Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Dan Perancangan Proses Manajemen Kinerja Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Di Pt Inti (persero) Agung Prabowo; Rokhman Fauzi; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan perlunya tolak ukur terhadap manajemen performa terhadap IT pada PT. INTI (Persero) yang mengacu pada MEA 01 yang ada pada COBIT 2019 Governance and Management Objectives. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitafif dengan pendekatan deskriptif. Untuk menggali informasi dan mencari data yang ada pada PT. INTI (Persero), penelitian ini dilakukan untuk menggali informasi yang berkaitan dengan kepatuhan TI diperusahaan dengan cara datang ke PT. INTI (Persero). Pembahasan penelitian ini pada proses manajemen risiko dan kontrol proyek TI dengan acuan COBIT 2019 Governance and Management Objectives serta COBIT 2019 Implementation Guide dalam proses implementasinya. Fokus dalam penelitian ini ialah manusia, proses, dan teknologi yang diperlukan agar proses dapat dikelola dengan baik oleh organisasi, serta dapat membantu dalam pelaksanaan proses dengan didukung pemanfaatan software. Pembahasan risiko hanya skala divisi TI serta penelitian ini juga dibantu dengan menggunakan software open source. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui serta memahami kondisi dalam penerapan tata kelola TI pada PT. INTI (Persero) terhadap manajemen performa yang dijalankan atau tidak. Dan untuk mengukur sejauh mana implementasi terhadap Tata Kelola TI yang telah dilakukan dengan menggunakan COBIT 2019 Governance and Management Objectives. Metode penelitian yang digunakan ialah métode konseptual dengan merujuk terhadap COBIT 2019 Implementation Guide. dalam melakukan penelitian hingga tahap implementasi Kepatuhan IT pada PT INTI (Persero), maka penulis menggunakan continual improvement task yang terdapat pada seven lifecycle phases COBIT 2019 Implementation Guide. Dari hasil penelitian dapat diterapkan oleh perusahaan, maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan dari penelitian yang dilakukan. Sehingga sistem akan lebih efisien, efektif, sehingga perusahaan dapat mencapai tujuannya dan berkembang sesuai yang di harapkan. Kata Kunci: Manajemen risiko, COBIT 2019 Governance and Management Objectives, COBIT 2019 Implementation Guide, MEA01.
Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Bumn Pada Proses Kerangka Kerja Proses Organisasi Ti Dan Pengelolaan Sumber Daya Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Kinanti Andaiary; Lukman Abdurrahman; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Pos Indonesia (Persero) merupakan perusahaan BUMN yang bergerak dibidang jasa pengiriman surat maupun barang yang memiliki kantor pusat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dalam menjalankan kebijakan yang diambil kantor pusat, kantor regional berperan sebagai penggerak kebijakan yang diambil untuk diterapkan di wilayah masing-masing. Mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER-03-MBU-02-2018 membahas tentang kebijakan strategis pada proses kerangka kerja organisasi TI dan pengelolaan sumber daya TI. Pada perusahaan PT Pos indonesia (Persero) belum menerapkan peraturan tersebut maka penulis mebuat usulan tentang Tata Kelola Teknologi Informasi menggunakan COBIT 2019 dengan domain APO01 Managed I&T Management Framework dan APO07 sebagai penilaian capability dan sebagai kerangka kerja dan menggunakan Permen BUMN Nomor : PER-03-MBU-02-2018 untuk pelaksanaan tata kelola TI sebagai acuan kebijakan dalam pelaksanaan analisis Tata Kelola TI . Hasil rekomendasi pada penelitian ini akan dilakukan proses validasi oleh PT Pos Indonesia (Persero) dan rekomendasi mengenai pembuatan draft pedoman dan kebijakan umum tata kelola TI dan pembuatan draft templete kontrak pada proses APO01 Managed IT Management Framework dan APO07 Human Resource Management Kata kunci : IT Governance,Framework COBIT Abstract PT Pos Indonesia (Persero) is a state-owned company engaged in mail and goods delivery services, which has head offices spread throughout Indonesia. In carrying out the policies adopted by the head office, the regional offices act as drivers of the policies adopted to be implemented in their respective regions. Referring to the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises Number: PER-03-MBU-02-2018 discusses strategic policies in the IT organizational framework process and IT resource management. In the company PT Pos Indonesia (Persero) has not implemented these regulations, the author makes a proposal on Information Technology Governance using COBIT 2019 with the APO01 Managed I&T Management Framework and APO07 domains as a capability assessment and as a framework and uses SOE Regulation Number: PER-03- MBU-02-2018 for the implementation of IT governance as a policy reference in the implementation of IT Governance analysis. The results of the recommendations in this study will be carried out by a validation process by PT Pos Indonesia (Persero) and recommendations regarding the drafting of guidelines and general policies for IT governance and drafting contract templates in the APO01 Managed IT Management Framework and APO07 Human Resource Management processes. Keywords: IT Governance, COBIT Framework,
