Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar dalam Menghadapi Bahaya Gempa Bumi dan Tsunami Aris Munandar; Suhardjo Suhardjo; Dwi Sukanti Lestariningsih; Ode Sofyan Hardi
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.303 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.2892

Abstract

Tujuan kegiatan ini 1). Memberikan pemahaman yang benar tentang jenis-jenis bencana, tempat penyelamatan diri ketika terjadi bencana. 2) Melakukan simulasi penyelamatan diri ketika terjadi bencana. Sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa di 3 sekolah yang memiliki resiko tinggi yaitu SD 1,2 dan 3 Sawarna Kecamatan Bayah Kab. Lebak Banten. Jumlah peserta 35 siswa terdiri dari 20 siswi dan 15 siswa. Metode pelaksanaan dibagi menjadi 3, yaitu penyampaian materi, permainan, dan simulasi. Penyampaian materi meliputi: penayangan video, memberikan kuis. Penayangan video berisi pengenalan jenis bencana yang ada yaitu: gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir, angin puting beliung/topan, kebakaran, gunung meletus. Materi berikutnya tayangan berupa lokasi-lokasi yang aman ketika bencana tersebut terjadi. Video menggambarkan lokasi mana yang harus dituju dan dihindari. Setelah ditayangkan video kemudian dilakukan evaluasi sejauh mana pemahaman tentang bencana lingkungan yang mengancam. Permainan dilakukan dengan mengklasifikasikan jenis bencana. Kegiatan terakhir yaitu simulasi ketika terjadi gempa dengan menggunakan nyanyian dan peragaan. Secara umum dari hasil evaluasi dan hasil simulasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan. Peserta dapat memahami jenis bencana, bencana yang mungkin terjadi dilingkungannya, dapat memahami tempat yang dituju ketika terjadi gempa maupun tsunami. Peserta dapat mengikuti simulasi dengan sambil bernyanyi. Harapannya setelah mendapatkan pemahaman yang benar dapat ditularkan kepada teman-temannya yang lain, maupun keluarga dan masyarakat pada umumnya. Perlu adanya sosialisasi yang lebih luas kepada siswa-siswa yang lain mengingat bahaya tsunami yang mengancam di tiga sekolah. Sosialiasai berupa penempelan poster/gambar tentang jenis bahaya dan usaha untuk mnyelematkan diri jika terjadi bencana.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG PUSAT PERBELANJAAN DEPOK JAYA SEBELUM DAN SESUDAH ADANYA SISTEM SATU ARAH DI KOTA DEPOK JAWA BARAT Vira Fitriani; Oot Hotimah; Aris Munandar
Jurnal Ekonomi-Qu Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Ekonomi-Qu
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jequ.v12i2.17499

Abstract

The goal of this study is to see how income and location differed before and afterimplemented a one-way system. The population in this study consisted of all traders in the Depok Jaya Shopping Center, with 61 samples based on purposive sampling criteria. A descriptive quantitative method was applied in this research. The difference income before and after the oneway system was implemented at the Depok Jaya Shopping Center was determined using descriptive percentages and a paired T-test in this study. The paired t-test findings reveal that for gross income, the t-count value (23,463) is more than the t table (2,00030) with a decrease in gross income of Rp. 1,155,737.705 for net income, the t-count value (15,957) is greater than the t table (2,00030) with a decrease in net income of Rp. 346,721.331, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted, indicating a difference. the average income in Depok Jaya Shopping Center before and after the oneway system was implemented.
Increased Knowledge of Elementary School Students in Bidara Cina in Facing Flood and Fire Disasters Aris Munandar; Rayuna Handawati; Ode Sofyan Hardi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.902 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69067

Abstract

Jakarta  memiliki potensi bencana  lingkungan diantaranya banjir, kebakaran, rob, kerusuhan social . Bidara cina Rawan dengan bencana banjir dan kebakaran Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan  siswa SD bidara Cina 05 dalam menghadapi bahaya banjir dan kebakaran Peningkatan pengetahuan dengan melakukakn sosialisasi dengan ceramah, penayangan video, tanya jawab  kepada siswa SD bidara Cina 05 berjumlah 30 orang.  Dilakukan pretest di awal kegiatan dan posttest dilakukan setelah acara sosialisasi selesai. Hasil yang diperoleh siswa mengalami kenaikan pengetahuan terutama untuk bencana kebakaran. Hasil perbandingan pretest dan post test terlihat indikator alat /bahan yang digunakan untuk memadamkan api kebakaran meningkat, sedangkan yang paling rendah peningkatan tindakan yang perlu dilakukan ketika banjir.Naiknya pengetahuan akan meningkatkan kewaspadaan.
Socioeconomic conditions of the family in supporting the distance learning process during the Covid-19 pandemic Laelani Jhofiroh; Yanto Sucahyanto; Aris Munandar; OS Hardi; Samadi Samadi; Cahyadi Setiawan
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202322032

Abstract

The impact of Covid-19 does not only occur in the health sector, but also on other sectors such as social, economic, environmental and even geopolitical and including the education sector. Family socioeconomic conditions have an important role in distance learning process which is carried out during a pandemic so that this research aims toanalyze the family's economic condition of the distance learning process (PJJ) during the Covid-19 pandemic in Cibodas Jonggol Village, West Java. This type of research is quantitative research with a survey approach. The research sample from this study was a family that had family members who were still attending elementary school in Cibodas Village with a total sample of 82 respondents. The research instrument used is an interview with data analysis using descriptive quantitative. The results showed that the socioeconomic conditions of families in the Cibodas Jonggol Village area showed that there were still many who were at a very poor and poor level so that there was an inability to fulfill supporting facilities and infrastructure to carry out PJJ for families.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PERSEBARAN WILAYAH RAWAN BENCANA ALAM DI INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL PESERTA DIDIK Faizah Syafitri; Aris Munandar; Rayuna Handawati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v11i2.15748

