Armadyah Amborowati
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI PENERIMAAN PENGGUNA JOGJABELAJAR.ORG DENGAN PENDEKATAN TAM DI KULON PROGO Astuti, Siwi; Soedijono, Bambang; Amborowati, Armadyah; Irfan, Rahmatul
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 33 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v11i33.110

Abstract

ABSTRAKTechnology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) merupakan teori penerimaan teknologi yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat enam konstruk yang digunakan dan merupakan gabungan dari konstruk-konstruk asli yang terdapat dalam TAM dan TPB. Keenam konstruk tersebut adalah kemudahan pengguna persepsian (perceived ease of use/PEOU), kegunaan persepsian (perceived usefulness/PU), sikap terhadap penggunaan teknologi (attitude towards using technology/ATU), norma subyektif (subjectivenorm/SN), kontrol perilaku persepsian (perceived behavior control/PBC), dan minat perilaku menggunakan teknologi (behavioral intention to use/BIUS). Model gabungan ini selanjutnya digunakan untuk meneliti Program ICT EQEP yang merupakan teknologi e-learning yang digunakan di SMP penerima Program ICT EQEP. Penelitian ini selanjutnya akan menjelaskan tentang hubungan antar faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan Program ICT EQEP di SMP penerima Program ICT EQEP.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan SEM. Data diperoleh dari responden yang merupakan guru SMP atau user penerima Program ICT EQEPdi Kulon Progo dengan menyebarkan kuesioner tertutup. Terdapat 126 sampel penelitian yang dianalisis menggunakan metode SEM dengan software AMOS.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Konstruk PEOU mempengaruhi konstruk PU; (2) Konstruk PU mempengaruhi konstruk ATU; (3) Konstruk PEOU tidak memiliki pengaruh terhadap konstruk ATU; (4) Konstruk PU tidak memiliki pengaruh terhadap konstruk BIUS; (5) Konstruk ATU mempengaruhi konstruk BIUS; (6) Konstruk SN memiliki pengaruh terhadap konstruk BIUS; dan (7) Konstruk PBC mempengaruhi konstruk BIUS. Selain itu koefisien variabel laten PU terhadap ATU memiliki nilai paling besar diantara nilai koefisien variabel laten pada model hubungan antar konstruk lainnya. Kemudahan penggunaan persepsian (PEOU) di Kulon Progo masih tergolong cukup dan cenderung rendah dengan perentase 70,63%, Sikap terhadap penggunaan teknologi (ATU) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo cenderung cukup tinggi sebesar 75,40%, Tingkat Kepercayaan (PU) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo bahwa penggunaan teknologi akan meningkatkan kinerja pekerjaanya cenderung cukup tinggi sebesar 69,84%. Persepsi dan konstruk-konstruk internal dan eksternal dari perilaku (PBC) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo cenderung tinggi sebesar 89,69%. Persepsi atau pandangan (SN) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo terhadap kepercayaan-kepercayaan orang lain sebagai pertimbangan dalam melakukan sesuatu cenderung rendah sebesar 49,21%Kata kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), Program ICT EQEP, dan AMOS
VAL IT FRAMEWORK 2.0 : PENILAIAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA “MMTC” YOGYAKARTA Kuswantoro, RB. Hendri; Utami, Emma; Amborowati, Armadyah
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 22 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v8i22.49

Abstract

Placement of funds at this time in the hope of future gain is essentially the investment, on the other hand that the output is used by private companies to produce output in the future is called investment. Value of investment based on business valuation means the value of an asset or to specify or memprospektifkan ownership. Type this value into account ownership of the knowledge, skills, expectations of risk and earnings potential, as well as other factors. The benefits of the investment will be felt in the period tertentu.Namun how investment can be measured and the known benefitsare appropriate in pengimplemtasiannya.The concept of Val IT Framework 2.0, which was initiated by the Information Technology Governance Institute (ITGI) (2008), through the experience of a set team of practitioners, academics, and practices, some of the methodologies, and research to develop the Val IT framework. Development of the Val IT framework with several research activities, publications and support services. Val IT consists of a set of basic principles and the three main processes for measuring the value of IT Value Gavenance, Portfolio Managament, Investment Management.Masing these 3 main process then broken down into several sub-items. Through the business case method can provide a complete picture and transparent to the management on the benefits of an investment and helps the management to make decisions on investment, so it can be used as controls achieving the expected value of an investment in Information Technology. Keywords: IT investments, Val IT, Business Case.