Analisis Dan Perancangan Proses Manajemen Risiko Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Di Pt Inti (persero) Naufal Al Hakim; Rokhman Fauzi; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang membantu pemerintahan dalam pengelolaan negara yang berbentuk bisnis. Perusahaan yang dimiliki oleh negara harus mempunyai kualifikasi yang bagus dikarenakan menggunakan uang negara dalam menjalankannya, sehingga BUMN harus menjamin bahwa perusahaan yang didirikan memiliki kualifikasi dan kontrol yang baik. Untuk memastikannya, maka harus memiliki manajemen yang terkontrol dengan bagus Dalam penelitian ini, penulis akan menjadikan PT INTI sebagai objek penelitian yang betujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran tentang kontrol manajemen risiko di PT INTI, lalu akan memberikan beberapa rekomendasi yang sekiranya dapat digunakan atau sebagai masukan kepada perusahaan. Objek penelitian penulis akan fokus ke manajemen resiko pada divisi TI PT INTI di bagian IT service. Untuk saat ini, PT INTI menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1 sebagai acuan dalam manajemen resiko yang sesuai dengan PER-02-MBU2013 dan PER-02-MBU-2018. Penilain COBIT 4.1 yang berfokus kepada maturity assessment atau kematangan terhadap standar penilain proses. Sehingga PT INTI memiliki kontrol yang baik dalam manajemen resiko IT. Namun, untuk penelitian ini penulis melakukan penilaian manajemen risiko TI berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019 menggunakan domain APO 12 manajemen resiko. penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif yang akan digunakan untuk menganilisa dari perancangan kerangka kerja COBIT 2019. dimulai dari analisa konteks, penilaian risiko dan perlakuan terhadap risiko hingga memberikan rekomendasi terhadap resiko. Untuk memudahkan perancangan kerangka kerja COBIT 2019 penulis menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 Implementation Guide sebagai panduan dalam perancangan manajemen risiko. Sehingga dalam impelementasi manajemen risiko diharapkan dapat lebih mudah dan berjalan dengan baik. Kata kunci : Manajemen Risiko, Tata Kelola TI, PT INTI, COBIT 2019 Abstract BUMN is a State-Owned Enterprise that assists the government in managing the state that forms the business. Companies that are owned by the state must have good qualifications to use state money in carrying them out, so that SOEs must ensure that established companies have good qualifications and control. To be sure, it must have a wellcontrolled management. In this study, the author will make PT INTI as an object of research that aims to analyze and provide an overview of risk management control at PT INTI, which then will provide a variety of discussions that can be used or as input for the company. The author's research object will focus on risk management in the IT division of PT INTI in the IT services department. For now, PT INTI uses COBIT 4.1 work contract as a reference in risk management in accordance with PER-02-MBU-2013 and PER-02-MBU-2018. COBIT 4.1 assessment which replaces the assessment of maturity or maturity of the standard assessment process. Expecting PT INTI to have good control in IT risk management. However, for this study, the authors conducted a risk management assessment based on COBIT 2019 work agreement using the APO 12 domain of risk management. This research was conducted with a descriptive qualitative method that will be used to analyze the design of COBIT 2019 work agreements. COBIT 2019 Implementation Guide as a guide in risk management design. It is expected that the implementation of risk management can be easier and run well. Keywords : Risk Management, IT governance, PT INTI, COBIT 2019
