Articles
PENGARUH FRAUD HEXAGON DALAM MENDETEKSI FINANCIAL STATEMENT FRAUD
Andreas Stephanson Malau;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v3i2.17298
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh fraud hexagon yang meliputi Financial Stability, External Pressure, Ineffective Monitoring, Change in Auditor, Change in Director, Arrogance, dan State-Owned Enterprises dalam mendeteksi Financial Statement Fraud. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa data dari laporan keuangan tahunan perusahaan sector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Penelitian menggunakan metode Purposive Sampling dengan hasil 29 perusahaan serta total pengamatan 87 sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukan Financial Stability, External Pressure, Change in Auditor, Change in Director dan State-Owned Enterprises berpengaruh signifikan terhadap Financail Statement Fraud sedangkan Ineffective Monitoring dan Arrogance tidak berpengaruh terhadap Financial Statement Fraud.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, CASH FLOW, DAN BIAYA AGENSI MANAJERIAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Nabila Kusumawardhani Setyawan;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v3i2.17692
Studi riset tersebut berusaha agar tahu pengaruh corporate governance, cash flow dan biaya agensi manjerial pada financial distress, dengan menggunakan data perusahaan dari sektor food and beverages yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kajian berdasarkan data dan informasi melalui Laporan keuangan dan lapran tahunan yang tersedia di laman valid Bursa efek Indonesia. Data yang dialanlisis pada riset ini yaitu data sekunder, dengan 65 sampel akhir yang dikumpulkan dengan menggunakan pendekatan purposive sampling antara tahun 2019 dan 2021. Pada riset ini, regresi linier logistik digunakan untuk analisis. Berdasarkan temuan penelitian ini, kepemilikan institusional dan dewan direksi mempunyai efek baik terhadap kesulitan keuangan. Sedangkan kepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh. Komisaris independen dan cash flow menyatakan membawa dampak buruk pada keuangan. Namun, kontibusi positif biaya agensi manajerial terhadap gangguan keuangan
Analisis Pengaruh Good Public Governance Dan Nilai Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi Sektor Publik
Oktavianto Nugraha Pratama;
Titik Aryati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 3 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/costing.v7i3.9209
This study discusses the impact of Good Public Governance and Organizational Values on the Performance of Public Sector Organizations. This study aims to test and analyze the relationship between Good Public Governance and Organizational Values on the Performance of Public Sector Organizations at the Directorate General of Customs and Excise. This study is included in quantitative descriptive research using cross-section data obtained through questionnaires. The sample used in this study was 105 employees of the Directorate General of Customs and Excise from various position groups, ages and years of service. Testing the data in this study uses the multiple linear regression analysis method by implementing classical assumption tests and hypothesis testing. The results of this study show that the Good Public Governance variable has a positive effect on the Performance of Public Sector Organizations and the Organizational Values variable has a positive effect on the Performance of Public Sector Organizations. Keywords: Agency Theory, Good Public Governance, Organizational Values, Performance of Public Sector Organization
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP TAX AVOIDANCE
Rony Hermawan;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v2i2.14138
This research aims to examine the effect of financial distress and corporate governance on tax avoidance. Tax avoidance is measured using cash effective tax rate (CETR), while financial distress is measured using Altman Z-Score, and corporate governance is proxied by independent commissioners, board of directors, and audit committee. Quantitative methods used in this research by using secondary data sources. Researchers took the data on the company from 2018 to 2020 and using the analysis unit manufacturing companies consumer goods sector listed on the Indonesia Stock Exchange. The method of determining the sample in this research used purposive sampling. Analysis of the data used as hypothesis testing is multiple regression analysis. The results of this research indicate that financial distress, independent commissioners, and board of directors have a negative effect on tax avoidance. Meanwhile, audit committee have a positive effect on tax avoidance.
PENGARUH DEFISIENSI SISTEM PENGENDALIAN MUTU (SPM) DAN UKURAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP DEFISIENSI AUDIT
Norma Fitra Dana Suherman;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v2i2.14180
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan defisiensi desain Sistem Pengendalian Mutu KAP, defisiensi implementasi Sistem Pengendalian Mutu KAP, serta Ukuran KAP terhadap defisiensi audit. Defisiensi audit diukur dengan jumlah pelanggaran terhadap standar audit yang dilakukan oleh akuntan publik pada setiap KAP terkait aspek perikatan General Audit atas laporan keuangan. Sampel penelitian ini adalah akuntan publik yang diperiksa oleh Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Kementerian Keuangan RI untuk periode pemeriksaan berkala tahun 2018 sampai dengan 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 149. Hasil penelitian menunjukan defisiensi implementasi SPM KAP berpengaruh signifikan terhadap defisiensi audit. Sedangkan defisiensi desain SPM KAP dan Ukuran KAP tidah berpengaruh terhadap defisiensi audit. This study aims to examine and analyze the relationship between Design of CPA Firm’s Quality Control System deficiencies, Implementation of CPA Firm’s Quality Control System deficiencies, and CPA Firm’s size to audit deficiencies. Audit deficiency is measured by the number of findings against audit standards by public accountants in each KAP related to the aspects of the General Audit engagement on financial statements. The sample of this study was public accountants who were examined by the Center for Professional Development of Finance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia for the period of periodic inspections from 2018 to 2020 with a total sample of 149. The results showed that the deficiency in the implementation of KAP SPM had a significant effect on audit deficiencies. While the design deficiencies of KAP SPM and KAP size have no effect on audit deficiencies.
