Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN KEJADIAN PENURUNAN LIBIDO: HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN KEJADIAN PENURUNAN LIBIDO Sri Hadi Sulistiyaningsih; Ike Perdana, Yuyun
Jurnal Kebidanan VOLUME 14. NO.01, JUNI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v14i01.510

Abstract

Penurunan keinginan seksual (libido) pada akseptor KB suntik DMPA meskipun jarang terjadi dan tidak dialami oleh semua wanita tetapi pada pemakaian jangka panjang dapat timbul karena faktor perubahan hormonal, sehingga terjadi pengeringan pada vagina yang menyebabkan nyeri saat bersenggama dan pada akhirnya menurunkan keinginan atau gairah seksual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB Suntik DMPA dengan kejadian penurunan libido di Puskesmas Moswaren Kecamatan Moswaren Kabupaten Sorong Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dalah akseptor kb suntik DMPA sebanyak 50 responden yang diambil dengan menggunakan sampel acak (random sampling) dan uji analisi statisitik yang digunakan adalah uji Kendall Ta. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menggunakan KB suntik DMPA selama > 2 tahun sebanyak 23 orang (46%), responden dengan tingkat penurunan libido sedang sebanyak 22 orang (44%), dan Ada hubungan lama penggunaan KB suntik DMPA dengan kejadian penurunan libido di Puskesmas Moswaren Kecamatan Moswaren Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat dengan hasil nilai p value 0,000 < 0,05. Diharapkan petugas kesehatan meningkatkan dalam memberikan pendidikan kesehatan dan konseling kepada calon akseptor KB tentang berbagai macam alat kontrasepsi dan kemungkinan efek samping yang akan terjadi sehingga calon akseptor KB dapat mengambil keputusan yang tepat dalam pemilihan alat kontrasepsi dan dapat menerima efek samping yang dialami. Kata kunci : Lama penggunaan KB suntik DMPA dan penurunan libido.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI DENGAN GAMBARAN DIRI REMAJA PUTRI TENTANG PERUBAHAN FISIK MASA PUBERTAS Sri Hadi Sulistiyaningsih; Desi Sariyani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.538 KB) | DOI: 10.32583/pskm.9.3.2019.259-266

Abstract

Remaja yang pada masa pubernya tidak mendapatkan pengetahuan dengan cara yang benar dapat menyebabkan berpersepsi dan bersikap terhadap tubuhnya baik secara sadar maupun tidak sadar. Tujuan penelitian ini adalah untuk merngetahui hubungan pengetahuan dan persepsi dengan gambaran diri remaja putri tentang perubahan fisik masa pubertas di Desa Winong Kabupaten Pati. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 45 orang dengan teknik sampling yaitu total sampling dan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja cukup baik, persepsi kurang baik, gambaran diri baik. Ada hubungan pengetahuan dengan gambaran diri remaja putri dengan nilai p = 0,04 dan ada hubungan persepsi dengan gambaran diri remaja putri dengan nilai p = 0,001. Kata kunci: pengetahuan, persepsi, gambaran diri, perubahan fisik masa pubertas RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND PERCEPTION WITH THE DESCRIPTION OF SELF-YOUTH PRINCIPLES ABOUT THE PHYSICAL CHANGE OF PUBERTAS ABSTRACT Adolescents who at puberty do not get knowledge in the right way can cause perception and behave towards their bodies both consciously and unconsciously. The purpose of this study was to find out the relationship between knowledge and perceptions and self-image of young women about physical changes in puberty in the Village of Winong, Pati. The type of research used is analytical research with a cross sectional approach. The population and sample were 45 people with sampling techniques namely total sampling and using Chi Square statistical tests. The results showed that teenagers' knowledge was quite good, perception was not good, self-image was good. There is a relationship between knowledge and self-image of young women with a value of p = 0.04 and there is a relationship between perceptions and self-image of young women with a value of p = 0.001. Keywords: knowledge, perception, self-image, physical changes in puberty
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PUNGGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III Sri Hadi Sulistiyaningsih; Puspita Sari, Eka Rini
Jurnal Kebidanan VOLUME 15, NO.01 JUNI 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v15i01.606

