Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementation of Kalman Filter on PID Based Quadcopter for Controlling Pitch Angle Dalimunthe, Ernando Rizki; Ananda, Novan Dwiki; Sembiring, Jaka Persada; Faidar, Muhammad Anwar Sadat; Pranita, Elka; Jayadi, Akhmad; Putri, Novia Utami
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v7i1.2743

Abstract

Improving quadcopter control systems poses significant challenges in unmanned flight technology development. Key issues include the intricate nature of PID and Kalman filter parameter settings, necessitating profound knowledge of system dynamics and sensor properties. Furthermore, successfully integrating the Kalman Filter with PID control demands meticulous coordination to optimize state estimation precision and system responsiveness. This research emphasizes the incorporation of the Kalman filter into PID-based control for quadcopter pitch angle regulation. The Proportional-Integral-Derivative (PID) approach governs pitch angle, augmented by the Kalman Filter, to enhance estimation accuracy and mitigate sensor uncertainty. Optimal outcomes during system response testing were achieved with parameters of Kp at 2.95, Ki at 0.23, and Kd at 0.02, resulting in superior oscillatory response, including a 9-degree overshoot, a 5-second rise time, a 15-second settling time, and a 0.15-degree steady-state error, showcasing effective regulation of the quadcopter pitch angle. A concurrent observation during testing indicated that including the Kalman filter led to a significantly reduced overshoot compared to tests without it; conversely, the settling time experienced considerable acceleration, while measurement accuracy in the steady-state condition improved by 50%.
Pemanfaatan Rechargeable Aluminium Air Battery Pada Panel Surya Jenis Polycrsytalline Sebagai Energi Alternatif Febrihadi, Ahmad Fauzan; Putri, Novia Utami; Pranita, Elka; Dalimunthe, Ernando Rizki; Murti, Adam Wisnu; Apriyanto, Agus; ibrahim, fauzi
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i1.2689

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu solusi potensial adalah pemanfaatan rechargeable aluminium air battery yang memiliki kepadatan energi tinggi, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan baterai konvensional seperti lithium-ion. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi panel surya polycrystalline dengan rechargeable aluminium air battery sebagai sistem penyimpanan dan penyedia energi alternatif, khususnya untuk aplikasi penerangan LED. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif, dengan melakukan pengujian kinerja panel surya dan baterai aluminium udara secara langsung. Pengujian panel surya dilakukan selama dua hari dengan pengambilan data tegangan setiap jamnya, sementara pengujian baterai aluminium udara dilakukan dengan variasi jumlah sel baterai (5, 10, dan 15 sel) yang digunakan untuk menyalakan beban LED dalam konfigurasi paralel selama 12 jam, mulai pukul 18.00 hingga 06.00. Hasil pengujian baterai aluminium udara menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah LED yang digunakan semakin besar konsumsi daya, sehingga menyebabkan penurunan tegangan dan arus yang lebih cepat. Pada konfigurasi 5 sel tegangan akhir tercatat sebesar 4,85 V hingga 4,09 V, pada 10 sel sebesar 7,33 V hingga 8,5 V, dan pada 15 sel sebesar 6,01 V hingga 7,26 V. Perbedaan ini menunjukkan bahwa rechargeable aluminium air battery mampu menyuplai energi sesuai kebutuhan beban, meskipun daya tahan sistem sangat dipengaruhi oleh jumlah sel baterai dan besar beban yang digunakan
Pengaruh Penggunaan Fly Ash dan Bottom Ash Sebagai Bahan Dalam Pembuatan Baterai Terhadap Kinerja dan Efisiensi Energi maulana, arif; Putri, Novia Utami; Dalimunthe, Ernando Rizki; Pranita, Elka
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i1.2698

Abstract

Fly ash and bottom ash are one of the problems of energy companies because their production is abundant, but their disposal and processing are not yet optimal. The use of fly ash and bottom ash is processed so that it does not have a negative impact on the environment, one way is by using fly ash and bottom ash as materials in making batteries. Burning coal produces fly ash solid waste which contains 39.70% carbon (C) and 46.99% silicon dioxide (SiO2). This research is research using an experimental research approach. Experimental research can be interpreted as research that is carried out to find out the consequences of a treatment that is deliberately given by the research. Processing coal waste in the form of fly ash and bottom ash as an alternative source of electrical power can be an alternative choice for reducing the amount of coal ash waste that accumulates in PLTUs. is in Indonesia. The battery consists of electrodes made from a mixture of fly ash and bottom ash which are mixed using salt water, MSG and electrolyte. Of the three mixtures that have been experimented with, a good mixture is a mixture of fly ash and bottom ash with an electrolyte mixture that gets a voltage of 1,133 volts and a current of 0.111 Ampere.
Implementation of a Vertical Axis Wind Power Plant fernandes, alexander ferdi; Pranita, Elka
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i1.2614

