Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Hubungan Premenstrual Syndrome terhadap Perubahan Regulasi Emosi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ocylia Carnella Arifin; Maya Trisiswati; Siti Marhamah
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.08 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3060

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita dimana gejala biasanya timbul 6-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang ketika menstruasi dimulai. Sebagian besar wanita usia subur memiliki satu atau lebih gejala PMS disaat  siklus menstruasi yang mereka alami. Gejala yang terjadi menjelang menstruasi diduga mengganggu aktivitas sehari-hari wanita saat menstruasi.Tingkat keparahan dan frekuensi gejala yang dialami pada mayoritas wanita bisa berbeda di antara masing-masing siklus. Saat mengalami Premenstrual Syndrome (PMS) terdapat gejala fisik dan suasana hati yang dialami oleh remaja, yaitu malas beraktivitas dan sulit dalam mengendalikan emosi. Saat emosi tersebut datang kepada seseorang maka diperlukan pengelolaan emosi dengan baik sehingga dapat berdampak positif dalam melaksanakan tugas, peka terhadap kata hati sehingga dapat mencapai tujuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Premenstrual Syndrome terhadap Perubahan Regulasi Emosi Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2020 dan tinjauannya menurut pandangan Islam.
Analisis Cemaran Bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi pada Bubur Bayi Industri Rumah Tangga di sekitar Cempaka Putih ATHIA, PUTRI; Adityaningsari, Pratami; Dian Maharsi, Eri; Siti Marhamah
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i3.3985

Abstract

Cemaran mikroba dalam olahan pangan dapat menyebabkan keracunan makanan. Salah satu mikroba pangan yang dapat ditemukan ialah E. coli (mikroba indikator sanitasi) dan S. typhi (mikroba patogen). Pada November 2019, sebanyak 16 balita di Desa Bangbayang dilaporkan mengalami keracunan makanan akibat PMT bubur ayam di posyandu. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kontaminasi bakteri pada bubur bayi industri rumah tangga di sekitar Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan metode Total Plate Count dengan jenis penelitian deskriptif, pendekatan observasional, dan teknik purposive sampling pada 5 sampel bubur bayi di sekitar Cempaka Putih yang diperoleh melalui pelayanan delivery order makanan. Berdasarkan hasil uji Angka Lempeng Total dan uji media kultur mikroba (Agar Darah Plat, Endo, Nutrient, dan Salmonella-Shigella), tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri dalam setiap 25 gram sampel. Menurut kriteria Standar Nasional Indonesia Nomor 7388 Tahun 2009 dan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2019, kelima sampel bubur bayi di sekitar Cempaka Putih mempunyai kualitas higiene dan sanitasi yang baik karena memenuhi persyaratan negatif cemaran bakteri (TPC < 104 koloni/gram).