Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RISIKO INFLASI, RISIKO SUKU BUNGA, RISIKO VALUTA ASING, RISIKO PASAR TERHADAP RETURN SAHAM Ramadhan Alfi Syahrin; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 61, No 3 (2018): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.359 KB)

Abstract

Stock market has strategic role in national development as one of financing source for business and investment for society to gain income or escalating capital, yet hone desire return stock for investor in acceptable threshold risk. Risk that need to be addressed is the gain of macroeconomics and microeconomics risk that effect to stock’s return, there are inflation risk, Interest rate risk, foreign exchange rate risk, and market risk. This research aimed to understand the effect of inflation risk, interest rate risk, foreign exchange risk, and market risk partially and simultaneously to stock’s return. The result of this research shows that, 1) inflation risk contribute less significant effect and the correlation is negative partially to stock’s return 2) interest rate risk contribute significant effect and has positive relation partially to stock’s return 3) foreign exchange give no significant effect and positive relation partially to stock’s return 4) market risk present significant effect and negative relationship affect partially to market’s return. Kеywords: Inflation Risk, Inflation Risk, Interest Rate Risk, Foreign Exchange Rate Risk, Market Risk, and Stock Returns. АBSTRАK Pasar modal mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan nasional sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan wahana investasi bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan atau peningkatan atas modal awal serta memperoleh return yang diharapkan oleh investor dalam batas risiko yang dapat diterima. Adapun risiko yang perlu diperhatikan yaitu risiko makroekonomi maupun risiko mikroekonomi yang dapat mempengaruhi return saham yang diperoleh, antara lain risiko inflasi, risiko suku bunga, risiko kurs valuta asing, dan risiko pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh risiko inflasi, risiko suku bunga, risiko kurs valuta asing dan risiko pasar secara parsial dan simultan terhadap return saham. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) risiko inflasi memberikan pengaruh tidak signfiikan dan hubungan pengaruh negatif secara parsial terhadap return saham. 2) risiko suku bunga memberikan pengaruh yang signfiikan dan hubungan pengaruh positif secara parsial terhadap return saham. 3)risiko valuta asing memberikan pengaruh tidak signfiikan dan hubungan pengaruh positif secara parsial terhadap return saham. 4) risiko pasar memberikan pengaruh yang signfiikan dan hubungan pengaruh negatif secara parsial terhadap return saham. Kаtа Kunci: Risiko   Inflasi, Risiko Suku Bunga, Risiko Valuta Asing, Risiko Pasar, Return Saham.  
PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN DAN KEPUTUSAN INVESTASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PROFITABILITAS t+1 (Studi pada Sub Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di BEI Periode 2006-2016) Ria Esana; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 50, No 6 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzеs thе еffеct of dividend and investment on corporate value and its impact on profitability t + 1. This research was conducted in consumer goods industry sub-sector listed on IDX period 2006 to 2016 by using path analysis. Result from this study indicate that 1) Dividend have significant effect to Corporate Value with direction of positive relation; 2) Investment is not have significant effect to Corporate Value; 3) Corporate Value have significant effect to Profitability t+1 with direction of positive relation; 4) Dividend have significant effect to Profitability t+1 with direction of positive relation; 5) Investment not have significant effect to Profitability t+1. The findings in this study strengthen the signaling theory of Bhattacharya (1979) which states that with the existence of information asymmetry, dividends can be used by companies as a mechanism to deliver company performance information in the future. This study also shows findings that do not reinforce the theory of Miller and Modigliani (1961) which states that corporate investment decision can provide information about future prospects (profitability t + 1). Keywords: Dividend Policy, Investment Decision, Corporate Value, Profitability t + 1 ABSTRAK Pеnеlitian ini mеnganalisis pеngaruh dividen dan investasi terhadap nilai perusahaan serta dampaknya terhadap profitabilitas t+1. Penelitian ini dilakukan pada sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2006 hingga 2016 dengan menggunakan path analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan arah hubungan positif; 2) investasi berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan; 3) nilai perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas t+1 dengan arah hubungan positif; 4) dividen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas t+1 dengan arah hubungan positif; 5) investasi berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas t+1. Temuan dalam penelitian ini memperkuat signaling theory dari Bhattacharya (1979) yang menyatakan bahwa dengan adanya asimetri informasi, dividen dapat digunakan oleh perusahaan sebagai mekanisme untuk menyampaikan informasi kinerja perusahaan di masa mendatang. Penelitian ini juga menunjukkan temuan yang tidak memperkuat teori dari Miller dan Modigliani (1961) yang menyatakan bahwa keputusan investasi perusahaan dapat memberikan informasi mengenai prospek perusahaan di masa mendatang (profitabilitas t+1). Kata Kunci: Kebijakan Dividen, Keputusan Investasi, Nilai Perusahaan, Profitabilitas t+1