Analisis Dan Perancangan Proses Manajemen Kontrol Internal Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Di Pt Inti (persero) Bakiatus Sarifah; Rokhman Fauzi; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT INTI (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi, elektronika dan smart energy. Untuk memastikan kualitas kontrol internal dari pemanfaatan teknologi informasi atau TI terkelola dengan baik pada perusahaan, maka pemanfaatan TI tersebut perlu dikembangkan secara terukur dan terarah pada BUMN sesuai dengan peraturan BUMN PER-02/MBU/2013 pada poin Kebijakan Operasional yaitu Monitor & Evaluasi Pengendalian Internal. Dari hasil penelitian ditemukan kendala bahwa pada PT INTI (Persero) belum terdapat manajemen kontrol internal TI. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis dan perancangan manajemen kontrol internal TI menggunakan COBIT 2019 pada PT INTI (Persero) ini untuk mengetahui gambaran penerapan proses manajemen kontrol internal TI yang ada dan menghasilkan rekomendasi untuk permasalahan manajemen kontrol internal TI tersebut. Selain itu, dari hasil penelitian ini didapatkan nilai tingkat kapabilitas dari setiap komponen proses MEA02 beserta kesenjangan yang muncul. Tingkat kapabilitas komponen proses Monitor internal controls, Review effectiveness of business process controls, dan Identify and report control deficiencies bernilai 2 dan tingkat kapabilitas komponen proses Perform control self-assessments bernilai 0 serta untuk menutup kesenjangan yang muncul tersebut dilakukan perumusan rekomendasi pada aspek people dan process. Kata Kunci : Kontrol Internal, People, Process, MEA02, COBIT 2019 Abstract PT INTI (Persero) is one of state owned company that is engaged in telecommunications, electronics and smart energy. To ensure the quality of internal control of the utilization of information technology or IT managed well in the company, then the utilization of it needs to be developed measurable and directed to the state-owned enterprises in accordance with the regulation of state owned-02/MBU/2013 in operational policy points that Monitor & Internal control evaluation. From the results of the research found that the problem of PT INTI (Persero) has not been the management of internal IT control. Therefore, it needs to be done analysis and designing of IT internal control management using COBIT 2019 in PT INTI (Persero) to figure out the implementation of the existing IT internal control management process and create recommendations to the internal IT control management problems. In addition, from the results of the research obtained the capability level value of each component of the MEA02 process and the gaps that arise. Capability level of Process component Monitor internal controls, Review effectiveness of business process controls, and Identify and report control deficiencies 2 and the level of component capability the Perform control self-assessments process is 0 and to close the gaps that arise is done formulation of recommendations on the aspects of people and process. Keywords: Internal Control, People, Process, MEA02, COBIT 2019
Analisis Dan Perancangan Dalam Mendukung Layanan Dasar Bidang Rehabilitasi Sosial Dan Bidang Pemberdayaan Sosial Dengan Menggunakan Kerangka Kerja Togaf Adm (studi Kasus:dinas Sosial Provinsi Jawa Barat) Adifa Nurul Ramadhanti; Falahah Falahah; Muhammad Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi informasi menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi agar dapat disebar dan diakses secara global. Dalam mendukung program pemerintah yaitu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dapat menyelaraskan implementasi Enterprise Archietcture dari preliminary sampai dengan fase teknologi. Dalam menyelaraskan SPBE yang kompetitif dan selaras dengan rancangan strategi kedinasan dibutuhkan rangkaian dokumentasi blueprint teknologi informasi (TI) sebagai referensi pengembangan teknologi dan bisnis yang sedang dilakukan maupun yang akan dilakukan atau diadopsi pada suatu otganisasi. Perancangan EA pada penelitian ini menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM untuk memenuhi kebutuhan pengembangan sistem dan menyelaraskan keempat domain. Analisis dokumen, wawancara dan observasi dilakukan dalam menunjang perancangan EA pada obyek Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Dari penelitian perancangan Enterprise Architecture pada obyek Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dalam bidang rehabilitasi sosial dan bidang pemberdayaan sosial, yang menghasilkan rancangan integrasi proses bisnis yang sesuai dengan standar SPBE. Kata kunci : Enterprise Architecture, TOGAF ADM Abstract Information Technologyis are set of computer to processing data, network system to connect one computer to another as needes, and telecomunications technology so that it can be spread and accessed globally. In supporting the government program, namely Electronic-Based Government System (SPBE), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat can be harmonize