Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Kenyamanan Termal Ruang Praktik Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMKN 2 Bogor Fadhila Khamistya Wibawa; Silfia Mona Aryani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kenyamanan termal pada Ruang Praktik Konstruksi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Bogor dengan menganalisis kinerja termal yang terukur, kesesuaiannya dengan standar kenyamanan termal menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 03-6572-2001). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, meliputi pengukuran langsung terhadap suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin menggunakan environment multimeter di dalam ruang praktik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu udara di dalam ruang praktik berada pada rentang 27.2°C - 29.7°C, kelembaban relatif berkisar antara 72.6% - 85.7%, serta kecepatan angin rata-rata sangat rendah yaitu 0 m/s - 0.83 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa ruang praktik memiliki kondisi termal yang cenderung panas dengan kecepatan angin yang hampir tidak terasa, sehingga menimbulkan tingkat ketidaknyamanan bagi penggunanya. Perbandingan antara hasil pengukuran dan SNI mengonfirmasi bahwa ruang praktik belum memenuhi kriteria kenyamanan termal yang direkomendasikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya pergerakan udara merupakan faktor utama penyebab ketidaknyamanan termal di ruang praktik. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan ventilasi alami melalui penambahan atau pembesaran bukaan, penataan ulang interior agar lebih mendukung aliran udara, serta penambahan sistem penghawaan mekanis untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar dalam konteks pendidikan vokasi.
PENERAPAN PENCAHAYAAN BUATAN SEBAGAI COMMERCIAL LIGHTING PADA KIOS BATIK PASAR KLEWER SURAKARTA Huda Sahidah Faqih; Talitha Sandra Ayu; Valencia Audrey Santoso Budiman; Silfia Mona Aryani
Tesa Arsitektur Vol 23, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v23i2.14089

Abstract

Artificial lighting plays a crucial role in product display, including for goods sold in traditional markets such as Klewer Market, Solo, renowned for its batik. This article aims to describe the artificial lighting system applied by batik vendors at Klewer Market. The research was conducted by observing the interior elements, including wall and ceiling conditions, and furniture, as well as measuring the lighting quality using a spectrometer at four kiosks. The results of these observations and measurements were analysed in accordance with recommended standards and theories related to lighting for commercial buildings. Observations revealed a lack of attention to the type and direction of lighting, as well as the lighting fixtures that should support the commercial function of market stalls. Measurements indicated that lighting in these stalls did not meet standards in terms of brightness and color rendering, and the use of white lights did not create a positive atmosphere in the store. It is recommended that stall owners pay more attention to lighting to ensure appropriate brightness, color rendering, color temperature, and lighting direction, which is expected to increase sales. The main issue identified is the low lighting quality in terms of brightness and color accuracy, which reduces the visual appeal of batik products. Practically, vendors can enhance product perception and attractiveness by adopting lighting with a color rendering index (CRI) of and correlated color temperature (CCT) between 3500 – 4000 K.