Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SETELAH MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DI KELAS V UPT SDN 101831 BINTANG MERIAH Heryanto, Heryanto; Tambunan, Pandapotan; Eduard, Eduard; Ginting, Yenni Florentina
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v7i2.1214

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mana yang lebih tinggi kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif NHT dengan yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian dilakukan di UPT SD Negeri 101831 Bintang Meriah Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023, dengan populasi seluruh siswa kelas V yang berjumlah 48 orang yang terdiri dari  2 kelas dan sekaligus sebagai sampel penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay. Pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kemampuan komunikasi matematis pada kelas  yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif  NHT diperoleh rata-rata 74,48 dengan kriteria sedang, pada kelas yang diajar dengan model pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata 64,90 dengan kriteria rendah. Berdasarkan pengujian hipotesis menunjukkan kemampuan komunikasi matematis  siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif NHT lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa  yang diajar  menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGARUH PEMBERIAN SOAL BERBASIS HOTS TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENULIS DESKRIPSI DI KELAS V SD TAHUN AJARAN 2023/2024 Tambunan, Pandapotan; Eduard, Eduard; Heryanto, Heryanto; Naibaho, Mariana
JURNAL CURERE Vol 8, No 1 (2024): Vol 8, No 1 Tahun 2024 : (Jurnal Curere)
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v8i1.1216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan soal berbasis HOTS terhadap kemampuan siswa menulis deskripsi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 064025 Jl. Flamboyan Raya Medan T.A. 2023/2024 pada 16–18 Januari 2024. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas eksperimen berjumlah 25 orang dan kelas kontrol berjumlah 24 orang. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan tes penugasan sebagai alat penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa menulis deskripsi di kelas eksperimen memperoleh nilai rat-rata 68. Nilai post test setelah dengan pemberian soal berbasis HOTS, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen menjadi 75,29. Kemampuan menulis siswa di kelas kontrol mendapat nilai rata-rata 66,18 setelah dilakukan post test dengan memberikan soal LOTS mendapat nilai rata-rata 69,78. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahi bahwa ada pengaruh penggunaan soal berbasis HOTS terhadap kemampuan siswa menulis deskripsi di kelas V SD Negeri 064025 Jl. Flamboyan Raya Medan T.A. 2023/2024.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI ORGANISASI SDN 040517 TIGA JUMPA Susanti, Dewi Afriany; Eduard, Eduard; Karo, Karmila Br
Jurnal Curere Vol 8, No 2 (2024): JURNAL CURERE
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v8i2.1522

Abstract

This research aims to determine the effect of using the Numbered Head Together Cooperative learning model on students' learning of Organizational material in class V of SD Negeri 040517 Three Meetings. This type of research is Quasi Experimental research with the research instrument being a multiple choice test with 10 questions. Based on the calculation results, the average of the students' final tests was 77.93 in the experimental class and the average in the control class was 70. The frequency table of the final test scores in the experimental and control classes was distributed in absolute frequency and relative frequency tables and then connected in the form of a histogram to find out student learning outcomes after learning using the Numbered Head Toger (NHT) learning model in the experimental class and conventional control class. From the statistical test result, the calculed t-value 2,263 was found tobe greater than tabulator t-value 0,127 with a significance level of 0.05 which states that Ha is accepted and Ho is rejected, it can be concluded that the use of the Numbered Head Togerher (NHT) model has a significant effect on student results on organizational material in class V Negeri 0 40517 Three see you.Keywords: Learning Outcomes, Numbered Head Toger (NHT) Model
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI SD NEGERI 067244 MEDAN Susanti, Dewi Afriany; Cornelia, Tina Sheba; Eduard, Eduard; Sihombing, Wilda Monika; Sianturi, Gare Wita
Jurnal Curere Vol 9, No 1 (2025): Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining Terhadap Literasi Baca Tulis S
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v9i1.1547

