Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Augmented Reality : Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDN Romang Polong Afifah, Fadhilah; Mu'minin, Ummul; Yusuf, Faidah
Global Journal Basic Education Vol 3 No 1 (2024): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i1.1322

Abstract

Penelitian dilakukan peneliti berdasarkan permasalahan yang ada di SDN Romang Polong. Rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik membuat peneliti berinisiatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) berbantuan media Augmented Reality. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari proses perancangan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. PTK yang dilakukan di kelas sebanyak 2 siklus. Siklus I dilaksanakan tanggal 14 Agustus 2023 dan siklus II dilaksanakan tanggal 21 Agustus 2023. Penelitian dilakukan di kelas IV B SDN Romang Polong, dengan jumlah subjek 28 siswa. Hasil dari penelitin menunjukkan bahwa penggunaan metode belajar PJBL berbantuan Media AR ini dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas IVB SDN Romang Polong. Hasil tes pada siklus I dan II menunjukkan terjadinya peningkatan nilai rata rata dan presentase ketuntasan klasikal. Pada saat pra siklus, nilai rata rata siswa 60 dengan ketuntasan klasikal 35% (10 siswa). Kemudian Siklus I, nilai rata-rata siswa ialah 75 dengan ketuntasan klasikal 53% (15 Siswa) mendapat nilai 75. Lalu pada siklus II, nilai rata-ratanya ialah 85 dengan ketuntasan klasikal 82% (23 siswa). Dengan demikian, berdasarkan indikator keberhasilan PTK dengan model PJBL di kelas IVB SDN Romang Polong dinyatakan berhasil.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SPINDLE BOXES DENGAN METODE MONTESSORI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN ati, Andi Sulmi; Herman, Herman; Lismayani, Angri; Afifah, Fadhilah
Jurnal Panrita Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Panrita-December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v5i2.313

Abstract

This study aims to determine the effect of using Spindle Boxes Media with the Montessori Method on the ability to recognize the concept of numbers of children aged 4-5 years at Telkom Kindergarten Makassar. This research approach used is quantitative with the type of Quasi Exprimental Design Research. Sampling in this study were 20 people, 10 children in the experimental group, 10 children as a control group. Data collection techniques in this study are documentation, tests and observations. The data analysis technique in this consists of descriptive statistical test data and non-parametric analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test. Based on the results of the Wilcoxon Sign Rank Test research, the sig value was obtained. (2-tailed) 0.005 <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted, namely there is a difference in the average level of ability to recognize the concept of numbers of children aged 4-5 years at Telkom Kindergarten Makassar. The data from the descriptive statistical test can prove the research hypothesis that has been formulated if there is an average difference in the ability to recognize the concept of numbers of children aged 4-5 years, then H0 is rejected and H1 is accepted, namely there is an effect of using Spindle Boxes media with the Montessori method on the ability to recognize the concept of numbers of children aged 4-5 years at Telkom Kindergarten Makassar.
Resource Valuation of Kalilingseng-Cave Manganese Mining Site as a Tourist Destination Using the Travel Cost Method Suharyadi, Heru; Soewardi, Tiara Juniar; Frampton, Samatha Michelle; Afifah, Fadhilah; Christopher, Christopher
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 25 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v25i4.1300

Abstract

General Background: Kalilingseng Cave, a former Dutch-era manganese mine in Kulon Progo, has untapped potential for educational and cultural tourism. Specific Background: Despite its historical and aesthetic value, the cave remains underdeveloped as a tourist site, lacking comprehensive economic valuation. Knowledge Gap: Prior research has not addressed the cave's economic potential as a tourism destination, leaving a gap in understanding its full value. Aims: This study aims to evaluate the tourism potential of Kalilingseng Cave using SWOT analysis and estimate its economic value through the Travel Cost Method (TCM). Results: The SWOT analysis highlights the cave’s accessibility and proximity to public facilities. TCM results show an average WTP of IDR 67,000.00, with annual economic benefits of IDR 21,775,000.00. Novelty: This research uniquely integrates SWOT and TCM to assess the tourism potential of an abandoned mining site. Implications: Proper development could make Kalilingseng Cave a sustainable tourist destination, benefiting the local economy and supporting geotourism education. Highlights: Tourism Potential: Kalilingseng Cave's historical and aesthetic value positions it as an educational and geotourism destination. Economic Valuation: The Travel Cost Method reveals an annual benefit of IDR 21,775,000.00 from visitors, indicating potential for community development. SWOT Insights: The SWOT analysis highlights strengths like accessibility and opportunities for geotourism while addressing weaknesses such as poor air circulation and lack of official management. Keywords: Ex-Manganense Mining, Kalilingseng, SWOT, Travel Cost Method
Analisis Kebutuhan Modul Ajar Bebasis Model PjBL-RAHMA pada Materi Virus dan Bakteri Fase E SMA/MA Afifah, Fadhilah; Darussyamsu, Rahmawati; Fadilah, Muhyiatul; Arsih, Fitri
Bioeducation Journal Vol 9 No 2 (2025): Bioeducation Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang Address: Biology Education Study Program Faculty Mathematics and Natural Science (FMIPA) Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang-West Sumatera-Indonesia Telp. +62751-7057420 - Fax.+62751-7058772 - Ph. +6281363229286

