Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Kebidanan

HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG PERAN SERTA TENAGA KESEHATAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA IBU BALITA USIA 0 – 5 TAHUN DI PUSKESMAS NGESREP KOTA SEMARANG Wahyuningsih, Heny Sapto; Puspitaningrum, Dewi; Anggraini, Novita Nining
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2014): February 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.582 KB) | DOI: 10.26714/jk.3.1.2014.24-29

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia adalah pembunuh utama balita di dunia, lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain seperti AIDS, malaria, campak dan akibat rendahnya kepatuhan petugas kesehatan dalam menjalankan Standar Opersional Prosedur yang belum maksimal sehingga banyak kasus pneumonia balita tidak terdeteksi merupakan topik yang sering diteliti secara akademik di bidang kesehatan masyarakat. Dari 37 Puskesmas di Kota Semarang penderita pneumonia tertinggi ada di Puskesmas Ngesrep yaitu 1257 balita ( 23,57% ).Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi ibu tentang peran serta tenaga kesehatan dengan perilaku pencegahan pneumonia pada ibu balita usia 0 – 5 tahun di Puskesmas Ngresep Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi 531 responden, sampel 84 ibu yang memiliki balita di Puskesmas Ngesrep. Hasil : Hasil uji statistik chi- square tentang hubungan persepsi ibu tentang peran serta tenaga kesehatan dengan perilaku pencegahan pneumonia pada ibu balita usia 0-5 tahun. Nilai person chi square 55,608 dan nilai p value = 0,000 < 0,05. Maka Ho ditolak dan hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi ibu tentang peran serta tenaga kesehatan dengan perilaku pencegahan pneumonia pada ibu balita usia 0-5 tahun di puskesmas Ngersrep kota Semarang. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara persepsi ibu tentang peran serta tenaga kesehatan dengan perilaku pencegahan pneumonia pada ibu balita usia 0 – 5 tahun di puskesmas Ngesrep kota Semarang.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERAWATAN VULVA HYGIENE PADA WANITA DI LAPAS SEMARANG TAHUN 2014 Verawati, Verawati; Wardani, Ratih Sari; Anggraini, Novita Nining
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2015): August 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.785 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.2.2015.25-30

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi mempunyai peranan sangat penting bagi wanita, salah satunya adalah perilaku menjaga kebersihan organ genetalia eksterna (vulva). Kelompok wanita lebih rentan terkena masalah kesehatan reproduksi. Sebanyak 6 dari 10 wanita usia subur di lapas wanita Semarang pernah mengalami keputihan yang berlebihan disertai dengan rasa gatal, hal itu terjadi karena pengetahuan dan perilaku vulva hygiene yang mereka lakukan kurang benar. Berdasarkan hal di atas perlu diketahuinya hubungan pendidikan dan pengetahuan dengan perilaku perawatan vulva hygiene pada wanita usia subur. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan, pendidikan dengan perilaku, dan pengetahuan dengan perilaku perawatan vulva hygiene pada wanita usia subur.  Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah WUS di lapas wanita Semarang sebanyak 198 orang. Besar sampel sebanyak 67 orang. Variabel bebas adalah pendidikan dan pengetahuan perawatan vulva hygiene sedangkan variabel terikat adalah perilaku perawatan vulva hygiene. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan uji expert dengan dua ahli di bidangnya. Analisis bivariat menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil: Paling banyak wanita usia subur memiliki pendidikan menengah sebanyak 33 responden (49,3%). Terbanyak wanita usia subur memiliki pengetahuan cukup, yaitu berjumlah 29 responden (43,3%). Sebagian besar wanita usia subur memiliki perilaku baik, yaitu sebanyak 45 responden (67,2%). Ada hubungan pendidikan dengan pengetahuan tentang vulva hygiene (p-value= 0,000 <0,01). Ada hubungan pendidikan dengan perilaku tentang vulva hygiene (p-value= 0,000 <0,01). Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku tentang vulva hygiene (p-value= 0,000 <0,01). Kesimpulan: Ada hubungan yang kuat antara pendidikan dan pengetahuan dengan perilaku perawatan vulva hygiene pada wanita usia subur di lapas wanita Semarang tahun 2014.
SIKAP IBU TERHADAP KECEMASAN REMAJA PUTRI (KELAS VI) DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SD NEGERI GEBANGSARI 04 SEMARANG Novita Nining Anggraini; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2016): August 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.441 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.2.2016.127-137