ANALISIS PERBEDAAN LIKUIDITAS SAHAM DAN RETURN SAHAM, DI SEKITAR PENGUMUMAN STOCK SPLIT (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017) Virgian Rizky Alghazali; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 77, No 1 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain stock split, stock liquidity, stock returns and (1) find out significant differences between stock liquidity before and after stock split (2) find out significant differences between stock returns before and after stock split. This type of research is descriptive research through the study of events with a quantitative approach. The population in this study are all companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2013-2017. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 55 companies. The data collection method uses the literature study method. Analysis of the data used is descriptive statistical analysis and analysis of different tests. The data in this study were processed using IBM SPSS Statistics 23. The results of the different test analyzes show that (1) there is no significant difference between Trading Volume Activity before and after the stock split (2) there is a significant difference between the Abnormal Return before and after the stock split. Keywords: Stock Splits, Stock Liquidity, Trading Volume Activity, Stock Return, Abnormal Return ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan stock split, likuiditas saham, return saham serta (1) mengetahui perbedaan signifikan antara likuiditas saham sebelum dan sesudah stock split (2) mengetahui perbedaan signifikan antara return saham sebelum dan sesudah stock split. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif melalui studi peristiwa dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel sebanyak 55 perusahaan. Metode  pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis  statistik  deskriptif dan analisis uji beda. Data pada penelitian ini diolah menggunakan IBM SPSS Statistics 23. Hasil analisis uji beda menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan signifikan antara Trading Volume Activity sebelum dan sesudah stock split (2) terdapat perbedaan signifikan antara Abnormal Return sebelum dan sesudah stock split. Kata Kunci: Stock Split, Likuiditas Saham, Trading Volume Activity, Return Saham, Abnormal Return
PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM MANAJER, KEPEMILIKAN SAHAM INSTITUSI DAN LEVERAGE TERHADAP DIVERSIFIKASI BISNIS (Studi pada Perusahaan Property and Real Estate di BEI periode Tahun 2013 - 2015) Frani Galih Agung Setyawan; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 48, No 1 (2017): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research have purpose is to explain and determine  the effect of managerial share ownership, institutional share ownership, and leverage to business diversification. The data used in the study is secondary data obtained from site www.idx.co.id. The sample selection using purposive sampling, there are 47 companies listed in this sector but selected only 39 companies, 8 others are not eligible for sampling. The independent variables used are (MNJR) Manager Ownership, (INST) Institutional  Ownership ,(DER) and using the dependent variable is  Herfindahl Index (HERF). The result of the research shows that the ownership of managers' shares and institutional ownership has not significantly affectt in business diversification. But  DER shows different results that significantly affect with the direction of the negative relationship to diversification. Keyworwds : business diversification, managerial share ownership, institutional share ownership, leverage ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan  dan mengetahui  pengaruh dari kepemilikan saham oleh manajer, kepemilikan saham oleh institusi, dan leverage terhadap diversifikasi bisnis. Data yang dipergunakan dalam penelitian merupakan data kedua yang didapat dari situs www.idx.co.id. Metode purposive sampling menjadi pilihan untuk memilih sampel, ada 47 perusahaan di sektor ini, tetapi yang terpilih hanya 39 perusahaan, 8 yang lainnya tidak memenuhi syarat untuk dijadikan sampel. Variabel indipenden yang digunakan yaitu (MNJR) Kepemilikan Saham Manajer, ( INST) Kepemilikan Institusi , (DER) dan variabel dependen yang dipakai yaitu Indeks Herfindahl  (HERF). Hasil penelitian dan pengamatan menunjukan kepemilikan manajer beserta kepemilikan institusi berpengaruh tidak signifikan terhadap diversifikasi bisnis. Namun DER menunjukan hasil yang berbeda yaitu berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif terhadap diversifikasi. Kata Kunci : diversifikasi  bisnis, kepemilikan saham manajer, kepemilikan saham institusi, leverage