Abstract

Media pembelajaran inovatif yang dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran secara langsung sehingga siswa tidak merasa bosan. Salah satu media pembelajaran tersebut adalah media pembelajaran animasi.Media bisa jadi dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat membantu mencapai efektifitas dalam proses pembelajaran, hal ini disebabkan karena media memiliki peran dan fungsi strategis yang secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi motivasi, minat dan perhatian, peserta didik dalam belajar. Daya visualisasi peserta didik pun terbantu dari materi yang mungkin masih abstrak yang akan diajarkan, sehingga dapat memudahkan pemahaman peserta didik. Selain itu, media juga mampu membuat pembelajaran lebih jelas serta mampu memanipulasi dan menghadirkan objek yang sulit dijangkau oleh peserta didik.Media pembelajaran Video animasi merupakan salah satu bentuk media yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk membuat materi menjadi lebih menarik dan interaktif. Animasi dapat memvisualisasikan konsep- konsep yang abstrak atau kompleks agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Media pembelajaran dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam menyampaikan informasi dan konsep kepada siswa. Dengan mempelajari cara menggunakan media pembelajaran yang tepat, guru dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik. Hal ini dapat mengarah pada tingkat pemahaman yang Iebih tinggi dan hasil belajar yang Iebih baik. Menghadapi tantangan teknologi dalam era digital saat ini, teknologi dan media digital telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari mahasiswa. Mempelajari hubungan antara media pembelajaran dan keberhasilan pembelajaran memungkinkan dosen untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh teknologi. Guru dapat memanfaatkan media pembelajaran digital seperti video animasi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa (Hariyadi, 2023:26). Oleh karena itu penulis dalam penelitian ini ingin melihat bagaimana Pengaruh keefektifan penggunaan Media video animasi dalam  pembelajaran berbasis aplikasi Canva ketika proses pembelajaran.Guru menggunakan aplikasi tersebut sebagai media pembelajaran untuk mata pelajaran  PKN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media Video Animasi menggunakan  terhadap hasil belajar siswa kelas III SD Negeri No 067244 Medan. Kata Kunci :Pengaruh, Media Video Animasi,  Hasil Belajar
Ethnomathematics-Based PBL and Mathematical Problem-Solving Ability: A Systematic Literature Review Simbolon, Novi Tari; Eduard, Eduard; Togatorop, Jainal B.; Wahyuni, Ratna
Edukasi Vol 13 No 1 (2026): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran |in progess|
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ejpp.v13i1.32472

Abstract

This study aims to synthesize empirical evidence on the implementation of ethnomathematics-based Problem-Based Learning (PBL) in enhancing students' mathematical problem-solving ability and fostering cultural appreciation. A qualitative Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. An initial search through Google Scholar via Publish or Perish yielded 62 records, of which 15 peer-reviewed empirical studies published between 2021 and 2025 met the inclusion criteria. Data were collected using a structured extraction matrix documenting study characteristics, intervention types, participants, outcome measures, and reported statistical results, then analyzed through thematic qualitative synthesis supported by descriptive aggregation of quantitative indicators including N-Gain scores, effect sizes, and significance testing. Findings reveal consistent positive trends across all included studies. Improvements in mathematical problem-solving outcomes were universally reported, with 27% of studies indicating moderate-to-high N-Gain values and 20% reporting gains in self-efficacy or learning independence. Regarding cultural appreciation, multiple studies documented that ethnomathematics-based PBL heightened students' awareness of local cultural heritage, strengthened cultural identity, and increased engagement with indigenous mathematical practices. These sociocultural outcomes were found to reinforce rather than compete with cognitive gains. Collectively, the findings support a contextual-constructivist framework in which structured inquiry embedded in culturally relevant contexts synergistically develops both mathematical competence and cultural awareness in mathematics education.
The Development of Human Embryos from a Modern Medical Perspective and the Qurʼān: A Bibliometric Analysis Nabilla, Nabilla; Luqmi, Fitra Zahrotul; Eduard, Eduard; Kesuma, Aghesna Rahmatika
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 2 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/

Abstract

Human embryonic development constitutes one of the most intensively studied domains in biomedical science; however, interdisciplinary engagement connecting modern embryology with Qur'ānic descriptions of human creation remains markedly underrepresented in the indexed literature. This study presents a comprehensive bibliometric analysis of scientific publications on human embryonic development (2016–2026), integrating modern medical perspectives with Qur'ānic teachings to map scholarly output, identify dominant themes, and delineate gaps in interdisciplinary inquiry. A systematic search of the Scopus database using the query "human embryonic development" yielded 7,860 records. Metadata—including title, author, affiliation, publication year, source, keywords, and citation counts—were exported in CSV format and analysed using Biblioshiny in R-Studio to generate publication trends, country–author–keyword Sankey diagrams, and institutional affiliation maps. Data quality was excellent, with 0% missing data across core metadata fields. China and the United States were the dominant contributing nations; the University of California (n = 587), the University of Cambridge (n = 420), and the Chinese Academy of Sciences (n = 343) led institutional output. Research topics clustered around molecular biology, genetics, and experimental animal models. Sankey diagrams confirm a critical gap: the absence of explicit integration between contemporary embryological science and Qur'ānic embryological terminology. Confluence analysis reveals that 'Alaqah (4.5/5.0) and Nutfah (4.0/5.0) exhibit the strongest correspondence with modern embryological stages. This study underscores the urgent need for interdisciplinary frameworks bridging biomedical science and Islamic theology. Its primary contribution is a bibliometric map identifying underexplored research opportunities—particularly the systematic alignment of Qur'ānic embryological terminology with modern morphological and molecular indicators.