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bioedu.v9i2.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) RAHMA pada materi virus dan bakteri fase E SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik wawancara guru biologi dan angket kebutuhan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,3% peserta didik mengalami kesulitan pada materi bakteri dan 31,1% pada materi virus, disebabkan oleh materi yang padat dan banyak istilah ilmiah. Peserta didik menginginkan bahan ajar yang menarik, mudah dipahami, dan dilengkapi gambar (39,4%). Selain itu, 32,4% peserta didik menyukai pembelajaran praktik langsung, menunjukkan potensi penerapan model PjBL. Dengan demikian, pengembangan modul ajar berbasis PjBL-RAHMA dinilai relevan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran biologi.
Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Guru Di Dobo Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku Akil Musi, Muhammad; Afifah, Fadhilah; Manga, Delvhina; Parwoto, Parwoto
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.10731

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penyusunan Modul Ajar bagi guru sekolah dasar dan PAUD di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan pemahaman mengenai konsep Modul Ajar Kurikulum Merdeka, rendahnya keterampilan merumuskan tujuan pembelajaran, serta kurangnya kemampuan menyusun asesmen yang selaras dengan capaian pembelajaran. Kegiatan pelatihan dirancang untuk memberikan peningkatan kompetensi pedagogik melalui pendampingan intensif, diskusi, workshop, simulasi penyusunan modul, serta pre–post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Modul Ajar secara sistematis dan aplikatif. Peserta mampu menghasilkan produk modul yang lebih lengkap, kontekstual, dan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Kepulauan Aru sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan berpusat pada peserta didik.
Bahasa Gaul vs Bahasa Teknis : Studi Literatur Tentang Penggunaan Bahasa Remaja Dalam Konteks Dalam Konteks Vokasi Irfan, Andi Muhammad; Afifah, Fadhilah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 6, No 2 OKT (2025): Jurnal Profesi Kependidikan
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji dinamika penggunaan bahasa gaul dan bahasa teknis dalam konteks pendidikan vokasi melalui studi literatur terkini. Hasil telaah menunjukkan bahwa bahasa gaul telah menjadi bagian dari identitas sosial remaja vokasi dan digunakan secara luas dalam komunikasi informal, termasuk koordinasi kelas, diskusi praktikum, serta interaksi antar teman sebaya. Sementara itu, bahasa teknis memiliki fungsi penting dalam penyampaian informasi presisi, instruksi kerja, maupun laporan akademik. Perbedaan fungsi dan tujuan kedua ragam bahasa tersebut menimbulkan tantangan ketika mahasiswa harus berpindah dari komunikasi sosial ke komunikasi profesional. Literatur mengindikasikan bahwa penggunaan bahasa gaul secara proporsional dapat meningkatkan rasa aman psikologis dan keterlibatan belajar, namun penggunaan berlebihan dapat menghambat kemampuan memahami dan menerapkan terminologi teknis. Untuk mengatasi kesenjangan ini, berbagai strategi pendidikan vokasi direkomendasikan, seperti pengajaran alih-register, pembelajaran berbasis konteks, pembelajaran kolaboratif terstruktur, scaffolding bahasa, dan simulasi dunia kerja. Artikel ini menyimpulkan bahwa kemampuan beralih antara bahasa gaul dan bahasa teknis secara tepat situasi merupakan kompetensi penting bagi remaja vokasi dalam membangun profesionalisme komunikasi dan kesiapan kerja.
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Utami, Nia; Musi, Muhammad Akil; Afifah, Fadhilah
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.104165

Abstract

Keterampilan sosial merupakan kemampuan anak untuk berinteraksi, bekerja sama, berkomunikasi, mematuhi aturan, dan menyelesaikan konflik dalam konteks sosial. Permainan tradisional seperti makkaddaro dan asing-asing memberi kesempatan bagi anak untuk bermain dalam kelompok, sehingga dapat menstimulasi keterampilan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan tradisional dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia 5–6 tahun di salah satu TK di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi pendidik, 18 anak usia 5–6 tahun, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional makkaddaro dan asing-asing dilakukan dengan baik melalui pendekatan tematik. Kegiatan ini mendorong anak untuk berpartisipasi aktif, berinteraksi, dan beradaptasi dengan teman sebaya. Selain itu, permainan tradisional juga meningkatkan kepercayaan diri, menumbuhkan kerja sama, serta merangsang imajinasi dan kemampuan berpikir anak dalam konteks sosial.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA POHON HURUF TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI KEAKSARAAN ANAK Rauf, Andi Rochmi; Syamsuardi, Syamsuardi; Afifah, Fadhilah
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.103649

Abstract

Kemampuan literasi keaksaraan merupakan fondasi penting dalam perkembangan anak usia dini. Namun pembelajaran literasi di PAUD seringkali masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan partisipasi aktif anak. Salah satu pendekatan alternatif yang dinilai efektif adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), yang mendorong anak untuk berpikir kritis melalui pemecahan masalah nyata. Untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran, digunakan juga media pohon huruf sebagai alat bantu visual yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning yang dipadukan dengan media pohon huruf terhadap kemampuan literasi keaksaraan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental. Populasi penelitian adalah seluruh anak didik kelas B. Sampel dipilih secara purposive, terdiri dari 20 anak yang dibagi menjadi dua kelompok: 10 anak pada kelompok eksperimen dan 10 anak pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi keaksaraan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata skor post-test kelompok eksperimen mencapai 20,00, sedangkan kelompok kontrol hanya 13,60. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini mengindikasikan bahwa model PBL dengan media pohon huruf memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan literasi keaksaraan anak. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media pohon huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi keaksaraan anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah guru PAUD dapat menggunakan pendekatan ini sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan berdampak positif pada perkembangan literasi anak.