dapat berperan penting dalam mengatasi tantangan ini, seperti melalui pengembangan aplikasi mobile yang menyediakan informasi tentang destinasi halal, restoran halal, dan fasilitas ibadah.Selain itu, studi ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antar-pemerintah dan sektor swasta untuk mempromosikan pariwisata halal. Rekomendasi kebijakan dan strategi pemasaran yang dirancang khusus untuk target pasar pariwisata halal juga diusulkan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang sektor pariwisata halal dan peran smart tourism di dalamnya. Hasilnya dapat digunakan oleh pembuat kebijakan dan praktisi industri pariwisata untuk mengembangkan dan meningkatkan pariwisata halal di Indonesia dan Dubai.
Agile Governance in Optimizing Digital Literacy for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMe) in Kulon Progo Regency Atmojo, Muhammad Eko; Darumurti, Awang; Hanif, Nita Aribah
Journal of Local Government Issues Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/logos.v7i1.29981

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on all sectors, especially the economy in Indonesia and the regions, one of which includes Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Data from the DIY Cooperatives and UMKM Service shows that 59% of MSMEs have experienced the direct impact of the COVID-19 pandemic, on the other hand MSMEs have a very strategic role in improving the Indonesian economy. Kulon Progo Regency is one of the districts that has a solution to overcome the problem of marketing MSME products, one of which is belabeliku.com. Having this solution does not mean there are no problems, because there are many MSMEs in Kulon Progo Regency who do not understand digital literacy well. The method used in this study is a qualitative method, one of the techniques is interviews and documentation, besides that this research also utilizes the artificial intelligent Nvivo 12 plus as an analytical tool. Based on the results of the research, it can be concluded that the government has made a special policy by providing training for MSME actors, collaborating with the Yogyakarta Regional Development Bank (BPD) in providing electronic payment services, and creating a marketplace platform. With the policies that have been made, it will be very helpful for MSME actors, especially the platform creation policy in marketing MSME products. However, the platform created is not adequate and optimal, besides that the platform created is still unable to compete with other marketplace applications.  
Driving Village-Owner Enterprises (BUMDes) Innovation as a Driving Force for Independent Village Development Through Inclusive Leadership Hakim, Muhammad Lukman; Agung, Magda Faradiba Mauludia; Hanif, Nita Aribah; Firman, Firman
Journal of Social Contemplativa Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Social Contemplativa
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/jsc.v2i2.49

Abstract

This study examines the role of inclusive leadership in driving innovation within Village-Owned Enterprises (BUMDes) as a catalyst for self-reliant village development in Indonesia. The research employed a qualitative approach with case studies of BUMDes in Kulon Progo, Gunung Kidul, and Yogyakarta City. The study aims to analyze the dynamics of the innovation process in BUMDes and the innovation leadership models in place. Findings indicate that inclusive leadership accelerates innovation by empowering local communities, fostering collaboration, and creating a safe environment for experimentation. Case studies in Kulon Progo and Gunung Kidul demonstrate that successful product, process, marketing, and organizational innovations can enhance local economic growth, community welfare, and environmental sustainability. Strategies for promoting inclusive leadership include capacity building, community engagement, mentorship programs, and recognition. This research positively contributes to the study of innovation in BUMDes and offers practical insights for developing inclusive leadership models across various bureaucratic levels in Indonesia.
Pengembangan Pariwisata Alam Berbasis Community Based Tourism di Kawasan Wisata Mengger Omah Kinjeng Atmojo, Muhammad Eko; Darumurti, Awang; Fridayani, Helen Dian; Hanif, Nita Aribah
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v3i1.7416

