Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemetaan Kawasan Wisata Riung Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur Muhayat, Nurul; Majid, Imam Abdul; Hadi, Syamsul; Ariawan, Dody; Pitana, Titis Srimuda; Prasetyo, Ari
Jurnal Berdaya Mandiri Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.934 KB) | DOI: 10.31316/jbm.v2i2.1369

Abstract

Kawasan Riung terletak di pantai utara Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ngada. Kawasan ini memiliki banyak pulau yang membentuk suatu kawasan pariwisata yang saling melengkapi satu sama lain dan membentuk sebuah taman laut surgawi yang unik. Banyak keunikan-keunikan yang ditawarkan oleh Riung, diantaranya keanekaragaman hayati, pantai berpasir putih dengan birunya air yang sangat jernih, hingga pulau-pulau yang masih “suci” dengan keunikan alamnya yang tidak dapat ditemukan di daerah lain. Namun, keindahan akan Riung belum banyak terekspos baik secara nasional bahkan internasional, sehingga wisatawan yang datang masih cenderung sedikit. Menindaklanjuti permasalahan yang ada maka tim Kuliah Kerja Nyata, Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) merekomendasikan untuk dilakukan pemetaan dengan menggunakan drone sehingga potensi wisata yang ada di Riung bisa disebarkan dengan lebih menarik dan secara luas di dunia. Pemetaan dilakukan secara professional menggunakan drone yang telah dimodifikasi oleh tim KKN UNS, sehingga menghasilkan video yang menarik untuk disaksikan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa terdapat banyak lokasi wisata yang ada di Riung masih belum terekspos media, padahal lokasi ini mempunyai potensi besar untuk menarik wisatawan dalam maupun luar negeri. Beberapa lokasi tersebut adalah pegunungan, air terjun dan rumah adat yang ada di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
PENGARUH ORIENTASI SUDUT ANYAMAN SERAT CANTULA TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN GAYA TARIK PAKU KOMPOSIT SEMEN SERBUK AREN–CANTULA Dwi Masruri; Wijang Wisnu Raharjo; Dody Ariawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh orientasi sudut anyaman serat cantula terhadap kekuatan bending dan gaya tarik paku pada komposit semen serat aren-cantula. komposit terdiri dari semen dan serbuk aren sebagai matriks, serat cantula sebagai penguat dan CaCl2 sebagai additive. Proses pembuatan komposit menggunakan metode tekan, dengan orientasi sudut anyaman serat cantula 00/900, 150/1050, 300/1200, 450/1350. Pengujian bending mengacu pada ASTM D 6272, sedangkan pengujian tarik paku mengacu pada ASTM D 1037. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekuatan bending meningkat seiring dengan meningkatnya orientasi sudut anyaman serat cantula. nilai kekuatan bending tertinggi (17,08 MPa) dicapai pada orientasi sudut 450/1350. Nilai gaya tarik paku tertinggi (241.88 N) terjadi pada orientasi sudut 300/1200. Kata kunci : komposit tekstil, kekuatan bending, serat aren, serat cantula,tarik paku
PENGARUH VARIASI JARAK ANYAMAN SERAT CANTULA TERHADAP KEKUATAN TEKAN DAN KONDUKTIVITAS PANAS KOMPOSIT SEMEN SERBUK AREN–CANTULA Eko Purwanto; Wijang Wisnu Raharjo; Dody Ariawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi jarak anyaman terhadap kekuatan tekan dan konduktivitas panas dari komposit semen serbuk aren-cantula. Komposit terdiri dari semen dan serbuk aren sebagai matrik, serat cantula sebagai penguat dan CaCl2 sebagai additive. Proses pembuatan komposit menggunakan metode penekanan, dengan variasi jarak anyaman seratcantula yaitu 1 cm, 1,5 cm, 2 cm, 2,5 cm. Pengujian tekan berdasarkan ASTM D 1037, konduktivitas panas mengacu pada ASTM E 1225. Dalam penelitian terjadi peningkatan kekuatan tekan dan konduktivitas panas seiring dengan penambahan jarak anyaman. Kekuatan tekan tertinggi 69,03 MPa pada jarak anyaman 2,5 cm, dan konduktivitas panas tertinggi 0,253 W/m0Kpada jarak anyaman 2,5 cm. Kata kunci: komposit semen, kekuatan tekan, konduktivitas panas, serat cantula
SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT SEMEN-CaCl2-AREN DENGAN VARIASI UKURAN SERAT AREN . Mujtahid; Dody Ariawan; Wijang WR
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to investigate bending strength values of arenga-cement composite that based on variation of the fibre particle size. The composite consists of randomized arenga fiber as filler/reinforced and portland cement (50% weight ratio)-CaCl2 (10% weight ratio) mixing as matrix. The bending strength was characterized by Universal Testing Machine and the bending specimens based on ASTM D3039. The bending strength has been measured as a function of the fibre particle size variation (20 mesh, 40 mesh, 60 mesh and 80 mesh). The experiment  result indicate that  bending strength increase with the decrease of fibre size. The highest bending strength (122,65 MPa) and density (1,52 gr/mm3) were reached at 80 mesh and the lowest water absorption was reached at 88 Kg/cm2 pressing pressure. Based on Scanning Electron Microscope observation, composite with fibre 80 mesh shows a  good bond between matrik and fibre. Keywords : arenga-cement composite, fibre particle size and bending strength.
SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT SEMEN-CaCl2-AREN DENGAN VARIASI TEKANAN PENGEPRESAN Dikdo Kus Indarto; Dody Ariawan; WR Wijang
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to investigate bending strength values of arengata-cement composite that based on variation of pressing pressure at manufacture. The composite consists of randomized arengata fiber as filler/reinforced (80 mesh size) and portland cement (50% weight ratio)-CaCl2 (10% weight ratio) mixing as matrix. The bending strength was characterized by Universal Testing Machine and the bending specimens based on ASTM D3039. The bending strength have been measured as a function of variation pressing pressure (70 Kg/cm2, 76 Kg/cm2, 82 Kg/cm2 dan 88 Kg/cm2). The experiment  result indicate that  bending strength increase with the increase of pressing pressure. As the result, the highest bending strength (125, MPa) and density (1,57 gr/cm3) were reached at 88 Kg/cm2 pressing pressure and the lowest water absorption was reached at 88 Kg/cm2 pressing pressure. Based on Scanning Electron Microscop observation, composite with 88 Kg/cm2 pressing pressure shows a good bond between matrik and fibre. Keywords : aren-cement composite, weight fraction of CaCl2 and bending strength.
Pemetaan Kawasan Wisata Riung Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur Nurul Muhayat; Imam Abdul Majid; Syamsul Hadi; Dody Ariawan; Titis Srimuda Pitana; Ari Prasetyo
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.934 KB) | DOI: 10.31316/jbm.v2i2.1369

