Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MANFAAT SOSIAL DAN NILAI-NILAI TRADISI SEDEKAH BUMI PERSPEKTIF TEORI FUNGSIONALISME Rubai, Ahmad; Mohammad Rofiq
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43043

Abstract

This article aims to analyze the benefits of the values embedded in the implementation of the sedekah bumi tradition through the perspective of functionalism theory. The sedekah bumi tradition, as part of Indonesia’s cultural heritage, plays an important role in strengthening social relationships and creating balance within community life. Through a functionalist approach, this tradition is understood as a social system that functions to maintain social order and stability. Sedekah bumi is not merely interpreted as a customary ritual, but also as a social mechanism that fosters solidarity among community members, strengthens togetherness, and builds social integration within a diverse society. The functionalist perspective is used to examine how this tradition contributes to maintaining social stability, reducing potential conflicts, and regulating the relationship between humans and nature. It also serves as a collective expression of gratitude for agricultural yields while reinforcing awareness of the importance of environmental balance. The data collection process in this article was conducted through a literature study by reviewing and exploring various books, journals, and documents, both printed and electronic, that are relevant to the topic. The findings indicate that the values contained in sedekah bumi—such as faith (aqidah), worship (ibadah), social, cultural, and philosophical values—make a significant contribution to maintaining social harmony and strengthening the relationship between humans, fellow community members, and the natural environment in a sustainable manner. Keywords: Earth almsgiving tradition, Functionalism theory
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM RAMAH ANAK BERBASIS POSITIVE DISCIPLINE DALAM PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI PONDOK PESANTREN Ahmad Muafi; Mohammad Rofiq
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.893

Abstract

Peningkatan keprihatinan terhadap perundungan dan kekerasan di lembaga pendidikan telah memperkuat upaya pencarian model pencegahan yang tidak hanya berakar pada konteks lokal tetapi juga transformatif secara pedagogis. Meskipun pendidikan ramah anak dan positive discipline telah mendapatkan pengakuan global, integrasi keduanya dalam konteks pesantren Islam masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja Pendidikan Islam Ramah Anak yang didasarkan pada positive diciplinedan nilai-nilai Islam seperti rahmah, tarbiyah, dan ta’dib. Menggunakan desain studi kasus kualitatif di Pesantren Al Miftah Bungah Gresik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model tematik interaktif. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pesantren memiliki fondasi struktural dan moral yang kuat, praktik disiplin masih sebagian bergantung pada mekanisme kontrol eksternal yang dapat menghambat internalisasi nilai. Model Pendidikan Islam Ramah Anak yang diusulkan menjembatani prinsip-prinsip teologis dan pendekatan psikopedagogis kontemporer dengan memposisikan disiplin sebagai proses pembentukan moral yang sadar dari pada sekedar penekanan perilaku. Studi ini berkontribusi pada pendidikan Islam kontemporer dengan menawarkan kerangka kerja disiplin yang kontekstual dan non-kekerasan, yang menunjukkan bagaimana lembaga pendidikan agama dapat memimpin transformasi pendidikan yang manusiawi dan relevan secara global.