ANALISIS PEMANFAATAN RUANG WISATA SPTN 1 TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU MENUJU DESTINASI YANG BERKELANJUTAN Yanuar Firmansyah; Luchman Hakim; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 58, No 2 (2018): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research uses descriptive methode using qualitative approach with two formulations of problem : (1) How is the use of space in the lanscape view points in SPTN I Bromo Tengger Semeru National Park? (2) How is the tourists' perceptions towards the comfort in the lanscape view points in SPTN I Bromo Tengger Semeru National Park?. The data sources are obtained by interview, "place" through appearance through stillness and motion, "paper" through pictures, numbers, letters, and data. The data analysis are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The research shows that the development and usage of tourism space in SPTN I is already systematically run and planned. Now there is development and improvement in each spot. The tourists perception towards the comfort in the view points are varied. However, most of the tourists said that the uncomfortability came from the tourist density in each spot. This tourist density must be solved immediately to prevent future prolonged problems. Based on the research, the researcher recommends some solutions to Bromo Tengger Semeru National Park as the site manager, tourism stakeholder as part of the tourism actors, and also to the tourists that visit Gunung Penanjakan. Keywords: Carrying capacity, Tourism space, and National Park АBSTRАK Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  pendekatan kualitatif dengan dua rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimanakah pemanfaatan ruang pada spot-spot pengamatan lanskap Bromo Tengger Semeru di SPTN I Taman Nasional Bromo Tengger Semeru? (2) Bagaimana persepsi wisatawan terhadap kenyamanan di spot-spot pengamatan lanskap Bromo Tengger Semeru di SPTN I Taman Nasional Bromo Tengger Semeru?. Sumber data diperoleh dari person melalui wawancara, place melalui tampilan berupa keadaan diam dan bergerak, paper berupa gambar, angka, huruf serta data. Sumber data peneliti yaitu sumber data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)saat ini pengembangan dan pemanfaatan ruang wisata di SPTN I sudah berjalan dengan sistematis dan terprogram. Saat ini setiap spot yang berada di Gunung Penanjakan terus mengalami pengembangan dan perbaikan. (2) Persepsi wisatawan tentang kenyamanan di spot pengamatan Gunung Penanjakan memang beragam. Namun, sebagian besar merasa kurang nyaman disebabkan oleh kepadatan pengunjung. Kepadatan pengunjung ini harus dapat segera diatasi atau dicarikan solusi agar tidak menjadi masalah yang berkepanjangan. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti memberi rekomendasi yaitu kepada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selaku pengelola, Stakeholder pariwisata sebagai bagian dari pelaku wisata, serta wisatawan yang berkunjung ke Gunung Penanjakan. Kаtа Kunci: Daya dukung, Ruang wisata, dan Taman Nasional.
PENERAPAN ANALISIS FUNDAMENTAL MENGGUNAKAN DISCOUNTED CASH FLOW DAN PRICE EARNING RATIO UNTUK MENILAI KEWAJARAN HARGA SAHAM (Studi pada Perusahaan Multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2016 dan Induk Perusahaannya) Taufik Hidayat; Nila Firdausi Nuzula; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the fair value of stock prices by using fundamental analysis with Discounted Cash Flow and Price Earning Ratio method on multinational companies listed on the Indonesia Stock Exchange period 2011-2016 and its parent companies. This research is a descriptive research with quantitative approach. Source of data in this study are in the form of annual financial statements of companies that become the object of research. This research use data analysis technique that is calculation of financial ratios, using DCF and PER. The result of the research using DCF method shows the undervalued shares were Delta Djakarta Tbk, San Miguel Corporation, Multi Bintang Tbk, Heineken Holding N.V., Unilever N.V. And HeidelbergCement AG. The overvalued shares were Unilever Indonesia Tbk, and Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. The PER method shows the undervalued shares were Delta Djakarta Tbk, San Miguel Corporation, Heineken Holding N.V.,Unilever Indonesia Tbk, Unilever N.V. And HeidelbergCement AG. The overvalued shares were Multi Bintang Tbk and Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Keywords: Fundamental Analysis, DCF, PER, Multinational Company ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai wajar dari harga saham dengan menggunakan analisis fundamental dengan metode Discounted Cash Flow dan Price Earning Ratio pada perusahaan multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2016 dan induk perusahaannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu perhitungan rasio keuangan, menggunakan rumus DCF dan PER. Hasil  penelitian  menggunakan  metode  DCF menunjukkan  saham  mengalami undervalued yaitu Delta Djakarta Tbk, San Miguel Corporation, Multi Bintang Tbk, Heineken Holding N.V., Unilever N.V. dan HeidelbergCement AG. Saham yang mengalami overvalued yaitu Unilever Indonesia Tbk, dan Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Metode PER menunjukkan saham mengalami undervalued yaitu Perusahaan Delta Djakarta Tbk, San Miguel Corporation, Heineken Holding N.V., Unilever Indonesia Tbk, Unilever N.V. dan HeidelbergCement AG. Saham yang mengalami overvalued yaitu Perusahaan Multi Bintang Tbk dan Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kata Kunci: Analisis Fundamental , DCF,  PER, Perusahan Multinasional
PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR DAN PERTUMBUHAN EKONOMI SINGAPURA TERHADAP KUNJUNGAN WISATAWAN SINGAPURA DI INDONESIA Amalia Agista Maharani; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 56, No 1 (2018): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the effect of inflation, exchange rate, Singapore economic growth on Singapore’s tourist in Indonesia. The research method used in this study was descriptive research with quantitative approach. The data used was secondary data, using quarterly data from 2007 until 2016, so the amount of data totally was 40. The analysis of data used was multiple linear analysis. The results of this study were: (1) the inflation variable (X1) did not has influence and did not has significant value to Singapore’s tourist in Indonesia (Y) with value of t count < t table, that is 1.504 < 2,02809 and sig > α , that is 0.141> 0.05; (2) the exchange rate variable (X2) did not has influence and did not has significant value to Singapore’s tourist in Indonesia (Y) with value of t count < t table, that is 0,943 < 2,02809 and value of sig> α, that is 0,352 > 0 , 05; (3) Singapore economic growth has significant influence to Singapore’s tourist in Indonesia (Y) with t count > t table, that is 2,994 > 2,02809 and sig < α value, that is 0,005 < 0,05. Kеywords: Inflation Rate, Exchange Rate, Singapore Economic, Tourism АBSTRАK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi Singapura terhadap Kunjungan Wisatawan Singapura di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder, dengan menggunakan data kuartal dari tahun 2007 hingga 2016, sehingga jumlah data adalah sebanyak 40. Analisis data yang digunakan yaitu analisis linier berganda. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa: (1) variabel inflasi (X1) tidak berpengaruh dan tidak memiliki nilai yang signifikan terhadap kunjungan wisatawan Singapura di Indonesia (Y) dengan nilai t hitung < t tabel, yaitu 1,504 < 2,02809 dan nilai sig > α, yaitu 0,141 > 0,05 ; (2) variabel nilai tukar (X2) tidak berpengaruh dan tidak memiliki nilai yang signifikan terhadap kunjungan wisatawan Singapura di Indonesia (Y) dengan nilai t hitung < t tabel, yaitu 0,943 < 2,02809 dan nilai sig > α, yaitu 0,352 > 0,05; (3) variabel pertumbuhan ekonomi Singapura berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan Singapura di Indonesia (Y) dengan nilai t hitung > t tabel, yaitu 2,994 > 2,02809 dan nilai sig < α, yaitu 0,005 < 0,05. Kаtа Kunci: Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, Ekonomi Singapore, Wisata
ANALISIS PENGGUNAAN FORWARD CONTRACT HEDGING UNTUK MENURUNKAN RISIKO EKSPOSUR TRANSAKSI (Studi pada PT. Unilever Indonesia, Tbk dan PT. Multi bintang Indonesia, Tbk Periode 2015 - 2017) Bayu Wichaksono Pangestu; Nila Firdausi Nuzula; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 73, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multinational companies around the world will always be faced with risks due to international transactions in the form of imports and exports. One of the risks that will be faced by multinational companies is the exposure of transactions that arise due to currency fluctuations that can affect the company's cash flows in the futures. The study aims to determine the benefits of forward contract hedging carried out by PT. Unilever Indonesia, Tbk and PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk in an effort to reduce the risk of transaction exposure. The main object in this study is the forward contract derivative transaction contained in each of the financial statements of the two companies. Forward contracts are calculated using the Eiteman formula and Madura formula. The results of the calculation will be obtained a premium or discount as well as the amount of payment that will be compared when the initial agreement (forward exchange rate) with at maturity (spot rate). This research is a descriptive study with a qualitative approach. The data source used is secondary data obtained from the annual financial statements of PT. Unilever Indonesia, Tbk in 2015-2017 and PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk in 2015-2017. Keywords: Hedging, Forward Contract, Exposurer, Transaction АBSTRАK Perusahaan multinasional di seluruh dunia akan selalu berhadapan dengan risiko akibat transaksi internasional berupa impor maupun ekspor. Salah satu risiko yang akan dihadapi oleh perusahaan multinasional adalah eksposur transaksi yang muncul akibat fluktuasi mata uang yang dapat mempengaruhi arus kas perusahaan di masa depan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui manfaat forward contract hedging yang dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia, Tbk dan PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk dalam upaya untuk menurunkan risiko eksposur transaksi. Objek utama pada penelitian ini adalah transaksi derivatif forward contract yang terdapat pada masing-masing laporan keuangan kedua perusahaan. Forward contract dihitung dengan menggunakan rumus Eiteman dan rumus Madura. Hasil dari perhitungan akan diperoleh premi atau diskonto serta jumlah pembayaran yang akan yang akan dibandingkan pada saat kesepakatan awal (kurs forward) dengan pada saat jatuh tempo (kurs spot) Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT. Unilever Indonesia, Tbk tahun 2015-2017 dan PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk tahun 2015-2017. Kаtа Kunci: Hedging, Forward Contract, Ekspousr Transaksi