Abstract

Dengan bertambahnya usia kehamilan struktur tulang berubah lordosis menyebabkan ketegangan otot persendian tulang belakang dan menyebabkan masalah punggung pada ibu hamil trimester ketiga, seperti nyeri punggung. Endorphin massage merupakan terapi nonfarmakologis guna merangsang pelepasan hormon endorfin untuk meredakan nyeri dan menimbulkan perasaan nyaman. Tujuan penelitian bagaimana endorphin massage mempengaruhi tingkat nyeri punggung trimester ketiga kehamilan. Metode penelitian Quasi Experiment dengan non-equivalent control group pretest and posttest dengan menggunakan kelompok intervensi dan kelompok control. Sampel 32 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung terbagi masing-masing 16 orang. Kelompok intervensi, pijat endorphin diberikan selama 20 sampai 30 menit seminggu sekali selama IV minggu, kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan. Analisis statistic dengan uji Mann-Whitney. Alat ukur menggunakan numerical rating scale (NRS). Hasil rata-rata nyeri punggung kelompok intervensi adalah 2,06 ± 0,680 sebelum perlakuan dan 1,35 ± 0,772 setelah perlakuan rata-rata nyeri punggung kelompok kontrol adalah 1,88 ± 0,806 sebelum perlakuan dan 1,88 ± 1,0,680 setelah uji. Berdasarkan hasil nilai p-value 0,003 < 0,05 artinya endorphin massage berpengaruh terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga. Tenaga kesehatan disarankan meningkatkan pelayanan metode endorphin massage sebagai terapai non farmakologis untuk meredakan nyeri punggung pada ibu hamil. Kata Kunci : Endorphin Massage, Nyeri Punggung , Kehamilan.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA TAMBAKROMO KEC. TAMBAKROMO KAB. PATI Ana Rofika; Sri Hadi Sulistiyaningsih
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v11i2.236

Abstract

Menyusui merupakan cara pemberian makanan ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Air Susu Ibu merupakan nutrisi alami bagi bayi dengan kandungan gizi paling sesuai untuk pertumbuhan optimal pada bayi. Begitu pentingnya ASI telah diketahui oleh beberapa ibu pasca melahirkan, namun tidak semua ibu mau menyusui bayinya oleh karena berbagai alasan, diantaranya kesibukan pekerjaan, ASI kurang lancar, ASI tidak keluar atau keluar sedikit, dan pengeluaran ASI terlambat. Masalah dalam proses menyusui seperti ASI keluar sedikit dapat diatasi dengan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI di Desa Tambakromo Kec. Tambakaromo Kab. Pati. Jenis penelitian ini adalah observasi eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design model Non-Equivalent Control Group Design dengan total sampling 30 ibu menyususi dimana terdiri dari dua kelompok yaitu 15 ibu menyusui yang melakukan pijat oksitosin dan 15 tidak melakukan pijat oksitosin. Berdasarkan uji Paired Sample T Test, Pair 1 diperoleh Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, Pair 2 Sig.(2-tailed) sebesar 0,003< 0,05, maka ada perbedaan rata-rata hasil kelancaran ASI eksperimen dan kontrol. Dan hasil mean pada eksperimen 5.47 menjadi 8.47, sedangkan pada kontrol 6.07 menjadi 6.05 sehingga ibu menyusui yang melakukan pijat oksitosin lebih naik signifikan dibandingkan dengan yang tidak melakukan pijat oksitosin. Berdasarkan uji Independent Sample Test, Sig.(2-tailed) sebesar 0,002<0,05, maka ada perbedaan hasil kelancaran ASI antara ibu menyusui yang melakukan pijat oksitosin dengan yang tidak melakukan pijat oksitosin. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Indrasari (2019) bahwa ada perbedaan rata-rata kelancaran ASI antara yang diberikan perlakuan pijat oksitosin & breastcare dengan kelompok yang hanya diberi perlakuan breast care saja. Kesimpulannya ada pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI.
Pelvic Rocking Exercise untuk Penurunan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III Anna Lailis Sa’adah; Sri Hadi Sulistiyaningsih; Siti Marfu’ah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2sp (2023): Special Issue June
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2sp.513

