Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI ANEMIA SERTA PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD) KEPADA REMAJA PUTRI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING : Edukasi, tablet tambah darah, anemia, stunting Asikin, Abdul Malik; Nurfaidah, Nurfaidah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.195

Abstract

 Anemia zat besi Sebagian besar disebabkan kurangnya asupan zat gizi. Kurangnya asupan zat besi dipengaruhi oleh pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan gizi seimbang akan mempengaruhi kebiasaan pola konsumsi makanan pada remaja. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre experiment one group pre test – post test design dengan menggunakan pre test sebelum diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri dan post test dilakukan setelah diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.  Analisis data mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa edukasi  mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri berpengaruh pada peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Saran dari kegiatan ini yaitu, petugas kesehatan dapat menggunakan medtode edukasi mengenai anemia serta pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri untuk meningkatakan pengetahuan pencegaahan stunting.
Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Obesitas pada Remaja di SMA Negeri 5 Makassar Nurfaidah; Asikin, Abdul Malik; Alimuddin, Hadijah; Alam, Nur
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i1.54224

Abstract

Adolescent obesity is increasing in Indonesia due to lifestyle changes, low physical activity, and high consumption of fast food influenced by social media promotions. This study aims to analyze the relationship between fast food consumption habits and physical activity with obesity among adolescents at SMA Negeri 5 Makassar. This study employs a cross-sectional design with a descriptive-analytical method. The sample consists of 87 students selected through proportional random sampling. Data were obtained through anthropometric measurements and questionnaires on fast food consumption and physical activity, then analyzed using bivariate statistical tests with SPSS version 12 at a 95% confidence level (α=0.05). The results showed that out of 87 respondents, 12 students (13.8%) were obese, while 75 students (86.2%) were not obese. Most respondents had a high fast food consumption pattern (65.5%), and statistical analysis indicated a significant relationship between fast food consumption frequency and obesity (p<0.05). Moreover, low physical activity was also correlated with an increased prevalence of obesity. The conclusion of this study is that high fast food consumption and low physical activity contribute to obesity among adolescents. These findings highlight the importance of nutritional education and the promotion of a healthy lifestyle among adolescents as a preventive measure against obesity. Key words: Obesity, Adolescents, Fast Food
Penerapan Pola Makan Seimbang Isi Piringku di SDN 145 Inpres Bayowa, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Nurfaidah, Nurfaidah; Alam, Nur; Putra, Guruh Amir; Alimuddin, Hadijah; Asikin, Abdul Malik; Wahyuni, Vebriayanti; Aspika, Andi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1911

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah dasar masih menjadi tantangan serius di wilayah semi-perdesaan, termasuk di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Rendahnya pemahaman terhadap pola makan seimbang menjadi penyebab utama gangguan status gizi dan konsentrasi belajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku makan sehat siswa melalui penerapan konsep edukatif “Isi Piringku”. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pre-test, edukasi gizi interaktif berbasis media visual dan praktik langsung, post-test, serta monitoring perilaku membawa bekal sehat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 35% dan perubahan perilaku positif, di mana lebih dari 75% siswa membawa bekal sesuai prinsip Isi Piringku. Dampak bagi mitra, yakni pihak sekolah, mencakup peningkatan kapasitas guru dalam edukasi gizi, ketersediaan media pembelajaran, serta terciptanya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pola makan sehat anak. Kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membentuk kebiasaan makan sehat berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA PAPAN PINTAR MISIPUNGA(MISI PENUH GIZI ANTI ANEMIA) TERHADAP PENGETAHUAN ANEMIA SISWI SD Asikin, Abdul Malik; Nurfaidah, Nurfaidah; Dzulkifli, Andi Muhammad
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.239