Abstract

Latar belakang : Menarche adalah tanda remaja putri memasuki masa pubertas yang dsertaioleh perubahan fisik dan mental. Berbagai perubahan tersebut dapat menimbulkan kecemasan, dengan tingkat yang bervariasi tergantung dari informasi yang diperoleh dan kemampuan untuk beradaptasi. Tidak semua orang mengalami kecemasan tergantung pada struktur kepribadian orang tersebut. Orang dengan kepribadian pencemas,risiko untuk menderita gangguan cemas lebih besar dibanding orang yang tidak berkepribadian pencemas. Tujuan : Mengetahui peran ibu terhadap kecemasan remaja putri dalam menghadapi menarche di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 39 siswa, yang diperolehdari seluruh murid SD Negeri Gebangsari 04 Semarang, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil :Peran ibu pada remaja putri di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang sebagian besar (sebanyak 23 siswa; 59%)adalah tidak mendukung. Sebagian besar remaja putri yang mengalami menarche mengalami kecemasan dengan gejala berat pada tingkah laku (sikap;61,5%), dan gejala autonom (59,0%; p=0,001) .Simpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan kecemasan dalam menghadapi menarche pada remaja putri di SD Negeri Gebangsari 04 Semarang.
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI KALA I PERSALINAN NORMAL IBU PRIMIPARA DI BPS S DAN B DEMAK TAHUN 2011 Iin Nur Azizah; Melyana Nurul Widyawati; Novita Nining Anggraini
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2013): February 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.51 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.1.2013.%p

Abstract

Ibu bersalin primipara di BPS S rata-rata 17 tiap bulan, sedangkan di BPS B sebanyak 14 ibu bersalin primipara. Di kedua BPS tersebut ditemukan kasus ibu primipara merasakan nyeri yang sangat hebat saat kala I. Bahkan pada ibu primipara tidak tahan dengan nyeri yang dirasakan Pada saat ibu merasakan nyeri yang sangat dan kecemasan yang memuncak dapat berakibat trauma bagi ibu maupun janin. Di BPS tersebut belum memberikan terapi non-farmakologi seperti Endorphin Massage kepada ibu hamil saat melahirkan, sehingga ibu terus merasakan nyeri saat melahirkan. Mengetahui pengaruh endorphin massage terhadap intensitas nyeri kala I persalinan normal ibu primipara di BPS S dan B Demak. Jenis penelitian ini quasi eksperimental design, rancangan yang digunakan adalah posttest only control group design. Populasi dan sampel adalah semua ibu bersalin primipara di BPS S dan B Demak pada bulan Juli 2011 sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah independent t test. Nyeri persalinan pada kelompok kontrol sebagian besar mengalami nyeri berat sebanyak 10 orang (66,7%). Responden yang mengalami nyeri sedang sebanyak 4 orang (26,7%), dan nyeri sangat berat sebanyak 1 orang (6,7%). Nyeri persalinan pada kelompok perlakuan sebagian besar mengalami nyeri ringan sebanyak 9 orang (60,0%). Responden yang mengalami nyeri sedang sebanyak 4 orang (26,7%) dan nyeri berat sebanyak 2 orang (13,3%). Ada pengaruh endorphin massage terhadap intensitas nyeri kala I persalinan normal ibu primipara di BPS S dan B Demak (p value = 0,000 < 0,05). Ada pengaruh Endorphin Massage terhadap intensitas nyeri kala I persalinan normal ibu primipara di BPS S dan B Demak Tahun 2011 Kata kunci: Pengaruh Endophin Massage, Intensitas Nyeri Kala I
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI USIA 10-12 BULAN DI DESA BATURSARI RW 3, 4, 5 DAN 32 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK TAHUN 2013 Giantiningsih Giantiningsih; Dewi Puspitaningrum; Novita Nining Anggraini
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.404 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.42-49

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan yang dilakukan pada hari minggu, 14 April tahun 2013 kepada 10 keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Orang tua yang mempunyai balita usia 10-12 bulan yang tidak melakukan imunisasi dasar lengkap dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya imunisasi bagi bayi, faktor ekonomi dan segi pekerjaan. Dari 10 keluarga yang saya datangi, terdiri dari 6 keluarga yang mengatakan bahwa tidak setuju dan waktu untuk melakukan imunisasi pada bayinya tidak ada, dikarenakan kondisi bayi yang sehat dan dilakukan imunisasi menjadi sakit, 1 keluarga mengatakan karena ekonomi, 3 keluarga mengatakan karena waktu untuk melakukan imunisasai tidak ada. Sehingga imunisasi yang diberikan pada bayi menjadi tidak lengkap.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 10-12 bulan di Desa BatursariRW 3, 4, 5 dan 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Tahun 2013.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Rancangan cross sectional merupakan rancangan penelitian yang pengukurannya atau pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat/sekali.Hasil : Berdasarkan hasil Uji Chi Square di dapatkan nilai fisher exact dengan p value sebesar (0,204) < α (0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 10-12 bulan didesa batursari RW 3, 4, 5, an 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak tahun 2013. Simpulan : Ada hubungan peran keluarga dengan kelengkapan imunisasidasar lengkap pada bayi usia 10-12 bulan di desa batursari RW 3, 4, 5, dan 32 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.