Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERAN KEPUASAN PELANGGAN MEMPENGARUHI NIAT MEMBELI KEMBALI (STUDI PADA PRODUK MY POPCORN) Gusti Ayu Aghivirwiati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 7: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.326 KB)

Abstract

Akibat pandemi Virus covid 19 yang terjadi sejak awal tahun 2020, membuat banyak perusahaan yang memberhentikan karyawannya. Banyak yang akhirnya beralih untuk membuka usaha dari rumah misalnya menjual makanan ringan. Kemudahan konsumen dalam memperoleh informasi suatu produk membuat pesatnya pekembangan produk makanan ringan saat ini. Hal ini menyebabkan konsumen dapat dengan mudah beralih ke produk lainnya. Suatu usaha makanan ringan harus dapat mengantisipasi masalah ini dengan strategi yang dapat mempertahankan pelanggan lama untuk membeli kembali produknya. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh peran kepuasan pelanggan mempengaruhi niat membeli kembali. Subjek penelitian ini adalah Konsumen My popcorn dengan sampel sebanyak 129 oran.. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menujukkan bahwa kepuasan pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap niat membeli kembali. Studi ini menyiratkan bahwa industri makanan ringan harus mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, dan dapat berinovasi yang membuat niat membeli kembali pelanggan terhadap produk yang dimiliki.
PERLUASAN PEMASARAN TOKO BAHAN BANGUNAN MELTARINA TUKAD BADUNG DENPASAR MELALUI DIGITALISASI SECARA DARING Gusti Ayu Aghivirwiati; I Gusti Ngurah Ady Kusuma; Rosalia Hadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1276

Abstract

Toko bahan bangunan merupakan tempat pemenuhan kebutuhan dari masyarakat yang berupa berbagai macam bahan serta alat alat di dalam membangun ataupun merenovasi suatu tempat bauk rumah, toko dll. Ibu Gung Mas merupakan salah saru masyarakat di Toko Bangunan Meltarina merupakan salah satu toko bangunna yang berlokasi di Jalan Tukad Badung. Dalam menjalankan usahanya, mitra mengalami kendala dalam melakukan perluasan pemasaran produknya. Terlebih lagi seperti saat kondisi saat ini, dimana terjadi pandemic COVID-19. Berdasarkan hal tersebut, pada pengabdian ini diusulkan untuk dapat membantu mitra memasarkan produknya dengan cara digital. Pada kegiatan ini, mitra diberikan sebuah website beserta domain dan juga didampingi dalam pembuatan akun dan memanfaatkan akun Instagram sebagai media pemasaran.
Pemanfaatan Website Sebagai Media Promosi UKM Lukisan Kanvas I Gusti Ayu Desi Saryanti; I Gusti Ngurah Adi Kusuma; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gusti Ayu Aghivirwiati; Rosalia Hadi
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.261

Abstract

Lukisan kanvas merupakan gambar atau lukisan yang dibuat dalam media kain kanvas sesuai dengan motif yang diinginkan. Seorang seniman sebelum melukis membentang kain kanvas di atas kayu bentang (spanram). Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah UKM Lukisan kanvas, dimana pada saat masa pandemi banyak pelaku usaha yang mengalami dampak penjualan yang menurun drastis sehingga berbagai cara penjualan dicoba agar usaha yang digeluti tetap berjalan. Terutama usaha-usaha yang mengandalkan pariwisata seperti lukisan kanvas ini. Konsumen yang banyak membeli lukisan kanvas ini adalah wisatawan mancanegara, sehingga saat pariwisata di tutup secara tidak langsung pendapatan mereka juga menurun. Kendala yang dialami mitra pada saat ini adalah melakukan promosi secara online sehingga dapat menjangkau ke jaringan yang lebih luas karena selama ini pemasaran hanya dilakukan dengan membuka sebuah toko di daerah sukawati serta sempat juga berjualan menggunakan mobil keliling namun tidak efektif. Indikator pencapaian dalam pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pemanfaatan website sebagai media promosi agar produk yang dimiliki oleh UKM dapat dipasarkan ke jangkauan yang lebih luas. Saat ini UKM sudah memiliki website pemasaran yang dapat diakses oleh pengguna untuk mendapatkan berbagai informasi terkait lukisan kanvas.
Pemberdayaan UMKM Kripik Landrang Indra Berbasis Digital Ni Putu Nanik Hendayanti; Gusti Ayu Aghivirwiati; I Gusti Ayu Desi Saryanti; Siti Soraya
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v3i1.1954