Abstract

Back pain is a discomfort in pregnancy that occurs in almost all pregnancies. Treatment to reduce lower back pain in pregnant women is pelvic rocking. The purpose of this study was to determine differences in low back pain in pregnant women before and after pelvic rocking exercise intervention in Karangrejo Village, Juwana District. The type of research used was a pre-experiment with one group pretest posttest design. The population of this study was third trimester pregnant women in Karangrejo Village, Juwana District, Pati Regency, totaling 23 pregnant women. A sample of 20 pregnant women. The technique of this research is side purposive. The results of the Wilcoxon Signed Ranks Test were ρ value: 0.000 (p<0.05) there was a difference in lower back pain in pregnant women before and after pelvic rocking exercise intervention in Karangrejo Village, Juwana District. The suggestion of this research is that health workers are expected to apply non-pharmacological therapy, one of which is the pelvic rocking exercise technique.
Peningkatan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Melalui Pregnant Massage di Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Siti Ni’amah; Sri Hadi Sulistiyaningsih
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.37

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari 4 tahapan meliputi tahap survei, kemudian tahap pelaksanaan, tahap pendampingan dan tahap monitoring dan evauasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi dengan ceramah tanya jawab serta diskusi untuk memberikan pengetahuan ibu hamil mengenai pregnant massage yang meliputi definisi,teknik pregnant massage, tujuan atau manfaat serta langkah-langkah dalam pregnant massage kemudian klarifikasi materi pregnant massage ibu hamil dan demonstrasi dan praktik penerapan pregnant massage pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu semester yaitu pada tanggal 19 Mei 2022 dan tanggal 16 Juni 2022. Setelah dilakukan kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pregnant massage, ibu hami mampu mempraktikkan pregnant massage serta keluhan susah tidur yang dirasakan ibu hamil berkurang. Tindak lanjut dari kegiatan Pengabdian adalah adanya program lanjutan dengan melakukan kegiatan pijat hamil secara rutin dan pemberian materi tentang pijat hamil saat kegiatan kelas ibu hamil.
YOGA PRANAYAMA : MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL Sri Hadi Sulistiyaningsih; Siti Ni’amah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v3i02.50

Abstract

Emesis gravidarum merupakan mual muntah yang muncul pada empat minggu pertama kehamilan dan perlahan menghilang pada umur kehamilan menginjak dua belas minggu. Salah satunya terapi non farmakologi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan teknik yoga pranayama. Pranayama adalah latihan pernapasan dengan tehnik bernapas secara perlahan dan dalam, menggunakan otot diafragma, sehingga mengendalikan pernafasan dan pikiran. Pernafasan yoga menciptakan suasana relaksasi sehingga tubuh akan mampu untuk melepaskan ketegangan otot dan menguangi mual muntah. Metode dalam kegiatan pengabdian menggunakan ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi yoga pranyama dengan pendekatan partisipasi guidence yaitu lebih mengutamakan partisipasi ibu hamil dalam keikutsertaan atau keterlibatan dalam kegiatan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menggambarkan bahwa rata-rata keluhan mual muntah berkurang yang semula 4-5 kali/hari setelah ibu hamil melakukan yoga pranayama 1-2x/hari keluahan mual muntah berkurang menjadi 2-3x/hari termasuk keluhan lain yang dialami seperti nyeri punggung juga berkurang.
Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Prenatal Yoga Menuju Kehamilan Sehat, Bugar Dan Persalinan Nyaman Sri Hadi Sulistiyaningsih; Dian Shofia Reny Setyanti; Elsa Verina Saraswati; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i01.55