Abstract

Kawasan Riung terletak di pantai utara Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ngada. Kawasan ini memiliki banyak pulau yang membentuk suatu kawasan pariwisata yang saling melengkapi satu sama lain dan membentuk sebuah taman laut surgawi yang unik. Banyak keunikan-keunikan yang ditawarkan oleh Riung, diantaranya keanekaragaman hayati, pantai berpasir putih dengan birunya air yang sangat jernih, hingga pulau-pulau yang masih “suci” dengan keunikan alamnya yang tidak dapat ditemukan di daerah lain. Namun, keindahan akan Riung belum banyak terekspos baik secara nasional bahkan internasional, sehingga wisatawan yang datang masih cenderung sedikit. Menindaklanjuti permasalahan yang ada maka tim Kuliah Kerja Nyata, Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) merekomendasikan untuk dilakukan pemetaan dengan menggunakan drone sehingga potensi wisata yang ada di Riung bisa disebarkan dengan lebih menarik dan secara luas di dunia. Pemetaan dilakukan secara professional menggunakan drone yang telah dimodifikasi oleh tim KKN UNS, sehingga menghasilkan video yang menarik untuk disaksikan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa terdapat banyak lokasi wisata yang ada di Riung masih belum terekspos media, padahal lokasi ini mempunyai potensi besar untuk menarik wisatawan dalam maupun luar negeri. Beberapa lokasi tersebut adalah pegunungan, air terjun dan rumah adat yang ada di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Effects of Stir Casting Baffles on Hardness and Microstructure: Investigation of Designed Aluminum Composites Eko Surojo; Hammar Ilham Akbar; Dody Ariawan; Aditya Rio Prabowo; Teguh Triyono; Fahmi Imanullah
Civil Engineering Journal Vol 8, No 8 (2022): August
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2022-08-08-04

Abstract

The increasing demand for lightweight material specifications has forced researchers to develop lightweight materials that are inexpensive, can be produced on a large scale, and are environmentally friendly. One solution that has been developed is an aluminum composite reinforced with sea sand. Indonesia has the second longest coastline in the world, which means that the country is rich in maritime resources, one of which is sea sand. The ceramic contents of SiO2, SiC, and Al2O3allow sea sand to be used as a reinforcement in aluminum composites for engineering purposes. The most effective manufacturing method of AA6061–sea sand composites is stir casting, but the homogeneity and distribution of particles are the main disadvantages of the stir casting method. Various factors affect particle distribution and homogeneity, one of which is the flow during the stirring process. The increase in turbulent flow in the stirring process affects the homogeneity and distribution of the particles. One way to create a turbulent flow when stirring is to add baffles. This paper examines the effect of adding baffles during the stir casting process on the mechanical properties of AA6061–sea sand composites. The mechanical properties of AA6061–sea sand composites were characterized using the Brinell hardness test according to ASTM E-10. The test results show that the addition of baffles during the stir casting process decreases the hardness of the AA6061–sea sand composites due to the turbulent flow that occurs. This makes the material more porous, which makes the AA6061–sea sand composites less hard. Doi: 10.28991/CEJ-2022-08-08-04 Full Text: PDF
PENGARUH PERLAKUAN ALKALI TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS SERAT LANTUNG (ARTOCARPUS ELASTICUS) Hendri Hestiawan; Dody Ariawan; Khairul Amri; Agus Nuramal; Aditya Afrizal; Sudibyo Sudibyo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 13 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v13i3.1220

