Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

ANALISA KANDUNGAN LOGAM BERAT BESI (FE) DAN KROMIUM (CR) PADA SUMUR ARTESIS DAN SUMUR PENDUDUK (CINCIN) DI KELURAHAN REJO SARI KECAMATAN TENAYAN RAYA KOTA PEKANBARU -, Lazulva; Apriani, Suci
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.158 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kandungan besi (Fe) dan kromium (Cr) pada air sumur artesis dan air sumur penduduk (cincin) di kelurahan Rejo Sari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah enam sampel. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi besi (Fe) berturut – turut adalah 1,9615 ppm; 0,4692 ppm; 0,4692 ppm; 0,4461 ppm; 1,5615 ppm dan 0,2769 ppm. Untuk konsentrasi kromium (Cr) terdapat satu sampel yang terdeteksi yaitu 0,06 ppm. Jika dibandingkan dengan persyaratan air minum yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan R.I. No. 492/MENKES/PER/IV/2010 maka hampir semua sampel tidak layak untuk dikonsumsi secara langsung karena telah melebihi nilai ambang batas kualitas air untuk air minum. Selain logam berat, juga diukur parameter fisika dan kimia seperti suhu, warna dan pH. Hasilnya menunjukkan parameter fisika pada sumur cincin hampir semuanya masih belum memenuhi syarat air minum, sedangkan pada sumur artesis sudah memenuhi. Namun untuk pH sampel SA1 dan SC2 belum memenuhi syarat air minum karena berada dibawah standar yang telah ditentukan.
PENGARUH SUHU PADA PROSES PENGOMPOSAN PELEPAH SAWIT MENGUNAKAN ISOLAT LOKAL Pseudomonas stutzeri (LBKURCC 54 DAN LBKURCC 59) Apriani, Suci; Awaluddin, Amir; Saryono, -
Sistem Informasi Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.178 KB)

Abstract

Saat ini, pelepah kelapa sawit merupakan limbah pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pada penelitian ini, limbah pelepah kelapa sawit dikonversi menjadi kompos dengan cara fermentasi. Proses pengomposan dilakukan menggunakan kombinasi bioaktivator lokal ditambah kotoran ayam yang berfungsi menyediakan nutrisi bagi bioaktivator. Bioaktivator sebagai starter yang digunakan merupakan kombinasi dari dua Isolat yaitu Pseudomonas stutzeri (LBKURCC 54 dan 59) yang disubkultur pada Nutrient Broth dan difermentasi selama 7 hari menggunakan media bibit. Substrat diinokulasi 10 % starter dari total bahan. Untuk mempelajari kemampuan bioaktivator lokal dalam mendegradasi pelepah kelapa sawit dilakukan variasi sebagai berikut: (1) sampel dengan dan tanpa starter (2) sampel dengan dan tanpa pembalikan. Kualitas kompos terbaik yang dihasilkan dari sampel yang menggunakan starter dengan pembalikan tiga hari sekali. Nilai rasio C/N yang merupakan indikator penentu kematangan kompos, menurun hingga akhir pengomposan dan telah sesuai dengan standar SNI yaitu 13,46.