Abstract

Hargorejo Village is a village that has a lot of potential, ranging from potential, agriculture, tourism to the potential of MSMEs. With the existence of very supportive geographical conditions, it is important for village governments to realize and implement tourism villages. So that the improvement of the community economy does not only come from one source but can come from various sectors. So far, Hargorejo village is famous for MSMEs and tourism, but the tourism sector has not been managed seriously so that there is still a lot of potential that has not been maximized to be promoted. The methods offered through the community service program include: (1) conducting tourism branding training and socializing the importance of branding for the world of tourism, 2) revitalize tourism ranging from human resources to supporting resources such as branding and social media, (3) install signposts and directions for tourist attractions. Based on the results of the service that has been carried out, tourism branding is formed in an integrated manner and managed by the Tourism Village. In addition, managers of tourist attractions can also understand the importance of branding and the use of information technology for tourism promotion
TANTANGAN MOBILITAS BERKELANJUTAN SEBAGAI MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA Hanif, Nita Aribah
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 10, No 1 (2024): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v10i1.8098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia dalam menerapkan salah satu agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni mobilitas berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan memanfaatkan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yang diadopsi dari kajian penelitian terdahulu, media massa online dan data resmi pemerintah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik interaktif model. Triangulasi data yang digunakan berupa triangulasi sumber data untuk menguji validasi data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi dalam merealisasikan konsep mobilitas berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi berupa komitmen kebijakan, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan sosial. (1) Rendahnya komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan pengalihan transportasi pribadi menuju transportasi publik menjadi tantangan paling utama. (2) Ketimpangan penyediaan infrastruktur yang memadahi baik kuantitas dan kualitas transportasi publik maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi alasan keengganan masyarakat beralih pada transportasi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). (3) Sebagian besar transportasi publik di Indonesia belum menerapkan aspek inklusivitas. Temuan ini dapat menjadi evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki setiap komponen tantangan guna mewujudkan mobilitas berkelanjutan sebagai manifestasi dalam mitigasi perubahan iklim.
REVITALISASI PENDIDIKAN POLITIK MASYARAKAT DALAM MENGGERUS PRAKTIK MONEY POLITIC DI DESA PANYIRAPAN KABUPATEN SERANG MENJELANG PILKADA 2024 Maulana, Muhammad Akbar; Hanif, Nita Aribah
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v3i2.7966

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertajuk ‘’Revitalisasi Pendidikan Politik Masyarakat dalam Menggerus Praktik Money Politic di Desa Panyirapan Kabupaten Serang Menjelang Pilkada 2024’’, dilatarbelakangi oleh tingginya praktik politik uang di Wilayah Provinsi Banten, tidak terkecuali Desa Panyirapan. Tujuan kegiatan ini sesuai dengan temanya guna meningkatkan pendidikan dan kesadaran politik masyarakat terhadap penentuan pilihan kandidat pada kontestasi pemilu maupun pilkada terlepas dari praktik politik uang yang terjadi. Metode yang dilakukan yakni melalui penyampaian materi secara teori maupun praktik untuk menakar efektivitas sosialisasi terhadap peningkatan preferensi masyarakat terhadap politik uang dalam penyelenggaraan pilkada. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa proses sosialisasi dapat berjalan dengan lancar dan diikuti oleh masyarakat dengan antusias. Antusiasme ini ditunjukan dengan kehadiran dan interaktivitas masyarakat Desa Panyirapan selama proses diskusi dan berpartisipasi aktif dalam mempraktikan materi yang telah disampaikan melalui media yang tersedia. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran politik bagi masyarakat serta meminimalisir terjadinya praktik politik uang yang dibudayakan oleh kandidat sebagai strategi pemenangan. Adapun output lain dari kegiatan ini yakni penyusunan dokumen rekomendasi terkait strategi yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi praktik politik uang menjelang pesta demokrasi setingkat pemilu maupun pilkada.
Education and Innovation of Mangrove-Based Products for the Health of Coastal Communities in Muaragembong Ramatillah, Diana Laila; Hakim, Muhammad Lukman; Hanif, Nita Aribah
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v3i2.8088

