Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Media Pembelajaran Musik Digital Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ricky Warman Putra; Lucky Pesona Sari; Raflesia Meirina; Yesriva Nursyam; Hamzaini Hamzaini; Ahmad Zaidi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran berbasis android pada matakuliah Musik Digital. Sebelumnya media ini telah dinyatakan valid oleh ahli media dan ahli materi, yang kemudian digunakan oleh mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental,, dengan desain penelitian time-series. Teknik pengumpulan data dengan pretest dan posttest. Keefektifan yang diperoleh dari hasil post-test dilihat dari ketuntasan klasikal, seluruh mahasiswa dinyatakan mendapatkan nilai lebih besar dari nilai minimal 66 yang menjadi batas akhir mendapatkan nilai B dan melalui perolehan skor dalam kategori sedang. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis android efektif digunakan sebagai media pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merekomendasikan untuk diuji lebih luas dan memberikan konten yang lebih lengkap demi perbaikan dalam pengembangan media pembelajaran berbasis android ini.
SALUKO TOK AKE: KOMPOSISI TARI PEREMPUAN SUKU ANAK DALAM ANTARA ADAT DAN EMANSIPASI PEREMPUAN Lucky Pesona Sari; Rasmida Rasmida; Asril Asril
Melayu Arts and Performance Journal Vol 4, No 1 (2021): Melayu Art and Performance Journal
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/mapj.v4i1.2066

Abstract

The cultural phenomenon of Suku Anak Dalam especially Saluko or the rules of women in the Suku Anak Dalam, where women in Suku Anak Dalam adhere to the rules that have been built from ancestors despite sacrificing Women's Human Rights (emancipation of women), they still survive and are very obedient against the existing rules, rules for women in the Suku Anak Dalam such as: girls are prohibited from going out to the jungle, are prohibited from bathing with soap, are forbidden to learn how to read and write, may not talk to men except customary holders and their families, prohibited from using cosmetics, for women adolescents wear kemben, adult women wear clothes except when the Tomonggong is at the location of the village, this will be interpreted into a dance composition work that uses a pure type, supported by the cultivation of movements, symbols, expressions, music and artistic in order to become a whole dance composition work set in the background behind the In Sukun Anak Dalam.Keywords: Saluko Tok Ake; Anak Dalam tribe, women's emancipation; dance composition.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk membahas fenomena perempuan Suku Anak Dalam di Merangin, Jambi yang terikat dengan aturan adat mereka dalam komposisi tari Saluko Tok Ake. Saluko adalah aturan-aturan adat untuk para perempuan pada Suku Anak Dalam di Merangin, Jambi  yang telah ditetapkan dan diwariskan oleh nenek moyang mereka. Aturan–aturan untuk anak perempuan itu berupa larangan seperti: dilarang keluar rimba, dilarang mandi pakai sabun, dilarang belajar baca tulis, tidak boleh berbicara dengan lelaki kecuali pemangku adat dan keluarga mereka, dilarang memakai kosmetik, dilarang memakai kemben bagi perempuan remaja, perempuan dewasa memakai baju kecuali ketika temenggung berada di lokasi perkampungan hanya memakai kodek ( bawahan ). Mereka tetap bertahan dan sangat patuh terhadap aturan-aturan adat itu. Fenomena  ini  ditafsirkan dalam perspektif emansipasi wanita yang tampak bertolak belakang seperti mengorbankan hak-hak perempuan ke dalam bentuk karya komposisi tari yang memakai tipe murni, didukung dengan penggarapan gerak, simbol, ekspresi, musik dan artistik berlatar belakang SAD.Kata Kunci: Saluko Tok Ake; Suku Anak Dalam; emansipasi wanita; komposisi tari 
Pemanfaatan Kearifan Lokal Partuturon dan Facebook dalam Pembelajaran Menulis Cerpen Berbasis Kesantunan Pulungan, Alpi Anwar; Huriyah Padhilah Anasti; Sari, Lucky Pesona
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan materi kearifan lokal berupa partuturon dan media sosial Facebook dalam pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partuturon memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis cerpen, baik sebagai sumber ide maupun pengembangan unsur intrinsik seperti tema, tokoh, dan penokohan. Selain itu, penerapan partuturon dalam pembelajaran dapat menjadi sarana pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sekaligus membentuk kesantunan berbahasa dan karakter siswa yang berakar pada budaya Batak. Sementara itu, pemanfaatan media sosial Facebook terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran menulis cerpen. Berbagai fitur seperti like, comment, dan share, memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif, berinteraksi, dan saling memberikan umpan balik terhadap karya teman sebaya. Dengan demikian, integrasi antara kearifan lokal partuturon dan media sosial Facebook dapat menciptakan pembelajaran sastra kontekstual, inovatif, dan berdaya guna dalam membentuk kompetensi sekaligus karakter peserta didik.