Abstract

The Ladrang Crispy Business of Mrs. Ni Kadek Indra Puspita is a home industry business located in Kenderan Village, Gianyar Regency. Indra's mother has been running the business of making ladrang chips for approximately 2 years since the onset of covid-19 which caused Indra's mother to be dismissed from work. During this 2 year period, the production of Ladrang Chips produced by partners is erratic every month depending on orders from small shops / stalls, which Indra usually entrusts to sell Ladrang chips which are produced by partners, and there are orders from relatives and partners, resulting in income uncertain partner. Customers owned by partners come from the partner's village of residence and there are also some from villages around the partner's residence. Therefore, the marketing area of ​​Mrs. Indra's Kripik Ladrang business is not wide. Based on this, the goal to be achieved in this community service activity is to help solve the problems faced by partners by helping to develop Instagram and Facebook marketing media, so that the businesses owned by partners are more easily known to the public. The result of this service is that Instagram and Facebook marketing media training can run well and smoothly and can achieve the expected results. Based on the results of the evaluation using a questionnaire, the results of the index category are very good with an index value of 92.5%.
Implemetasi Company Profile UKM Ar.Specialgifts I Gusti Ayu Desi Saryanti; I Gusti Ngurah Ady Kusuma; Rosalia Hadi; P.A. Andiena Nindya Putri; Ni Putu Nanik Hendayanti; Gusti Ayu Aghivirwiati
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.446

Abstract

Kenang-kenangan atau yang sering disebut dengan hadiah merupakan pemberian yang dilakukan tanpa ada konpensasi atau timbal balik dari si pemberi. Mitra dalam kegiatan pada pengabdian masyarakat ini adalah UKM Ar.specialgifts merupakan UKM yang bergerak dibidang kreasi pembuatan buket yang dikemas dengan beranekaragam isian seperti uang, snack sesuai dengan keinginan pelanggan. Pada saat ini mitra mempromosikan produk melalui media sosial Instagram. Mitra belum memiliki identitas perusahaan seperti logo, kartu nama, nota, kartu ucapan dan stiker yang menjadi ciri kas perusahaan serta media sosial Instagram yang dimiliki saat ini masih tergolong minim dengan jumlah pengikut mencapai 17 pengikut. Postingan sederhana, poto profile masih menggunakan poto produk. Mitra dalam hal ini terbilang baru sehingga masih banyak diperlukan pengembangan agar media pemasaran bisa lebih luas lagi.indikator pencapaian pada dalam pengabdian masyarakat ini adalah menginplementasikan company profile sebagai media pendukung dan identitas dari suatu perusahaan. Pengabdian masyarakat ini sudah dihasilkan penerapan company profile dengan membuatkan desain logo yang sudah disepakati bersama, desain nota transaksi, desain kartu nama, desain kartu ucapan. Selain itu untuk poto profile sudah dirubah menjadi poto logo yang sudah di desain. Penerapan company profile ini bertujuan agar UKM memiliki ciri khas tersendiri dan lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Pengaruh Brand Image Dan Kepuasan Terhadap Purchase Intention Pada Tiktok Shop (Studi Pada Generasi Zilenial) Gusti Ayu Aghivirwiati
RELASI : JURNAL EKONOMI Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v20i2.708

Abstract

The millennial generation currently has the convenience of accessing various kinds of applications, one of which is TikTok. TikTok provides online or online shopping features that allow anyone to make money through the features provided, namely the TikTok Shop, an online shopping feature offered by the TikTok platform. The purpose of this study is to find out and explain the influence of brand image and satisfaction on purchase intention at Tiktok Shop, and to know and explain the role of satisfaction in mediating the influence of brand image on purchase intention at Tiktok Shop. This research was conducted on tiktok users in Indonesia. The number of samples used in this study were 160 people. The analysis technique used is SEM-PLS. The results of this study indicate that brand image and satisfaction affect purchase intention, and satisfaction is able to mediate the effect of brand image on purchase intention.
Pemanfaatan Media Sosial untuk Meningkatkan Omzet Usaha Jajan Bali Mahalaksmi Desa Petang Ni Putu Nanik Hendayanti; Gusti Ayu Aghivirwiati; Deviana; Gusti Ayu Desi Saryanti; Gusti Ngurah Ady Kusuma; Rosalia Hadi; Maulida Nurhidayati
Amaluna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/amaluna.v2i2.2269