Abstract

This community service program aims to enhance the understanding and skills of the coastal community in Muaragembong in utilizing the potential of the pidada mangrove (Sonneratia sp.) for health products. Despite its significant health benefits, including antioxidant, antibacterial, and anti-inflammatory properties, the utilization of pidada mangrove by the local community remains limited. This program was conducted through socialization, training, and hands-on workshops, educating participants on how to process pidada mangrove into health products such as herbal drinks, supplements, and skincare items. Before the training, only 28% of participants were aware of the health benefits of pidada mangrove, but after the training, 87% demonstrated a strong understanding of the topic. Post-training assessments showed a significant increase in knowledge, with the average quiz score rising from 45% to 89%. The majority of participants acknowledged that they had gained a better understanding of the potential of pidada mangrove and felt confident in developing small-scale products based on this resource. This program not only improves the community's health but also provides economic opportunities through the sustainable use of natural resources, thereby supporting mangrove ecosystem conservation.
ANALISIS TRANSPORTASI BERKELANJUTAN DI ASIA TENGGARA: STUDI LITERATUR DAN BIBLIOMETRICS Hakim, Muhammad Lukman; Hanif, Nita Aribah
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 9, No 1 (2023): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v9i1.7457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi literatur dalam bidang transportasi berkelanjutan, dengan fokus khusus pada karya penulis yang telah banyak memberikan kontribusi. Dengan menggunakan metodologi analisis bibliometrik, studi ini mengevaluasi publikasi dari berbagai penulis di Asia Tenggara dalam kurun waktu tertentu. Hasil menunjukan bahwa kajian terkait transportasi berkelanjutan di negara-negara Asia Tenggara menunjukkan adanya variasi fokus dan pendekatan dalam upaya mengatasi tantangan lingkungan dan sosial yang dihadapi oleh masing-masing negara. Malaysia menekankan pada sistem transportasi, pilihan moda, dan pertumbuhan perkotaan, menunjukkan kesadaran akan pentingnya integrasi dan pengurangan emisi karbon. Indonesia berfokus pada kerangka konseptual, inovasi, dan perilaku perjalanan, menyoroti upaya mitigasi perubahan iklim melalui kajian manajemen transportasi perkotaan. Di Filipina, kebijakan pengendalian polusi, mobilitas perkotaan, dan perilaku perjalanan menjadi pusat perhatian, menggarisbawahi pentingnya survei dan penilaian risiko dalam perencanaan. Singapura, dengan pembahasan tentang kota pintar dan teknologi inovatif, menunjukkan kepemimpinan dalam integrasi teknologi canggih dan tata kelola untuk transportasi berkelanjutan. Vietnam, dengan kajian yang beragam mulai dari kendaraan listrik hingga perilaku konsumen, mencerminkan upaya negara tersebut dalam mengadopsi solusi berkelanjutan yang menyeluruh.
Tinjauan Satu Dekade Kebijakan Nasional Pembangunan Desa Berkelanjutan di Indonesia Hakim, Muhammad Lukman; Hanif, Nita Aribah
Journal of Social Contemplativa Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Social Contemplativa
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/jsc.v3i1.89

Abstract

This study aims to examine the dynamics of sustainable village development policy in Indonesia over the past decade, particularly since the enactment of Law Number 6 of 2014 on Villages through to the 2020–2024 National Medium-Term Development Plan (RPJMN). Using a qualitative method with a literature review approach, this research analyzes national policy documents, regulations, and relevant academic and institutional publications. The findings reveal a paradigm shift in village development from a physical-infrastructure focus to a more holistic and sustainable approach, especially through the adoption of the Village SDGs framework. However, implementation at the village level faces significant challenges, including limited institutional capacity, weak monitoring and evaluation systems, and fragmented inter-ministerial regulations. Moreover, there remains a gap between policy planning and the actual socio-economic and environmental conditions of rural communities. This study recommends strengthening local capacities, improving policy harmonization across sectors, and developing evaluation systems based on sustainability indicators to ensure that the principles of sustainable development are realized at the village level.
Analisis Implementasi Pengelolaan Lingkungan Laut untuk Mendukung SDGs Desa: Studi Kasus di Desa Kalibaru, Jakarta Utara hakim, Muhammad Lukman Hakim; Hanif, Nita Aribah
Journal of Politics and Democracy Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Politics and Democracy (Maret)
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/polikrasi.v3i2.79

Abstract

This study aims to analyze the implementation of marine environmental management in Kalibaru Village and its contribution to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 14 on the conservation of marine ecosystems. The research focuses on evaluating local policies and identifying key challenges, including limited funding, technical capacity, low community awareness, and inadequate technological support. The study employed a qualitative method with a case study approach. Primary data were collected through interviews with village officials, sub-district government representatives, fishermen, and community leaders, as well as field observations of the local marine environment. Data were analyzed using thematic coding techniques to identify significant patterns in management practices. The findings reveal that although policies such as waste management and fisheries regulation exist, their implementation remains weak. High levels of marine pollution from plastic and industrial waste, coupled with low public awareness, have resulted in poor environmental conditions. Nevertheless, there has been progress in increasing environmental awareness, improving stakeholder coordination, and stabilizing fish stocks, which has positively impacted fishermen’s livelihoods. In conclusion, marine environmental management in Kalibaru Village has shown some progress but remains limited. Strengthening regulations, enhancing technical capacity, and providing sustainable funding and technology are essential to make management more effective and contribute significantly to the achievement of the Village SDGs