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir spasial peserta didik SMA pada materi persebaran wilayah rawan bencana alam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes kemampuan berpikir spasial berdasarkan indikator AAG, 2008. Teknik yang digunakan untuk menganalisis yaitu uji instrumen, uji persyaratan analisis data, dan uji analisis data menggunakan uji persamaan dua rata-rata menggunakan independent sample T-test. Berdasarkan hasil pengujian terdapat pengaruh yang signifikan pada nilai kemampuan berpikir spasial peserta didik kelas eksperimen. Kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai kemampuan berpikir spasial sebesar 12,65 menjadi 80,59, kelas kontrol mengalami peningkatan nilai sebesar 6,03 menjadi 74,12. Kesimpulan ini juga diambil dari nilai Sig. pada independent sample T-test sebesar 0,00<0,05 (0,05=nilai rujukan), yang artinya terdapat pengaruh signifikan dalam penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir spasial peserta didik. Peningkatan terjadi terutama pada indikator berpikir spasial aura yang mengalami peningkatan 51% yaitu peserta didik dapat menjelaskan dampak dari keberadaan suatu wilayah bersamaan dengan faktor terjadinya bencana di lokasi yang berdekatan dan paling rendah terjadi pada indikator region sebesar 5% yaitu peserta didik dapat mendelineasi wilayah yang memiliki kesamaan jenis atau karakteristik kerawanan bencana alam di Indonesia.Abstract:  This study aims to determine the effect of using the discovery learning model on the spatial thinking ability of high school students on the material of the distribution of natural disaster-prone areas in Indonesia. This research uses quantitative methods with a quasi-experimental approach. Data collection in this study used observation and spatial thinking ability tests based on AAG indicators, 2008. The techniques used to analyze are instrument test, data analysis requirement test, and data analysis test using the two average equality test using the independent sample T-test. Based on the test results, there is a significant effect on the value of the spatial thinking ability of experimental class students. The experimental class experienced an increase in the value of spatial thinking ability by 12.65 to 80.59, the control class experienced an increase in value by 6.03 to 74.12. This conclusion is also taken from the Sig. value on the independent sample T-test of 0.00 <0.05 (0.05 = reference value), which means that there is a significant influence in the use of the discovery learning model on the spatial thinking ability of students. The increase occurred mainly in the aura spatial thinking indicator which experienced an increase of 51%, namely students can explain the impact of the existence of an area together with the factors of disaster occurrence in adjacent locations and the lowest occurred in the region indicator by 5%, namely students can delineate areas that have similar types or characteristics of natural disaster vulnerability in Indonesia.
PENGARUH PENGGUNAAN BUKU SAKU “TANGGAP TANGKAS TANGGUH” TERHADAP KESIAPSIAGAAN WARGA SEKOLAH DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI Ragil Bunga Setianingsih; Aris Munandar; Asma Irma Setianingsih
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Bencana (JMB)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jmb.v9i2.10237

Abstract

This study aims to determine the effect of using the "Tanggap Tangkas Tangguh" Pocket Book on School Citizen Preparedness in Facing Earthquake Disasters at SMA Negeri 51 Jakarta. This study used a quantitative method with a One group Pre-Test Post-Test research design. The population in this study were all school residents with a total of 926 people. The sampling technique in this study used probability sampling technique, namely proportionate random sampling with the sample used consisting of 100 people with details of 93 students, 5 educators, and 2 education staff. The data obtained came from the scores of the Pre-Test and Post-Test questions on earthquake preparedness, while the data were analyzed using the Paired Sample T-Test equality test. This study shows the results that the use of the "Tanggap, Tangkas, Tangguh" pocket book increases the average preparedness of school residents from 24.25 to 31.80 in students and from 21.43 to 28.43 in educators and education personnel. So it can be concluded that there is an effect of using the "Tanggap, Tangkas, Tangguh" booklet on the preparedness of school community in facing earthquake disaster at SMAN 51 Jakarta.
Perbandingan Hasil Belajar Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping dan Student Facilitator and Explaining di Sekolah Menengah Atas Fachry Yanuar; Aris Munandar; Ode Sofyan Hardi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar keterampilan berpikir kritis siswa antara model pembelajaran Mind Mapping dan Student Facilitator and Explaining pada mata pelajaran Geografi, khususnya materi Dinamika Atmosfer, di kelas X IPS SMAN 63 Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan total populasi 70 siswa, terdiri dari 35 siswa di setiap kelompok eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes yang diberikan setelah siswa menerima perlakuan sesuai model pembelajaran. Analisis menggunakan uji independent t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran (p = 0,001 < 0,05), sehingga hipotesis penelitian (H1) diterima. Rata-rata nilai kelas dengan model Student Facilitator and Explaining adalah 90, lebih tinggi dibandingkan kelas dengan model Mind Mapping yang memperoleh rata-rata nilai 88. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator and Explaining lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model Mind Mapping. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru untuk mempertimbangkan penggunaan model pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif dalam mendukung pencapaian hasil belajar siswa.