the implementation of Enterprise Architecture from the preliminary phase until technology phase. In realizing competitive SPBE and in line with the design of official services, a series of documentation of Information Technology (IT) documentation is needed as a reference for technology and business development that being carried out or will caried out or adopted in a organization. The EA design in this study uses the TOGAF ADM framework to meet the needs of system development and aligning all four domains. Document analysis, interviews and observations carried out in support of EA design on the Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. From the Enterprise Architecture design research on the Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat service of rehabilitation and social empowerment, it produces a business process integration design according ti the SPBE standard. Keywords: Enterprise Arxhitecture, TOGAF ADM
Asesmen dan Peningkatan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Practice Incident Management dan Problem Management Menggunakan ITIL 4 Studi Kasus : RiYanTI Telkom University Safrina, Savanny Putri; Santosa, Iqbal; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Teknologi manajemen layanan teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis saat ini, karena kerentanan terhadap layanan seringkali tidak dapat diprediksi.Pada penelitian ini saya mengambil data di RiYanTI Telkom University yang merupakan salah satu unit riset dan layanan teknologi informasi yang ada di Direktorat Pusat Teknologi Informasi Telkom University. RiYanTI Telkom University sudah memanfaatkan manajemen layanan teknologi informasi untuk mendukung proses bisnisnya dengan menggunakan ISO 20000-1. Tujuan penelitian Tugas Akhir ini yaitu untuk meningkatkan pengelolaan manajamen layanan teknologi informasi pada practice incident dan problem di RiYanTI Telkom University sesuai dengan sumber yang ada. Sehingga dapat memberikan layanan yang optimal dalam pengelolaan incident dan problem, serta mengetahui sejauh mana pengelolaan incident dan problem diterapkan. Penelitian ini menggunakan framework ITIL 4, karena ITIL 4 merupakan versi terbaru dengan banyak pembaruan praktik ITSM dan mengadopsi cara kerja baru. Penelitian ini akan diajukan sebagai bahan pertimbangan bagi RiYanTI dalam mengelola incident dan problem dengan membandingkan tahapan incident dan problem berdasarkan keadaan sekarang dan menggunakan rekomendasi ITIL 4. Hasil dari penelitian ini akan memberikan rekomendasi dari aspek proses, people dengan assessment menggunakan COBIT 2019 Implementation dan ITIL 4. Kata Kunci — manajemen layanan TI, incident management, problem management, ITIL 4, COBIT 2019 implementation. 
Asesmen dan Peningkatan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Practice Supllier Management dan Service Level Management Menggunakan ITIL 4 Al` Arobi, M Misbachul Ummah; Santosa, Iqbal; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Manajemen layanan teknologi informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam memberikan value pada pelanggan berupa layanan guna untuk meningkatkan aktivitas pada perusahaan. RiYanTI Telkom University adalah unit riset dan layanan teknologi informasi di Direktorat Pusat Teknologi Informasi Telkom University. Saat ini RiYanTI Telkom University sudah menggunakan manajemen layanan teknologi informasi guna mendukung proses bisnis menggunakan standar internasional ISO 2000-Penelitian kali ini mempunyai tujuan yaitu meningkatkan manajemen layanan teknologi informasi pada RiYanTI Telkom University pada practice supplier management dan service level management. sehingga peneliti bisa memberikan layanan yang maksimal terkait pengelolaan supplier management dan service level management dan peneliti bisa mengetahui pengelolaan terkait dengan practice supplier management dan service level management yang sudah diterapkan sebelumnya. Untuk penelitian kali ini peneliti menggunakan framework ITIL V4, ITIL V4 adalah ITIL yang terbaru yang mempunyai pembaruan terkait cara kerja dan praktik ITSM. Peneliti akan mengajukan penelitian ini sebagai pertimbangan untuk RiYanTI Telkom University terkait practice supplier management dan service level management dengan membandingkan tingkatan supplier management dan service level management sesuai dengan kondisi saat ini menggunakan framework ITIL V4. Hasil penelitian yang ada dapat memberikan gambaran dari suatu permasalahan, sehingga peneliti dapat memberikan rekomendasi menggunakan COBIT 2019 Implementation dan ITIL V4.Kata Kunci— manajemen layanan TI, supplier management, service level management, ITIL 4, COBIT 2019 implementation. 
