Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

WORKSHOP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA OFFGRID DI KELURAHAN SERDANG WETAN KECAMATAN LEGOK KABUPATEN TANGERANG BANTEN Soebiantoro, Rubby; Widiarto, Hendro Widiarto; Taryana, Taryana; Suprihartini, Yayuk; Koswara, Iwan; Desryanto, Nurhedhi; Kosasih, Achmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31154

Abstract

Saat ini kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Tanpa listrik tentu kehidupan manusia akan mengalami kendala.Listrik untuk kebutuhan masyarakat disuplai dari PLN.Sedangkan PLN mendapatkan pasokan listrik dari pembangkit liistrik.Salah satu pembangakit listrik yang bisa kita gunakan salah satunya pembangkit Listrik Tenaga Surya atau biasa disebut PLTS. PLTS di Indonesia tentu sangat sesuai karena Indonesia merupakan negara tropis. Selain itu PLTS sangat tidak menghailkan polusi. Salah satu jenis PLTS ialah PLTS Offgrid. Alasan dipilihnya topic tersebut adalah Penggunaan PLTS di masyarakat Indonesia masih sedikit jumlahnya kususnya di Desa Serdang Wetan Kecamatan Legok Tangerang. Karena itu perlu dilakukan pengenalan kepada masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini ialah menyampaikan materi tori tentang PLTS offgrid dilanjutkan dengan praktikum tentang perakitan dan pengujian PLTS offgrid kemudian dilanjutkan dengan evalusi praktikum. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Workshop Pembangkit Listrik tenaga Surya Offgrid di Kelurahan Serdang Wetan Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten, dirasa sangat berguna bagi peserta . Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, peserta dapat memahami tentang energy listrik alternative dan merupakan enegi baru terbarukan. Selain itu, peserta mengetahui keuntungan penggunaan PLTS Offgrid serta bisa melakukan perawatan dan perbaikan PLTS Offgrid. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapakan. Hal tersebut ditunjukan pada saat pelaksanaan kegiatan workshop, peserta sangat antusias memperhatikan  materi yang diberikan, berdiskusi, dan melakukan tanya jawab ketika penyampaian materi oleh narasumber maupun saat praktikum.
SOSIALISASI ASPEK KESELAMATAN PADA INSTALASI LISTRIK Desryanto, Nurhedhi; Widiarto, Hendro; Koswara, Iwan; Putra, Adli Adia; Isdy, Muhammad Zaky; Soebiantoro, Rubby; Taryana, Taryana; Kosasih, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36836

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Sosialisasi Aspek Keselamatan pada Instalasi Listrik" dilaksanakan di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, mengenai pentingnya keselamatan dalam instalasi listrik. Instalasi listrik yang tidak aman dapat menimbulkan risiko serius seperti kebakaran, sengatan listrik, dan kecelakaan fatal lainnya. Berdasarkan analisis situasi, terdapat berbagai permasalahan seperti kecelakaan kerja, ketidakpatuhan terhadap regulasi, kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kondisi instalasi yang tidak aman, perubahan teknologi, kurangnya kesiapan dalam menanggapi darurat, serta kompleksitas instalasi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PKM ini menawarkan solusi berupa sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teori, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi analisis materi, penyampaian materi secara tatap muka, kegiatan praktik instalasi listrik yang aman, dan evaluasi melalui tes serta kuisioner. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim pengurus yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, serta partisipasi aktif dari mitra seperti pemerintah desa dan narasumber ahli instalasi listrik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai aspek keselamatan instalasi listrik, serta kemampuan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Kesimpulan menunjukkan bahwa PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik, serta peran aktif Karang Taruna dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat luas. Saran yang diberikan antara lain perlunya sosialisasi lanjutan dan pelatihan praktis yang lebih mendalam untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program keselamatan listrik di masa depan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dalam penggunaan instalasi listrik.
INSTALASI ULANG JARINGAN LISTRIK DI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DESA MEKARJAYA PANONGAN KABUPATEN TANGERANG Widiarto, Hendro; Taryana, Taryana; Desryanto, Nurhedi; Koswara, Iwan; Kosasih, Ahmad; Kurniawan, Edi; Soebiantoro, Rubby
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37612

Abstract

Dalam mengoperasikan beban listrik kita membutuhkan penghantar. Gangguan listrik dapat terjadi dan mengakibatkan timbulnya hal-hal yang tidak kita kehendaki. Gangguan listrik bisa mengakibatkan beban tidak teraliri listrik atau tidak bias beroperasi atau bahkan timbul kebakaran. Bahaya kebakaran bias terjadi apabila ada kebocoran listrik atau adanya hubung singkat. Untuk menghindari gangguan tersebut maka kita harus pastikan instalasi listik kita harus terpasang sesuai standart yang ditetapkan. Latar belakanng pemilihan pengabdian masyarakat tersebut adalah terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang diakibatkan listrik. Metode dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah melakukan instalasi ulang seluruh kamar santri dan ruang majelis. Untuk menghasilkan kualitas instalasi listrik yang baik, aman dan andal maka kita menggunakan acuan yang ada. Acuan tersebut adalah Persyaratan Umum Instalasi Listrik.Saat memasang instalasi listrik tentunya membutuhkan beberapa perhatian. Perhatian yang dibutuhkan adaah perhatian dalam penggunaan dan menentukan pengaman dan penghantar. Komponen yang dipakai harus mempunyai standar keamanan. Perhatian yang lain adalah terkait kuat penerangan. Karena apabila penerangan kurang bias menimbulkan gangguan penglihatan. Nilai kuat penerangan juga diatur dalam ketentuan SNI 03-6575-2001. Nilai kuat penerangan dalam satuan lux. Pembahasan dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah Besarnya pengaman MCB dan sekering untuk kamar santri sebesar 2 ampere. Besarnya lampu tiap kamar 15 watt . Besar penghantar 1,5mm. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bahwa instalasi ulang dapat dilaksanakan dan berhasil dengan baik.