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang sangat meningkat menyebabkan banyak ilmuwan berinovasi untuk mencari sumber energi terbarukan yang tidak memanfaatkan bahan bakar fosil, salah satu sumber energi terbarukan yang berkembang pesat saat ini yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) memanfaatkan energi angin sebagai pemutar kincir, kincir angin memiliki dua jenis yaitu kincir sumbu vertikal dan sumbu horizontal. Pada penelitian ini yang digunakan yaitu sumbu vertikal karena memiliki kelebihan tidak bergantung terhadap arah angin kontruksi yang lebih sederhana. Kincir angin yang digunakan akan dihubungkan dengan pulley dan v-belt menuju ke generator untuk menghasilkan energi listrik, energi listrik yang dihasilkan berfungsi untuk mengecas baterai kemudian akan menghidupkan beban. Penelitian dilakukan selama 3 hari didapatkan hasil kecepatan angin tertinggi pada jam 15.00 sebesar 6,2 m/s dan membuat generator berputar sebesar 325 rpm sehingga menghasilkan tegangan sebesar 34 V dan arus sebesar 0,23 A, serta kekuatan angin sangat mempengaruhi energi listrik yang dihasilkan.
Analisis Pengaruh Sudut Kemiringan Terhadap Daya Keluaran Pada Panel Surya Jenis Polycrystalline 100 WP Menggunakan Regression Quadratic Hardianto, muhammad andre; Putri, Novia Utami; Pranita, Elka; Dalimunthe, Ernando Rizki
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i1.2628

Abstract

This research discusses how to find a suitable tilt angle for use on POLYCRYSTALLINE 100 WP solar panels using quadratic regression from 08.00-16.00 with a tilt angle ranging from 0° to 60°. In this researcher, the quadratic regression method is used to find predicted values which will later be compared with the slope angles which have the closest values between the field data and the predicted data. Based on the research results obtained, it shows that the optimal tilt angle is 5.11° with an average power produced of 66.51 watts/hour and an RMSE value from a tilt angle of 0° to 60° of 3. Meanwhile, the average energy produced was issued based on a tilt angle of 5.11° of 13.6 watts/hour with an overall RMSE value from an angle of 0° to 60° of 7.52
Analisis Karakterisasi Penyakit pada Tanaman Pisang Menggunakan Kamera Termal dengan Metode Tresholding Pranita, Elka
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Banana is a fruit plant that is widely produced in Indonesia. Unfortunately, this plant is verysusceptible to diseases which can reduce the quality and quantity of the crop. This paper proposes diseasedetection in banana plants using a thermal camera. The detection is carried out using image processingtechniques with multilevel thresholding methods. The image is captured using a thermal camera, then theimage is preprocessed to suit what is desired. After that, so that the position is the same as the image takenusing a digital camera, the image produced by the thermal camera is carried out by an image registrationprocess. The image processing result is compared with the ground truth image obtained from a digitalcamera to determine the effectiveness of the proposed method. The effectiveness of the proposed method ismeasured using the parameters Recall, Precision, F-measure, and Accuracy. The effectiveness of theproposed method is effective enough to produce a recall value of 76.65 percents, Precision 58.38 percents, F-measure64.68 percents, and Accuracy 62.87percents. Keywords Banana Plant Disease, Thermal Image, RGB Image, Multi Thresholding, EffectivenessMeasurement.
Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Berbasis LoRa untuk Pengelolaan Air Irigasi fatullah, farid farhan; Pranita, Elka
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 2 (2025): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i2.2830

Abstract

Pertanian presisi membutuhkan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan hasil panen. Salah satu elemen penting dalam pertanian presisi adalah sistem irigasi yang optimal. Penelitian ini mengusulkan pengembangan dan pembuatan prototipe sistem monitoring dan kontrol irigasi berbasis LoRa dan IoT yang dirancang untuk mendukung pertanian presisi. Teknologi LoRa (Long-Range) digunakan dalam sistem ini sebagai sarana komunikasi nirkabel antara sensor dan pusat kontrol, memberikan jangkauan komunikasi yang luas dengan konsumsi daya yang rendah. Sistem ini juga memanfaatkan NodeMCU ESP8266 sebagai platform IoT untuk menghubungkan data dari sensor ke platform cloud, memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dari jarak jauh melalui internet. Prototipe yang dibangun terdiri dari sensor suhu DS18B20, sensor kelembapan tanah, dan sensor DHT11 (yang mengukur suhu dan kelembapan udara). Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan melalui jaringan LoRa dan diteruskan ke platform cloud menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai perangkat IoT. Melalui konektivitas ini, sistem dapat dipantau dari jarak jauh menggunakan aplikasi berbasis web atau smartphone. Sistem secara otomatis mengatur irigasi dengan presisi, memastikan tanaman mendapatkan air sesuai kebutuhan tanpa pemborosan sumber daya. Dengan demikian, sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi irigasi, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan pertanian.