Opeska, Yuslistia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN BUDAYA HUKUM TERHADAP KEPATUHAN HUKUM WARGA KOTA JAMBI DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 Opeska, Yuslistia
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v3i2.1746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tingkat pendidikan dan budaya hukum terhadap kepatuhan hukum warga Kota Jambi dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuatitatif dengan analisis regresi berganda yang dilakukan di Kota Jambi secara umum. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner (angket) yang disebarkan secara langsung kepada responden. Berdasarkan analisis data yang elah dilakukan menggunakan model regresi ganda dengan bantuan SPSS versi 25, terbukti bahwa variabel tingkat pendidikan (X1) dan variabel budaya hukum (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel kepatuhan hukum (Y). Hal tersebut dapat dilihat dari dasar pengambilan keputusan dari nilai p-value < sig alpha (? = 5%) yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti variabel independen memberikan pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Pengaruh yang ditimbulkan dari variabel independen terhadap variabel dependen ialah sebesar sebesar 0,147 atau 14,7%. Artinya variabel tingkat pendidikan (X1) dan budaya hukum (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepatuhan hukum (Y) sebesar 14,7% sementara sisanya sebesar 85,3% (100% - 14,7%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Analisis Ketidaksetaraan Upah dan Jenis Pekerjaan Buruh Tani Sawah di Desa Sungai Liuk Opeska, Yuslistia; Alif Aditya Candra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7722

Abstract

Kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia masih menjadi suatu hal yang perlu digaungkan, hal ini dikarenakan masih banyak terdapat kasus dan permasalahan berkaitan dengan ketidaksetaraan gender di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait dengan penyebab dari ketidaksetaraan upah dan jenis pekerjaan yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini dikaji menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dengan didukung dengan kajian terdahulu yang bersumber dari artikel ilmiah, dengan lokasi Penelitian di Desa Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh, Jambi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ketidaksetaraan upah dan jenis pekerjaan tersebut sudah berlangsung cukup lama di masyarakat, sehingga ini menggambarkan ada peran budaya masyarakat dalam mempertahankan tradisi pengupahan tersebut. Selain peran budaya, setelah dianalisis ada peran hukum yang melanggengkan tradisi tersebut terkait dengan peraturan mengenai upah yang bersifat formal saja. Kemudian tradisi tersebut berlaku lama di masyarakat juga disebabkan oleh masyarakat itu sendiri yang merasa nyaman dan tidak terbebani.
Dinamika Tanggung Jawab Pendidikan Karakter Anak dalam Sistem Kekerabatan Minangkabau Opeska, Yuslistia; Rifki, Ahmad; Supriadi, Sudawan; Ramalia, Aminah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.169

Abstract

Problems related to children's character are still a problem related to the frequent occurrence of deviations in their behavior. In Minangkabau society, there is a slightly different view of the role holder in developing children's character, namely involving the role of Mamak or the mother's brother to share responsibility for the character that grows in children (nephews). The study aims to describe the responsibility for children's character education in the Minangkabau kinship system, and to analyze the dynamics of the responsibility for children's character education in the Minangkabau kinship system and the causes. This study uses a literature review, which is part of a qualitative descriptive method using relevant reading sources. The results of the analysis show that there has been a shift in the responsibility for children's character education from Mamak to parents as a whole, caused by the Mamak's work which results in their own busyness, then the Mamak's busyness with their respective families.