Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Community Health Nursing

Penerapan Terapi Dzikir Asmaul Husna Pada Asuhan Keperawatan Gerontik Hipertensi Dengan Gangguan Pola Tidur Di Wilayah Kerja Puskesmas Klatak Giovani Agustina; Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas; Ali Syahbana
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.29

Abstract

Pendahuluan : lanjut usia merupakan proses menua pada manusia yang tidak dapat dihindaridan ditandai dengan adanya penurunan fungsi tubuh untuk beradaptasi dengan stresslingkungan. Hipertensi pada lansia dikaitkan dengan proses penuaan yang terjadi pada tubuh.Semakin bertambah usia seseorang, tekanan darah juga semakin meningkat. Proses inilahyang terjadi pada usia lanjut, yang mana dinding arterinya telah menebal dan kaku sehinggamenyebabkan nyeri pada bagian kepala yang akan mengganggu pola tidur. Lansia yangmenerita hipertensi dengan gangguan pola tidur butuh penanganan yang serius, intervensikeperawatan yang ditawarkan adalah penerapan dzikir asamul husna, penerapan distraksiyang digunakan untuk mengatasi gangguan pola tidur yaitu berhubungan dengan tanda dangejala seperti mengeluh sulit tidur, mengeluh sering terjaga, mengeluh tidak puas tidur,mengeluh pola tidur berubah, mengeluh istirahat tidak cukup. Tujuan dari karya tulis ilmiah iniyaitu untuk melakukan asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan gangguan polatidur di wilayah kerja puskesmas klatak. Metode : metode penelitian yang digunakan adalahstudi kasus. Partisipan adalah lansia dengan hipertensi dan kriteria rentang usia >60 tahunyang mengalami gangguan pola tidur. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknikwawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dengan menggunakan formataskep gerontik. Hasil : Terjadinya penurunan sulit tidur setelah dilakukan implementasikeperawatan gerontik pada klien kooperatif sehingga dzikir asmaul husna dapat menurunkangangguan pola tidur pada klien 1 dan 2, dan skala nyeri pada klien 2. Diskusi : penerapandzikir asmaul husna yang dilakukan selama 3 hari dengan waktu 45 menit dapat menurunkangejala gangguan pola tidur pada klien hipertensi.
PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN RESIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI PUSKESMAS KLATAK 2023: PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN RESIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI PUSKESMAS KLATAK 2023 Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.37

Abstract

Pendahuluan Penyakit hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena bisa muncul tanpa gejala atau tanda-tanda peringatan. Kondisi tekanan darahnya sistolik diatas 130 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Gejala yang sering dikeluhkan pusing, lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, mual, muntah, epitaksis, kesadaran menurun, dan sakit kepala. Terapi yang dapat dilakukan adalah terapi genggam jari. Terapi genggam jari adalah relaksasi nafas dalam mampu mereduksi ketegangan fisik dan psikologis. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini untuk melakukan penerapan terapi genggam jari pada asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan resiko perfusi serebral tidak efektif di Puskesmas Klatak 2023. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan adalah lansia dengan hipertensi dan kriteria usia di atas 60 tahun. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan angket dengan menggunakan askep gerontik. Hasil : Dalam pemberian terapi genggam jari efektif untuk menurunkan tekanan darah dalam waktu 3 hari. Pada klien 1 hari pertama tekanan darah 160/90 menjadi 140/90 mmHg, hari kedua tekanan darah 140/90 mmHg mejadi 120/80 mmHg, hari ketiga tekanan darah 130/80 mmHg menjadi 110/70 mmHg. Klien 2 pada hari pertama tekanan darah 140/90 mmHg menjadi 130/90 mmHg, hari kedua tekanan darah 160/90 mmHg menjadi 140/90 mmHg, kari ketiga tekanan darah 130/90 mmHg menjadi 120/90 mmHg. Diskusi : Terapi genggam jari dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan waktu kurang lebih 30 menit pada setiap jari untuk mendapatkan hasil penurunan tekanan darah pada kedua klien. Tekanan darah pada klien 1 mengalami penurunan tekanan darah sistolik 20 mmHg dan diastolik 6,5 mmHg sedangkan klien 2 mengalami penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan diastolik 3 mmHg.
PENERAPAN TERAPI BACK MASSAGE PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR DI PUSKESMAS KLATAK Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.38

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi, berarti tekanan darahnya melebihi batas normal, yakni lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi juga sering digolongkan sebagai ringan, sedang, berat, berdasarkan tekanan diastole. Hipertensi dengan gangguan pola tidur, disebabkan karena terjadinya aktivitas simpatik pada pembuluh darah sehingga seseorang akan mengalami perubahan curah jantung yang tidak signifikan pada malam hari. Lansia yang menerita hipertensi dengan gangguan pola tidur butuh penanganan yang serius, intervensi keperawatan yang ditawarkan adalah terapi back massage, penerapan terapi yang digunakan untuk mengatasi gangguan pola tidur yaitu berhubungan dengan tanda dan gejala seperti mengeluh sulit tidur, mengeluh sering terjaga, mengeluh tidak puas tidur, mengeluh pola tidur berubah, mengeluh istirahat tidak cukup. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini yaitu untuk melakukan asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan gangguan pola tidur di wilayah kerja puskesmas klatak.Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah klien penderita yang mengalami peningkatan tekanan darah, dengan rentang lansia dikatakan usia 60 tahun. Penelitian dilakukan dengan Teknik wawancara, observasi, pemeriksaa fisik. Studi dokumentasi dan angket menggunakan format askep Keperawatan gerontik.Hasil : Terjadinya penurunan sulit tidur setelah dilakukan implementasi keperawatan gerontik pada klien kooperatif sehingga terapi back massage dapat menurunkan gangguan pola tidur pada klien 1 dan 2.Diskusi : Pemberian terapi back massage yang di terapkan selama 2 kali tindakan durasi 30 menit selama 1 minggu 3 kali, dilaksanakan waktu malam hari pada jam 18.00-20.00 wib (1-2 jam sebelum tidur) berturut-turut terbukti dapat membantu menurunkan gangguan pola tidur pada pasien dengan hipertensi. Pemberian terapi back massage yang digunakan untuk membantu menurunkan gangguan pola tidur dapat dilakukan di rumah pasien.