Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi e-Modul Interaktif Sundanese Edible Plants Melalui Problem Based Learning untuk Meningkatkan Plant Awareness Peserta Didik Wina Sakinah; Diana Hernawati; Rita Fitriani
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2026): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v10i1.705

Abstract

Rendahnya plant awareness peserta didik berpotensi menurunkan kepedulian terhadap tumbuhan dan kelestarian keanekaragaman hayati lokal. Dengan demikian, diperlukan inovasi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis masalah guna meningkatkan kesadaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan plant awareness peserta didik melalui implementasi e-modul interaktif Sundanese edible plants melalui problem-based learning (PBL) pada materi klasifikasi makhluk hidup di kelas X SMAN 2 Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan quasi-experimental menggunakan rancangan non-equivalent control group design. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga diperoleh dua kelas, masing-masing 31 peserta didik. Instrumen berupa 19 soal pilihan majemuk tervalidasi yang mengukur empat domain plant awareness, yaitu persepsi visual terhadap tumbuhan, kemampuan mengkategorikan tumbuhan sebagai makhluk hidup, pengetahuan tentang tumbuhan, dan sikap terhadap tumbuhan, yang diukur melalui pretest dan posttest. Uji hipotesis menggunakan uji non-parametrik Quade’s Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan (Sig. = 0,000 < 0,05) dengan nilai partial eta squared (η²) sebesar 0,224 yang termasuk kategori efek besar. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul interaktif Sundanese edible plants melalui PBL efektif dalam meningkatkan plant awareness peserta didik. Penelitian ini turut berperan dalam pengadaan perangkat pembelajaran yang mengangkat potensi lokal guna mewujudkan edukasi biologi yang relevan serta berorientasi pada pelestarian tumbuhan.
Pelatihan Strategi Belajar Efektif untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kebiasaan Belajar Siswa SMPN 2 Tasikmalaya Rina Fitriani; Ida Wati; Ai Anisa Asaidah; Suhartini Suhartini; Rita Fitriani; Dita Agustian
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.790

Abstract

Pendidikan tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan siswa dalam menerapkan strategi belajar yang efektif. Hasil survei awal di SMPN 2 Tasikmalaya menunjukkan bahwa kebiasaan belajar siswa masih berada pada kategori cukup, terutama pada aspek manajemen waktu, strategi belajar, kemandirian, dan konsentrasi belajar. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung belajar hanya saat menghadapi ujian dan belum memiliki pola belajar yang konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai strategi belajar efektif serta membangun kebiasaan belajar yang lebih positif. Kegiatan dilaksanakan pada April 2026 di SMPN 2 Tasikmalaya dengan melibatkan 35 siswa. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini dilakukan melalui pendekatan active learning berupa diskusi, tanya jawab, dan refleksi belajar. Evaluasi kegiatan menggunakan pretest-posttest serta angket kebiasaan belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 91,51 menjadi 93,90 dengan nilai N-Gain sebesar 0,28 kategori rendah. Hasil angket menunjukkan kebiasaan belajar siswa masih berada pada kategori cukup dengan persentase 51%–57%, yang menandakan bahwa siswa telah mulai menerapkan kebiasaan belajar positif, namun belum secara konsisten dalam mengelola waktu, menjaga konsentrasi, dan belajar mandiri. Meskipun demikian, siswa mulai menyadari pentingnya pengelolaan waktu, konsistensi belajar, dan pengurangan kebiasaan menunda belajar. Selain itu, sebagian besar siswa memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan pelatihan strategi belajar efektif mampu meningkatkan pemahaman awal siswa mengenai pentingnya strategi belajar yang terarah sebagai langkah awal membentuk kebiasaan belajar yang lebih mandiri dan positif.