PENGARUH INDEPENDENSI, OBJEKTIVITAS, PEMAHAMAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KINERJA AUDITOR
Intan Wahyudi;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v2i2.14451
Penelitian ini bermaksud agar mengetahui adanya pengaruh independensi, objektivitas, pemahaman good corporate governance dan etika profesi terhadap kinerja auditor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengambilan populasi menggunakan metode convenience sampling dengan kriteria auditor minimal 1 (satu) tahun bekerja pada kantor akuntan publik. Populasi yang digunakan adalah auditor pada kantor akuntan publik di wilayah DKI Jakarta yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjumlah 10 Kantor Akuntan Publik dengan jumlah 83 responden. Sumber data yang dipergunakan pada penelitian adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan ialah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi, objektivitas, pemahaman good corporate governance dan etika profesi berpengaruh positif terhadap kinerja auditor.
PENGARUH LEVERAGE, ASIMETRI INFORMASI DAN PERSISTENSI LABA TERHADAP MANAJEMEN LABA
Aang Yulianto;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v2i2.14557
Riset ini menguji dan menganalisis pengaruh leverage, asimetri informasi, dan persistensi laba terhadap manajemen laba. Penelitian ini memakai pengujian hipotesis dengan memakai sumber data sekunder dari laporan keuangan 28 perusahaan dengan jumlah sampel 140. Studi ini mencakup data perusahaan dari 2016 hingga 2020, dan menggunakan perusahaan yang konsisten tergabung di LQ45 Bursa Efek Indonesia sebagai unit analisis. Peneliti memakai teknik purposive sampling dalam menentukan sampel. Analisis regresi linier berganda dipakai untuk menguji hipotesis dalam pengamatan ini. Studi ini menampilkan bahwa dari hasil perhitungan uji f dan uji t menyatakan secara terpisah variable leverage memiliki pengaruh positif terhadap manajemen laba dilihat dari entitas publik yang konsisten ada dalam daftar indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2016-2020. Variabel asimetri informasi dan variable persistensi laba tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan yang konsisten ada dalam daftar ndeks LQ 45 pada Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020.
PERNGARUH PENERAPAN EXTENSIBLE BUSINESS REPORTING LANGUAGE (XBRL) TERHADAP ASIMETRI INFORMASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS IDX30 PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2018
Celine Naomi;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v2i2.14725
Asimetri informasi merupakan ketidakseimbangan informasiyang didapat oleh agen dan investor. Adanya transparansiinformasi sangat dibutuhkan di pasar modal. Extensible Business Reporting Language (XBRL) merupakan format standarpelaporan keuangan baru yang telah di terapkan berbagaiNegara dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas laporankeuangan emiten di pasar modal agar informasi dapat lebihtransparan dan efisien. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penerapan sistem pelaporan keuanganberbasis Extensible Business Reporting Language (XBRL) terhadap asimetri informasi. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif. Populasi dari penelitian ini merupakan perusahaanyang telah terdaftar di indeks IDX30 pada Bursa Efek Indonesia selama periode 2013-2018. Pemilihan sampel dilakukan denganmenggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang diolah sebanyak 60 sampel yang terdiri dari 15 perusahaantercatat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metodedokumentasi yang diambil di situs Bursa Efek Indonesia. Data diolah dengan menggunakan paired samples test denganmenggunakan program SPSS25. Hasil penelitian menunjukkanpenggunaan XBRL dapat memperkecil terjadinya asimetriinformasi.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMITE AUDIT, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI (2018-2020)
David Riyanto;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v3i1.15549
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh dari kepemilikan institusional, komite audit, dan kepemilikan manajerial terhadap tindakan manajemen laba. Di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020, penelitian ini melihat pada perusahaan konsumen primer. Total sampel yang dipakai adalah 41 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling dan juga menggunakan pengujian asumsi klasik yang kemudian dilanjutkan dengan analisis liner berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial mempunyai pengaruh terhadap manajemen laba, sedangkan komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KOMITE AUDIT DAN KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI) TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN
Apriliana Ardani;
Titik Aryati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v3i1.16006
Tujuan dilaksanakannya penelitian adalah pengujian dan pemaparan pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit dan Key Performance Indicators (KPI) terhadap integritas laporan keuangan dengan variabel kontrol ukuran perusahaan dan leverage. Data yang dipakai ialah data sekunder dalam bentuk laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI dari tahun 2019-2021. Kemudian sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan memeroleh sampel penelitian sebanyak 129. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 25. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa kepemilikan institusional dan manajerial, komite audit serta leverage mempunyai pengaruh dengan arah positif terhadap integritas laporan keuangan, ukuran perusahaan mempunyai pengaruh dengan arah negatif terhadap integritas laporan keuangan dan Key Performance Indicators (KPI) tidak mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan.