Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH JENIS KARET TERHADAP KETAHANAN SODIUM HIDROKSIDA UNTUK APLIKASI RUBBER LINING Wahyu Tri Utami; Arti, Dewi Kusuma; Indriasari, Indriasari; Fidyaningsih, Riastuti; Hidayat, Ade Sholeh; Amry, Akhmad; Susanto, Herri; Wisojodharmo, Lies; Idvan, Idvan; Iskandar, M Soleh
Warta Perkaretan Vol. 42 No. 1 (2023): Volume 42, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rubber lining adalah metode yang digunakan untuk melindungi permukaan interior atau eksterior pipa, tangki, bejana, dan aplikasi serupa lainnya dari korosi. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis karet sebagai variabel penelitian, antara lain Karet Alam RSS 1 (RL1), Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM 4869 (RL2)), Styrene Butadiene Rubber (RL3), Isobutene Isoprene Rubber (RL4). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis karet terhadap ketahanan sodium hidroksida pada aplikasi rubber lining. Untuk mengetahui sifat-sifat sampel, dilakukan beberapa pengujian mekanik meliputi uji pengembangan, uji rheologi, kekuatan tarik, ketahanan kikis, uji kekerasan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa formulasi yang optimum untuk pelapis karet tahan basa adalah formulasi dengan bahan utama Styrene Butadiene Rubber .
PENGGUNAAN KOMPATIBILISER KARET ALAM EPOKSIDASI (ENR) PADA KOMPON TELAPAK BAN RAMAH LINGKUNGAN Fathurrohman, Muhammad Irfan; Kinasih, Norma Arisanti; Puspitasari, Santi; Arti, Dewi Kusuma
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 42, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v42i1.890

Abstract

Formulasi kompon telapak ban perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja ban ramah lingkungan (ban ECO). Formulasi telapak ban dilakukan pada karet non-polar berbahan pengisi silika dengan dan atau tanpa menggunakan kompatibiliser karet alam terepoksidasi (ENR). Penggunaan kompatibiliser ENR pada telapak ban ECO mampu meningkatkan dispersi bahan pengisi, yang ditandai dengan menurunnya nilai payne effect kompon B. Dispersi bahan pengisi yang baik lebih lanjut dapat meningkatkan interaksi fisik antar bahan pengisi dan bahan pengisi karet, karakteristik pematangan, kuat tarik, ketahanan kikis, dan cengkraman basah vulkanisat telapak ban ECO. Namun, sedikit menurukan interaksi kimia bahan pengisi-karet sehingga menurunkan apparent crosslink density kekerasan, young modulus, perpanjangan putus, dan ketahanan sobek dan meningkatkan ketahanan gelinding vulkanisat telapak ban ECO B. Maka formula kompon B perlu ditingkatkan untuk meningkatkan sifat mekanik vulkanisat dan efesiensi bahan bakar kendaraan.
Studi Komparatif Pengaruh Asam Fosfat terhadap Sifat Fisik dan Mekanik NR dan EPDM Octaviani, Ana Nur; Feriyanto, Dafit; Kurniawan, Kurniawan; Arti, Dewi Kusuma; Nur, Hery
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.146

Abstract

Natural Rubber (NR) dan Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM) adalah material karet yang banyak digunakan dalam komponen otomotif seperti bushing karena sifat elastisitas dan daya tahannya. Namun, paparan bahan kimia agresif seperti asam fosfat dapat memengaruhi sifat mekanik dan fisik kedua material ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman dalam larutan asam fosfat dengan konsentrasi 13% terhadap kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro NR dan EPDM. Hasil pengujian menggunakan Mesin (UTM) Universal Testing Machine menunjukkan bahwa NR mengalami penurunan pada kekuatan tarik tegangannya NR sebesar 20,44% dan EPDM sekitar 23,8% setelah perendaman,dan untuk nilai regangannya penurunan NR sebesar 38,3% dan EPDM sekitar 17,43%  disebabkan oleh degradasi rantai polimernya. Penurunan kekerasan NR yang diuhi menggunakan Shore A mencapai 19,2%, sedangkan EPDM hanya sekitar 4,81%. Hasil struktur mikro dengan perbesaran 20x, 50x dan 100x dari kedua jenis karet pun menunjukkan bahwa tidak banyak perubahan yang dapat teramati. Temuan ini mengindikasikan bahwa EPDM lebih unggul dalam aplikasi yang melibatkan paparan bahan kimia seperti asam fosfat, menjadikannya pilihan yang lebih sesuai untuk bushing dalam lingkungan kerja yang agresif.
Unrevealing the Impact of Annealing Condition on Catalytic Activity of PtNi Alloy Electrode Towards Oxygen Reduction Reaction Wardhani, Anindya Pramudya; Tanaya, Salwaa; Pravitasari, Retna Deca; Damisih, Damisih; Arti, Dewi Kusuma; Rahayu, Sri; Gumelar, Muhammad Didik; Fidiani, Elok
Indonesian Journal of Chemistry Vol 25, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.99297

Abstract

Alloying platinum (Pt) with transition metals such as nickel (Ni) has been an effective approach for reducing Pt loading and enhancing catalytic activities towards the sluggish oxygen reduction reaction (ORR) on the cathode of proton exchange membrane fuel cell (PEMFC). In this work, we advance the fabrication of PtNi alloy electrodes through direct synthesis on the gas diffusion layer (GDL) utilizing wet chemical reduction methods. The catalytic activities and binding interaction between Pt and Ni are optimized through annealing PtNi electrodes at 200 °C under different gas flows of N2 and the mixture of H2/N2 at 5%/95%. The physical characterization using X-ray diffraction (XRD) analysis and scanning electron microscope-energy dispersive X-ray spectroscopy (SEM-EDX) show the significant effect of the annealing environment on the morphology and distribution of the PtNi alloy catalyst on the GDL surface. The optimized electrodes exhibited enhanced ORR mass activity, with values of 8.17 and 18.26 mA mg−1 for PtNi annealed with N2 and N2/H2, respectively, surpassing the benchmark Pt/C (5.25 mA mg−¹). These results underscore the critical role of the annealing environment in optimizing the catalytic performance of PtNi-based electrodes for PEMFC applications, offering insights into more efficient fuel cell technologies.
Esterified Illipe Butter-Based Fatty Amine as a Bio-Based Multifunctional Additive for NR/BR Blends Reinforced with a Silica/Silane System in Green Tire Tread Development Fathurrohman, Mohamad Irfan; Puspitasari, Santi; Kinasih, Norma Arisanti; Arti, Dewi Kusuma
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 2 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i2.357

Abstract

The sustainable rubber industry, particularly in the tire sector, is supported by the use of biomaterials such as multifunctional additives. Fatty amine, derived from the esterification of illipe butter, is considered a promising bio-based multifunctional additive for the development of green tires. This research aimed to investigate the effect of varying dosage of fatty amine on the properties of green tire treads based on NR/BR blends reinforced with a silica/silane system. DPG and unmodified illipe butter were used as comparative references. The "magic triangle of tire performance" was employed as a benchmark for evaluating green tire tread performance. The result indicated that both unmodified illipe butter and fatty amine functioned as bio based multifunctional additives, specifically serving as a bio-plasticizer (filler dispersant) and fast-delayed bio-accelerator, respectively. Therefore, they have the potential to substitute DPG in rubber formulations. The combination of unmodified illipe butter and fatty amine at dosages of 2.5 and 1.25 phr, respectively, exhibited similar behavior by enhancing rubber-filler interaction. Consequently, they meet the desirable criteria outlined in the magic triangle of tire performance.