Abstract

Kelompok Kerja Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Tondomulyo Jakenan Kabupaten Pati merupakan Kelompok kerja yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan Posyandu. Sampai saat ini Kelompok Kerja Posyandu di Desa Tondomulyo berperan aktif dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan anak seperti pendataan ibu hamil, bayi dan balita. Terdapat permasalahan sekitar 90% ibu hamil mengalami keluhan pada kehamilannya seperti mual muntah, nyeri punggung, sulit tidur, sering buang air kecil, kram pada kaki, sesak nafas, dll. Hal yang dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi keluhan yang dialami dengan datang ke bidan atau puskesmas untuk mendapatkan obat agar keluhan yang dirasakan berkurang. Ibu hamil belum pernah diajarkan prenatal yoga untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami dalam kegiatan kelas ibu hamil sebagai bentuk pemberdayaan ibu hamil dalam mengatasi ketidaknyamanan yang dialami serta belum ada tenaga terlatih bersertifikat prenatal yoga yang dapat memberikan pelayanan komplementer yoga pada ibu hamil. Tujuan program kemitraan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan kompetensi mitra dalam pelayanan komplementer prenatal yoga sehingga mampu mengajarkan kepada ibu hamil dan perberdayaan ibu hamil melakukan prenatal yoga. Adapun metode tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi 1) Sosialisasi : conditioning teknis pelaksanaan kegiatan, 2) Pelatihan : Peningkatan kompetensi mitra tentang prenatal yoga, 3) Penerapan teknologi : adanya vidio tutorial dan buku saku prenatal yoga yang dapat dimanfaatkan oleh mitra dan ibu hamil, 4) Pendampingan dan evaluasi : pendampingan mitra dalam menerapkan prenatal yoga kepada ibu hamil, 5) Keberlanjutan program : penerapan prenatal yoga dalam kegiatan kelas ibu hamil dan pengenalan terapi komplementer yang lain sebagai upaya dalam mengatasi keluhan ibu hamil. Adapun target luaran pengabdian ini adalah peningkatan level keberdayaan mitra, publikasi jurnal pengabdian masyarakat, publikasi media massa, video kegiatan yang diunggah pada kanal youtube, poster dan buku saku.
Peningkatan Pengetahuan Dan Pelatihan Senam Hamil Untuk Menurunkan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di Desa Pasuruhan Kab. Pati Siti Ni’amah; Sri Hadi Sulistiyaningsih
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Back pain in pregnancy is caused by progesterone and relaxin and changes in body posture and increased weight being carried into the uterus. Efforts can be made by pregnant women to reduce back pain complaints including; Relaxation, hypnosis, acupuncture, massage. (Andarmoyo, 2013). In addition, the skin stimulation technique used is the provision of cold compresses or warm compresses (Istiqomah, 2007). While the exercises that can be done by pregnant women to reduce back pain are; improve posture, do prenatal yoga, walk, swim, and do pregnancy exercises. Purpose: In order to increase the knowledge of pregnant women about pregnancy exercise to reduce back pain for pregnant women. Method: Providing transfer of knowledge to pregnant women by conducting counseling about pregnancy exercise and providing training to pregnant women about pregnancy exercise. Results: Pregnant women understand the steps of pregnancy exercise correctly and are able to practice pregnancy exercise.Conclusion: after doing community service about pregnancy exercise training, back pain complaints in pregnant women are reduced.  
Pengaruh Terapi Musik Klasik Mozart terhadap Tingkat Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 di Wilayah Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati Munziyah, Dewi; Sri Hadi Sulistiyaningsih; Siti Marfuah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v3i2.7391

Abstract

Pregnancy is the process of fetal growth and development that occurs in the uterus from conception to the onset of labor. In the first trimester, mothers usually experience nausea and vomiting starting at around 8 weeks and ending at 12 weeks. Emesis gravidarum is nausea and vomiting that can cause discomfort and the frequency of nausea and vomiting occurs approximately 5 times a day, which occurs in the first trimester of pregnancy. This study aims to determine the Effect of Mozart Classical Music Therapy on the Level of Emesis Gravidarum in Pregnant Women in the First Trimester. The research design used in this study was pre-experimental with a one group pretest & posttest design approach. The population in this study were all pregnant women in the first trimester in the Jakenan Health Center Area, Pati Regency. The population used was 30 pregnant women in the first trimester. The number of pregnant women samples used in this study was 30 pregnant women, the instrument used was an observation sheet, the results of which will be analyzed using the Wilcoxon sign rank test method. The results showed that most of the frequency of emesis gravidarum before being given Mozart classical music intervention was in the moderate category, as many as 16 respondents (53.3%). Most of the frequency of emesis gravidarum after being given Mozart classical music intervention was in the mild category, as many as 20 respondents (66.7%) and almost some were moderate, as many as 10 respondents (33.3%). Data analysis shows that there is a difference in the level of emesis gravidarum before and after being given classical Mozart music therapy, a p value of 0.000 <α 0.05 is obtained, which means that classical Mozart music has an effect on reducing the frequency of emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester in the Jakenan Health Center area, Pati Regency. It is hoped that health workers such as health center officers and midwives will improve their education and handling of reducing Emesis gravidarum in pregnant women non-pharmacologically.