Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Scientific Journal for Nation Building

Pembelajaran Al-Qur’an Anak Usia Dini sebagai Basis Pendidikan Islam untuk Menguatkan Identitas Keagamaan Generasi Penerus Bangsa Hidayatullah, Ilham; Chairullah
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 2 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi penerus bangsa. Pada masa usia dini, anak-anak berada dalam periode emas perkembangan yang sangat menentukan arah pertumbuhan spiritual, moral, dan intelektual mereka. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an cenderung lebih banyak menitikberatkan pada kemampuan teknis membaca dan menghafal, sementara dimensi nilai spiritual dan internalisasi identitas keagamaan kurang mendapatkan perhatian. Kesenjangan inilah yang menjadi titik berangkat dari penelitian ini, untuk mengkaji secara lebih komprehensif peran pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini dalam menguatkan identitas keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan cara mengkaji berbagai literatur, baik berupa buku, artikel ilmiah, maupun dokumen terkait yang relevan dengan tema kajian. Analisis dilakukan secara kritis untuk menemukan pola, persamaan, dan perbedaan dari penelitian terdahulu, sekaligus menyoroti aspek-aspek yang belum diteliti. Pendekatan ini memberikan dasar konseptual yang kuat dalam merumuskan argumentasi dan kesimpulan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an di usia dini bukan hanya sarana pembelajaran teknis, melainkan juga wadah penting untuk menanamkan nilai moral, spiritual, dan identitas keagamaan anak. Dengan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan spiritual, pembelajaran Al-Qur’an terbukti mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendekatan pembelajaran Al-Qur’an dari teknis ke holistik merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan modernisasi. Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan perspektif baru mengenai urgensi pembelajaran Al-Qur’an anak usia dini sebagai basis pendidikan Islam yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Internalisasi Nilai-nilai Syariat Islam dalam Menutup Aurat pada Anak Usia Dini di Lembaga PIAUD Syafrizal, Syafrizal; Rahmi, Aulia; Chairullah; Zuhra, Nurliza; Ningsih, Yunita
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 3 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai syariat Islam sejak dini, khususnya dalam aspek menutup aurat yang merupakan bagian dari identitas, akhlak, dan moralitas anak muslim. Lembaga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) memiliki peran strategis dalam membimbing, membiasakan, serta menginternalisasikan nilai-nilai syariat Islam secara sistematis dan berkesinambungan melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai syariat Islam dalam menutup aurat pada anak usia dini di Lembaga PIAUD, mencakup strategi guru, media pembelajaran, lingkungan yang mendukung, serta respon anak dalam keseharian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi guru PIAUD, peserta didik, serta dukungan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai menutup aurat dilakukan melalui tiga pendekatan utama: (1) pembiasaan, seperti mengenakan pakaian yang sesuai syariat setiap hari; (2) keteladanan guru yang konsisten berbusana islami; dan (3) pembelajaran kontekstual melalui cerita, nyanyian islami, serta kegiatan praktik. Anak menunjukkan respon positif berupa keterbiasaan mengenakan busana sesuai syariat, munculnya rasa malu saat membuka aurat, dan tumbuhnya kesadaran bahwa menutup aurat adalah bagian dari ibadah. Kesimpulannya, internalisasi nilai-nilai syariat Islam dalam menutup aurat pada anak usia dini di Lembaga PIAUD tidak hanya membentuk kebiasaan berbusana islami, tetapi juga menumbuhkan karakter religius, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap ajaran agama. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan usia dini merupakan fase emas untuk menanamkan nilai syariat Islam, sehingga peran guru dan lingkungan pendidikan menjadi kunci keberhasilan pembentukan generasi muslim yang berakhlak mulia.