Abstract

Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan menurunnnya  konsentrasi  sel  darah merah  atau  hemoglobin  dalam  darah. anemia gizi besi dapat disebabkan oleh kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi dan konsumsi makanan penghambat    penyerapan    zat    besi, serta penyakit  infeksi. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media papan pintar misi penuh gizi (Misipunga) anti anemia terhadap pengetahuan anemia siswi Sekolah Dasar Inpres Bertingkat Kelapa Tiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre experiment one group pre test – post test design dengan menggunakan pre test sebelum diberi edukasi Misipunga kepada siswi sekolah dasar dan post test dilakukan setelah diberi edukasi Misipunga kepada siswi sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.  Analisis data mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa edukasi  dengan media Misipunga kepada siswa sekolah dasar berpengaruh pada peningkatan pengetahuan anemia siswa Sekolah Dasar Inpres Bertingkat Kota Makassar. Saran dari kegiatan ini yaitu, petugas kesehatan ataupun unit kesehatan sekolah  dapat menggunakan metode edukasi  Misipunga kepada siswi sekolah dasar untuk meningkatakan pengetahuan pencegaahan anemia.
Intervensi Edukasi Gizi dan Skrining Gula Darah sebagai Upaya Pencegahan Diabetes pada Guru Sekolah Alam, Nur; Asikin, Abdul Malik; Putra, Guruh Amir; Dzulkifli, Andi Muhammad; Alimuddin, Hadijah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/wdnhgs02

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat secara global dan nasional, serta berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, serta pentingnya deteksi dini menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru terkait pencegahan diabetes melalui edukasi gizi serta melakukan deteksi dini melalui skrining kadar gula darah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pemberian edukasi kesehatan mengenai diabetes melitus dan pemeriksaan gula darah sewaktu pada guru di SMP Negeri 21 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas responden (90%) memiliki kadar gula darah <200 mg/dL, sedangkan sebanyak 10% responden memiliki kadar gula darah ≥200 mg/dL yang mengindikasikan adanya risiko hiperglikemia. Selain itu, kegiatan edukasi memberikan peningkatan pemahaman peserta terkait pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Temuan ini menegaskan bahwa skrining gula darah efektif dalam mendeteksi dini kondisi berisiko, sementara edukasi gizi berperan dalam mendorong perubahan perilaku hidup sehat. Kombinasi kedua intervensi tersebut menjadi strategi promotif dan preventif yang komprehensif dalam upaya pencegahan diabetes melitus, khususnya pada kelompok usia produktif seperti guru di lingkungan sekolah.
Integrating Patient Perspectives and Process Observation to Evaluate Inpatient Food Service Quality: Evidence from an Indonesian Regional Hospital Nurfaidah; Nurul Chaerunnisa, Novia; Alam, Nur; Asikin, Abdul Malik
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Food service quality is an essential component of hospital nutrition services because it influences patients' food acceptance, nutritional intake, and satisfaction during hospitalization. Previous evaluations have primarily relied on patient satisfaction surveys, whereas studies integrating patient perceptions with direct observations of the food distribution process remain limited, particularly in regional public hospitals. This study aimed to describe inpatient food service quality at Syekh Yusuf Regional General Hospital, Gowa Regency, Indonesia, based on patients' perceptions and observations of the meal distribution process. Methods: A descriptive observational study with a cross-sectional design was conducted among 41 inpatients receiving regular diets. Participants were selected using purposive sampling. Data were collected using a patient satisfaction questionnaire and a structured observation checklist based on the Indonesian Hospital Nutrition Service Guidelines (PGRS). The evaluated dimensions included food taste, meal temperature, food texture, menu variety, cleanliness of eating utensils, staff attitude, timeliness of meal distribution, and overall patient satisfaction. Data were analyzed descriptively using frequencies and percentages. Results: All observed food distribution indicators complied with the hospital's operational standards (8/8 indicators). Patients generally reported positive evaluations across the assessed food service dimensions. Food texture received the highest positive evaluation (97.6%), followed by food taste (68.3%), staff attitude (68.3%), and timeliness of meal distribution (68.3%). Meal temperature (56.1%) and menu variety (53.7%) received comparatively lower ratings. Overall, 61.0% of respondents were very satisfied and 39.0% were satisfied with the hospital food service. Conclusion: Integrating patient perceptions with direct observations provides a comprehensive description of inpatient food service quality. Meal temperature and menu variety may represent priorities for continuous quality improvement, while maintaining the favorable performance observed for utensil cleanliness, staff professionalism, and timely meal distribution.