Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RESPON PESERTA DIDIK TERHADAP E–LKPD BERBASIS CLIS TEMA GUNUNG BROMO PROBOLINGGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Cahyani, Cici; Putera, Dwi Bagus Rendy Astid; Tamam, Badrud; Wulandari, Ana Yuniasti Retno; Fikriyah, Aida
Natural Science Education Research Vol 7, No 3 (2024): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v7i3.26663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkan berpikir kritis melalui  E – LKPD berbasis CLIS tema Gunung Bromo Probolinggo  yang digunakan sebagai salah satu media pembelajaran IPA.  E – LKPD berbasis CLIS tema Gunung Bromo Probolinggo merupakan media pembelajaran yang memuat bahan bacaan, gambar, serta link video yang menarik tentang suatu tema yang dihubungkan dengan materi struktur bumi dan perkembangannya. E – LKPD berbasis CLIS dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Canva.  Materi yang digunakan pada media pembelajaran ini yaitu materi struktur bumi dan perkembangannya kelas VIII SMPN/MTsN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R n D dengan model pengembangan ADDIE. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik dari kelas VIII A. Instrumen uji coba yang digunakan yakni lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, tes kemampuan berpikir kritis dan angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Mean validasi ahli materi sebesar 3,6 dengan kriteria sangat valid dan rata-rata ahli media sebesar 3,75 dengan kriteria sangat valid (2) Presentase mean N Gain kemampuan berpikir kritis peserta didik sebesar 0,82 dengan kriteria tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran E – LKPD berbasis CLIS tema Gunung Bromo Probolinggo layak digunakan dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan berpikir kritis pada peserta didik (3)Rata-rata hasil respon peserta didik terhadap media pembelajaran E – LKPD berbasis CLIS tema Gunung Bromo pada kelompok one to one sebesar 91%, small group sebesar 91% dan large group sebesar 94%  dengan kriteria sangat positif.
Edukasi Pembuatan Pestisida Alami sebagai Upaya Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Cibangkong Kanti Rahayu, Feri; Ernawati, Lia; Rahma, Aulia; Ciptorini, Eva; Cahyani, Cici; mukti wibowo, Wiwit; Husna, Inna Nafisah; Algi Nur A, Putri; Asfia, Nurul; Salwa A, Elsi
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v3i3.3404

Abstract

Ketergantungan pada pestisida kimia dalam kegiatan pertanian berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, lingkungan, dan menimbulkan resistensi hama. Pemanfaatan limbah organik seperti kulit bawang putih, kulit bawang merah, dan daun pepaya berpotensi sebagai bahan baku pestisida alami karena mengandung senyawa bioaktif yang bersifat insektisida. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pembuatan pestisida alami dari bahan lokal di Desa Cibangkong, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pestisida nabati, dan mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan. Metode pada kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi bahaya pestisida kimia, pelatihan pembuatan pestisida alami berbahan kulit bawang putih, kulit bawang merah, dan daun papaya.
Edukasi Interaksi Obat dan Jamu di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen Rinia Dewi, Iva; Nur cahyani, Arinda; Rahayu, Feri Kanti; Cahyani, Cici
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v3i4.3412

Abstract

The community in Cibangkong Village, Pekuncen District, Banyumas Regency, still widely uses jamu (traditional herbal medicine) as part of their daily healthcare practices, often in combination with modern medical drugs. Limited understanding of the potential interactions between herbal and pharmaceutical medicines may pose health risks. This community service activity aimed to improve public knowledge and awareness regarding the dangers of drug–herb interactions through educational and interactive approaches. The implementation methods included health education sessions and group discussions. Participants of the activity were members of Muslimat NU 1 Pekuncen. The results showed a 60% improvement in community understanding, based on simple pre-test and post-test evaluations. The community also became more cautious and motivated to consult healthcare professionals before consuming jamu together with prescription medicines. This activity successfully increased public awareness about the safe and responsible use of both modern and traditional medicines.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penertiban Hewan Ternak Di Desa Ilomata Kecamatan Bilato Cahyani, Cici
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.1939

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gorontalo Nomor 04 Tahun 2014 tentang Penertiban Hewan Ternak, khususnya di Desa Ilomata, Kecamatan Bilato. Meskipun Perda telah ditetapkan untuk mencegah hewan ternak berkeliaran, masalah perusakan fasilitas umum, kebun, serta gangguan kesehatan dan ketertiban masih ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris (sosiologis) dengan pendekatan deskriptif analitis, serta mengacu pada kerangka teori implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda belum berjalan optimal karena rendahnya kesadaran hukum masyarakat, keterbatasan sumber daya penegak hukum, dan kendala geografis terkait ketersediaan lahan kandang. Diperlukan peningkatan sosialisasi, penegakan sanksi yang konsisten, dan penguatan koordinasi antarlembaga.