Asesmen Dan Peningkatan Manajemen Proyek Sistem Informasi Pada Area Procurement Management Dan Quality Management Menggunakan PMMM (Studi Kasus : PuTI Universitas Telkom) Farras, Muhammad Faishal; Santosa, Iqbal; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Dalam rangka meningkatkan Manajemen Proyek Sistem Informasi pada PuTI Universitas Telkom, perlu adanya asesmen serta peningkatan untuk mengetahui dan menilai tingkat kematangan manajemen proyek sehingga proyek bisa berjalan sesuai dengan perencanaan awal pada PuTI. Salah satu model yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan Manajemen Proyek Sistem Informasi pada PuTI yaitu Project Management Maturity. Penelitian ini berfokus pada pendekatan Project Management Maturity Model (PMMM) sebagai alat untuk menilai tingkat kematangan manajemen proyek sistem informasi pada PuTI Universitas Telkom dengan metode tahapan COBIT 2019 implementation, dan merancang instrument penelitian berupa self-assessment. Penelitian dilakukan melalui wawancara menggunakan self-assessment, kemudian dilakukan pengumpulan data evidence untuk mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa tingkat kematangan pada knowledge area procurement dan quality management, dari penelitian ini didapatkan bahwa tingkat kematangan pada knowledge area procurement management berada pada level 1 (Initial Process) dimana belum adanya metode, praktik serta standar yang ditetapkan, kemudian belum adanya dokumentasi secara lengkap dan menyeluruh pada knowledge area procurement management. Sedangkan pada knowledge area quality management berada pada level 5 (Optimizing Process) dimana PuTI telah menyadari dan menjalankan manajemen proyek kualitasnya dengan baik sesuai standarisasi ISO 20000 dan ISO 21001. Diharapkan dengan menggunakan model pendekatan seperti ini dapat membantu PuTI Universitas Telkom dalam meningkatkan tingkat kematangan manajemen proyeknya.Kata Kunci — proyek, manajemen proyek, Project Management Maturity Model (PMMM), procurement management, quality management.
Asesmen Dan Peningkatan Manajemen Proyek Sistem Informasi Pada Area Cost Management Dan Human Resources Management Menggunakan PMMM (Studi Kasus : PuTI Universitas Telkom) Anggraini, Bella Tantriana Dwi; Santosa, Iqbal; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Perkembangan teknologi membawa banyak perubahan dan perkembangan dalam berbaga bidang. Dengan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan manajemen proyek sistem informasi dan meningkatkan menilai manajemen proyek pada unit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan manajemen proyek sistem informasi pada area cost management dan human resources management menggunakan PMMM. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan model Design Science Reasesrch yang dilakukan pada PuTI Universitas Telkom. Penelitianini menggunakan manajemen proyek sistem informasi berbasis Project Management Maturity Model (PMMM) menggunakan Implementasi COBIT 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi literatur, dan pencarian dokumen terkait. Hasil penelitian yng telah dilakukan menujukan bahwa dalam penyelenggaraan PMMM, berdasarkan area cost managemennya masih terpisah pisah pendokumentasiannya, manajemen Human Resources Management masih belum sempurna karena belum jelas mengenai tanggung jawab setiap bagiannya. Oleh karena itu, dilakukan analisis resiko guna mengurangi kesenjangan dan masalah yang muncul dengan menggunakan template responsibility assignment matrix dan template Organization charts and position descriptions.Kata Kunci — proyek, manajemen proyek, project management maturity model, human resource management, cost management
Asesmen dan Peningkatan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Practice Service Request Management dan Change Control Menggunakan ITIL 4 (Studi Kasus : Unit RiYanTI Telkom University) Djamal, Anjani Aulia Zahra; Santosa, Iqbal; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Manajemen Layanan Teknologi Informasi (ITSM) adalah bagian disiplin Ilmu Layanan yang berfokus pada pengiriman dan dukungan operasi TI. TI memainkan peran penting mendukung dan memenuhi kebutuhan bisnis karena kerentanan yang ada dilayanan terkadang tidak dapat diprediksi. ITSM digunakan untuk menjamin kualitas layanan perusahaan. Dalam paradigma saat ini, TI menyediakan layanan penting bagi organisasi untuk mendukung bisnisnya. Diluar kebutuhan untuk mengelola teknologi TI adalah kebutuhan untuk menetapkan dan menerapkan praktik terbaik untuk mengoptimalkan layanan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan manajemen layanan pada Service Request Management dan Change Control agar RiYanTI dapat memberikan pelayanan optimal dalam Service Request Management dan Change Control. Service Request dan Change Control merupakan practice pada ITIL 4 yang berguna untuk meningkatkan produktivitas organisasi yang mana Service Request merupakan pemenuhan permintaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sedangkan Change Control bagaimana organisasi mengontrol risiko pada perubahan dan kapan akan melakukan sebuah perubahan. Dilakukan pengambilan data pada RiYanTI yang merupakan salah satu unit yang ada pada Direktur Pusat Teknologi Informasi (PUTI) Universitas Telkom. Pada Praktiknya RiYanTI sendiri sudah menggunakan standar internasional yaitu ISO 20000-1. ITIL4 versi terbaru dan juga framework terbaik untuk penyampaian layanan TI berkualitas tingg. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi dari aspek proses dalam penyelesaian masalah.Kata kunci- ITSM, manajemen layanan TI, service request management, change control, ITIL 4, COBIT 2019 implementation.