Abstract

The entrepreneurial effort of Bali Mahalaksmi snack production, owned by Mrs. I Dewa Ayu Sutari, is a household industry located in Banjar Petang, Petang Village, Petang District, Badung Regency. Mrs. Sutari has been engaged in the production of Balinese snacks for approximately two years. During this period, the production of Bali Mahalaksmi snacks for partners varies daily, depending on orders from small shops, stalls, neighbors, and relatives. This variability in orders results in inconsistent income for the partners. The customer base primarily consists of residents from the partner's village, with some from neighboring villages. Consequently, the marketing scope for Mrs. Sutari's snack business is limited. To address this marketing management challenge, a community partnership program was implemented, focusing on training in social media platforms such as Instagram and Facebook to broaden the partner's market reach. Asset Based Community Development (ABCD) method was employed for this engagement. The outcomes of the program include the establishment of Instagram and Facebook marketing channels for the partner, contributing to an increase in the partner's business turnover.
Optimalisasi Teknologi Informasi dalam Pemasaran dan Keuangan IRT Bakwan Keladi Ida Ayu Gede Wiwik Purnamayanti; Ni Putu Linda Santiari; Gusti Ayu Aghivirwiati; Ida Bagus Ketut Surya Arnawa; Diah Candra Utami; Dita Dwi Yuliani
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 8 No. 1 (2025): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v8i1.869

Abstract

IRT “Bakwan Keladi Kress” merupakan usaha mikro yang menghadapi tantangan dalam aspek produksi, manajemen keuangan, pemasaran digital, dan legalitas usaha. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui penerapan teknologi informasi dan penguatan manajerial berbasis digital. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra melalui wawancara mendalam, dilanjutkan dengan pengadaan peralatan produksi seperti kompor, penggorengan, sutil, dan penyaring minyak untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Pelatihan manajemen usaha dilaksanakan dengan fokus pada pencatatan keuangan menggunakan aplikasi buku kas berbasis Android. Dalam aspek pemasaran, mitra dilatih menggunakan platform GrabFood dan GoFood untuk memperluas jangkauan pasar, mulai dari pendaftaran merchant, pengelolaan etalase digital, hingga strategi promosi dan analisis performa penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi produksi, keteraturan pencatatan keuangan, serta peningkatan penjualan melalui platform digital. Identitas produk semakin kuat melalui desain ulang kemasan dan narasi usaha. Program ini berhasil mendorong transformasi mitra ke dalam ekosistem digital, memperkuat keberlanjutan usaha, dan berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas lokal.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS PARTISIPASI KELOMPOK I Made Suryana; Gede Bagus Mahaputra; Gusti Ayu Aghivirwiati
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8132

Abstract

Women are the spearhead of the family in terms of domestic roles, but their public and economic roles are also crucial. The Bangsing Women's Farmers Group (KWT) is one such group capable of adding value to family income. However, their business operations are not yet optimal, requiring assistance in areas such as technology, marketing, and financial management. The objective of this activity is to provide assistance to the KWT business and provide guidance in marketing and financial management. The method used was Participatory Research Action (PAR). PAR focused on mentoring activities based on the participation of 20 group members in the activities. This was done by analyzing the increase in knowledge and understanding of the training and mentoring materials. The method used was a pre-test and post-test questionnaire. The results showed an increase in knowledge of 87%, 80% in understanding, and 100% in participation. This demonstrates that empowering the Bangsing women's farmer group can improve knowledge, understanding, and participation. This increase has led to an increase in business types, such as nurseries, livestock farming, and waste processing, which provide additional income for women's farming groups. This represents a 75% increase in business types and a 78% increase in income compared to the previous year.