PENGARUH DIVERSIFIKASI, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ayu Dian Aprilia; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 73, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study attempts to determine the effect of diversification, leverage, and profitability on firm value, so it can help investors make decisions to invest in a company. The independent variables in this study are diversification (X1), Leverage (X2), and Profitability (X3) and the dependent variable is Firm Value (Y). The type of research used is explanatory research with a quantitative approach. This study use annual report with 15 samples from 72 population of Infrastructure, Utilities and Transportation companies from the period 2012-2017. The model used is multiple linear regression analysis using SPSS 25.0. The research result indicates that the coefficient of determination (R2) is 0,375 which means that the independent variables influence the dependent variable 37,5 and other external variable of this research influence 62,5. The F test result shows that the independen variables which are diversification, leverage and profitability simultaneously give significant effect on firm value. The t result also depicts that the diversification is no significant to firm value. On the contrary leverage and profitability have significant to firm value. Keywords: Diversification, Leverage, Profitability, and FirmValue АBSTRАK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diversifikasi, leverage, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan sehingga dapat membantu investor dalam mengambil keputusan untuk menanam modalnya di suatu perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah diversifikasi (X1), Leverage (X2), dan Profitabilitas (X3) dan veriabel dependen adalah Nilai Perusahaan (Y). Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis tahunan (annual report) dan data yang digunakan adalah seluruh data time series tahunan dengan jumlah sebanyak 15 sampel dari 72 populasi perusahaan Infrastruktur, Utilities dan Transportasi dari periode 2012-2017. Model yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien determinasi (adjusted R2) sebesar 0,375 yang berarti variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen sebesar 37,5% dan sisanya 62,5% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Hasil Uji t menunjukkan bahwa varibel diversifikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan leverage dan profitabilitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci: Diversifikasi, Leverage, Profitabilitas, dan Nilai Perusahaan.
PENGARUH NILAI TUKAR USD DAN BURSA ASEAN TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) (Studi pada Bursa Efek Indonesia Periode 2014 – 2016) Bella Cesaria Pamungkas; Ari Darmawan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 60, No 1 (2018): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the effect of USD exchange rate and ASEAN exchanges on Jakarta Composite Index (JCI) in Indonesia Stock Exchange simultaneously and partially. The type of research uses explanatory research with quantitative approach. The sampling technique uses saturation sampling. The data of this research uses secondary data of USD exchange rate, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), Philippine Stock Exchange Index (PSEi), Straits Time Index (STI), Stock Exchange of Thailand Index (SETi), Vietnam Ho Chi Minh Stock Index (VNI) and Jakarta Composite Index (JCI) 2014 until 2016 period, obtained from official website of Bank Indonesia (BI) (www.bi.go.id) and www.investing.com. This research techniques used multiple linier regression analysis with several classical assumption test. A good regression is when the results of all assumption can be accepted. The classical assumption test in this research comprised normality test, autocorrelation test, multicollinierity test and heterocedasticity test. Kеywords: USD Exchange Rate, ASEAN Exchanges, Jakarta Composite Index. АBSTRАK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar USD dan bursa ASEAN terhadap Indeks Harga Saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara simultan dan parsial. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data yang digunakan merupakan data sekunder nilai tukar USD, Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), Philippine Stock Exchange Index (PSEi), Straits Time Index (STI), Stock Exchange of Thailand Index (SETi), Vietnam Ho Chi Minh Stock Index (VNI) dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) periode 2014 hingga 2016, yang diperoleh melalui situs resmi Bank Indonesia (BI) (www.bi.go.id) dan situs www.investing.com. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan beberapa uji asumsi klasik. Regresi yang baik adalah ketika hasil dari seluruh uji asumsi klasik dapat terpenuhi. Uji asumsi klasik pada penelitian ini terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinieritas, dan uji heterokedastisitas. Kаtа Kunci: Nilai Tukar USD, Bursa ASEAN, Indeks Harga Saham Gabungan.