Abstract

Alkali treatment of natural fibers is one of the chemical treatments used to increase the exposed cellulose content through the removal of hemicellulose and lignin on the fiber surface. This study aims to investigate the effect of alkali treatment on the physical and mechanical properties of lantung fibers. The materials used in this          research consist of: lantung fiber (Artocarpus elasticus) with an alkali treatment process using 4% and 6% natrium hydroxide (NaOH) solutions and immersion time of 1 and 2 hours, at room temperature. The fiber neutralization process includes washing the fibers using fresh water and drying them at room temperature for 48 hours. Tests carried out include XRD test, SEM photo observations conducted at Balai Penelitian Teknologi Mineral, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia and fiber tensile test based on ASTM D 3379 standard. The results of XRD and fiber tensile test showed that alkali treated lantung fibers were effective in increasing the crystallization index (CI) value and fiber tensile strength. The highest CI values and fiber tensile strength were obtained at alkali treatment of 4% NaOH for 2 hours, respectively 85.42% and 228.5 MPa. The results of SEM photo observations showed that alkali treatment on the fiber surface could remove impurities based on the concentration of sodium hydroxide (NaOH) solution and soaking time. This shows that proper alkali treatment can increase the strength of lantung fibers.
Tribological Performance of Polymer Composite Modified with Calcined Eggshell Particles Post High-Temperature Exposure Sunardi Sunardi; Dody Ariawan; Eko Surojo; Aditya Rio Prabowo; Tohid Ghanbari-Ghazijahani; Cahyo Hadi Wibowo; Hammar Ilham Akbar
Emerging Science Journal Vol 8, No 4 (2024): August
Publisher : Ital Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/ESJ-2024-08-04-03

Abstract

During operation, brake lining material rubs against the disc to generate heat. This heat could decrease the brake lining performance, such as the friction coefficient, specific wear rate, and interface temperature of the rubbing surfaces. The resulting wear debris is environmentally harmful and poses risks to human health. Therefore, this study aimed to replace the harmful material using eggshell particles as a filler in brake lining composite and enhance tribological properties. The brake lining samples were manufactured through three stages: cold compaction, hot compaction, and post-curing. The next step is the samples were subjected to a one-hour high-temperature exposure at 200°C, 300°C, 400°C, and 500°C. The results showed that the high-temperature exposure significantly affected the specific wear rate, friction coefficient, and interface temperature between the brake lining and disc. An interesting finding was that adding calcined eggshell particles in composite could improve the tribological properties up to 400°C. However, the best material’s performance resulted when the samples got an exposure temperature of 200°C. Doi: 10.28991/ESJ-2024-08-04-03 Full Text: PDF
WORKSHOP DIGITAL MARKETING UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA Triyono; Raharjo, Wijang Wisnu; Diharjo, Kuncoro; Ariawan, Dody; Raharjo, Wahyu Purwo; Kusharjanta, Bambang; Nugroho, Arif Setyo
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.380

Abstract

Yayasan Usaha Umat Karanganyar (YUUK) adalah yayasan sosial dan pendidikan informal yang berlokasi di dusun Jongkang, Tasikmadu, Karanganyar. Yayasan ini mempunyai unit pendidikan informal yang diberi nama Pondok Pesantren Wirausaha. Pondok Pesantren ini hanya menampung 8 santri yang diutamakan dari keluarga tidak mampu dan putus sekolah. Materi kewirausahaan di Pondok Pesantren ini adalah desain grafis dan sablon kaos. Santri-santri dididik keterampilan tersebut dan tinggal di asrama selama 1 tahun tanpa dipungut biaya (gratis). Seperti namanya, santri di Pondok Wirausaha ini belajar teori dan praktek agar mampu mandiri berwirausaha dengan mengimplementasikan konsep teaching factory. Hasil pembelajaran praktek berupa kaos, MMT dan produk-produk sablon belum bisa terpasarkan dengan baik karena pemasarannya masih menggunakan cara-cara biasa. Untuk itu, santri pada Pondok Pesantren Wirausaha ini perlu dikenalkan pemasaran digital (digital marketing) melalui kegiatan workshop 5 hari dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) memberi pengertian konsep digital marketing, (2) memberi materi digital marketing dengan nara sumber yang berpengalaman dalam digial marketing, (3) pendampingan dalam pembuatan akun dan memasarkan produk melalui akun tersebut, (4) penetapan target capaian pemasaran 3 bulan dan evaluasi. Hasil workshop mampu meningkatkan sustainability (keberlangsungan) Pondok Pesantren karena dengan implementasi digital marketing, santri-santri bisa menjual hasil karya sablonnya ke ruang digital tanpa batas sehingga meningkatkan potensi penjualan yang lebih besar dan keuntungan finansial yang lebih besar. Dengan keuntungan finansial ini, Pondok Pesantren Wirausaha Yayasan Usaha Umat Karanganyar bisa tetap gratis dan bisa meningkatkan kapasitas santrinya sehingga semakin banyak pemuda-pemuda putus sekolah dan dari keluarga tidak mampu bisa menimba ilmu keterampilan dan kewirausahaan.