Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN PEMASARAN MEDIA SOSIAL, KETERLIBATAN PENGGEMAR, DAN PERCAKAPAN MULUT KE MULUT SECARA ELEKTRONIK TERHADAP NIAT PEMBELIAN CENDERA MATA PERSIJA Angelica, Christine; Cokki
Jurnal Serina Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jseb.v2i2.35244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemasaran media sosial, keterlibatan penggemar dan percakapan mulut ke mulut secara elektronik terhadap niat pembelian cendera mata Persija di Jakarta. Sampel yang diambil adalah 200 orang merupakan Jakmania dan yang memiliki niat untuk membeli cendera mata Persija. Metode yang digunakan adalah convenience sampling lalu digunakan dengan cara menyebarkan kuesioner yang diolah menggunakan PLS-SEM. Hasil dari penelitian ini adalah pemasaran media sosial, keterlibatan penggemar dan percakapan mulut ke mulut memiliki pengaruh yang positif terhadap niat beli. Pemasaran media sosial dan percakapan mulut ke mulut memiliki pengaruh yang positif terhadap keterlibatan penggemar. Kemudian, pemasaran media sosial dan percakapan mulut ke mulut berpengaruh positif terhadap niat beli melalui keterlibatan penggemar. This research bridges the gap in previous studies by exploring consumer purchase intentions of Persija’s Merchandise in DKI Jakarta. The variables under investigation include social media marketing, electronic word of mouth, fans engagement and purchase intention. Using a sample of 200 Persija’s fans and have an intention to buy Persija’s merchandise, purposive sampling was employed, and online questionnaires were distributed, with data analyzed using PLS-SEM. The findings indicate that social media marketing, electronic word of mouth on purchase intention, both directly and through fans engagement have a positive influence on purchase Intention, social media marketing, and electronic word of mouth have a positive influence on Fans Engagement.
PENGUKURAN KESADARAN MEREK NASI GORENG KEKINIAN SRENGINDO Cokki; Bravo, Christiandinata Tjandra; Jerico, Hernando; Ernesto, Farrel; Valentina
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to measure brand awareness of Nasi Goreng Kekinian Srengindo culinary business. The team will develop measurement tools to measure consumer brand awareness from several aspects. The team will also discuss actions that can be taken by business owners to improve brand awareness of Srengindo's Nasi Goreng Kekinian culinary business so that it is increasingly recognized by the wider community. The results of related PKM activities are the results of measuring and increasing Srengindo brand awareness which are adapted to the social media that has been used by Srengindo as a PKM partner which can be realized by creating social media content. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengukur kesadaran merek dari usaha kuliner Nasi Goreng Kekinian Srengindo. Tim akan menyusun alat ukur untuk mengukur kesadaran merek dari konsumen dari beberapa aspek. Tim juga akan membahas tindakan yang dapat dilakukan oleh pemilik usaha untuk menyempurnakan kesadaran merek usaha kuliner Nasi Goreng Kekinian Srengindo agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Hasil kegiatan PKM terkait adalah hasil pengukuran dan peningkatan kesadaran merek Srengindo yang disesuaikan dengan media sosial yang sudah digunakan oleh Srengindo sebagai mitra PKM yang dapat ditindaklanjuti dengan penciptaan konten media sosial. 
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN MENCIPTAKAN PRODUK GANTUNGAN KUNCI SALAD BOZ Cokki; Olivia Putri, Angely; Tiffany, Fransisca; Wijaya, Santrista; Natalya, Yenny
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i2.29274

Abstract

This community service aims to enhance brand awareness for our partner, Salad Boz, a healthy culinary business. Team observations reveal that Salad Boz's promotional media lacks appeal and tends to be monotonous, failing to captivate consumer attention. To address this, the PKM team collaborated with the business owner to create engaging promotional media, specifically keychains with the Salad Boz logo created using artificial intelligence. The creative process includes conceptual planning, image creation, editing, and implementation. Although the design of the keychains involves artificial intelligence, human assistance remains essential. The PKM team also advises the partner to actively monitor current developments and explore other appealing promotional strategies for future marketing endeavors.
PERAN INFLUENCER DALAM PEMASARAN DIGITAL: MENINGKATKAN LITERASI SISWA MELALUI WEBINAR INTERAKTIF Cokki; Putri, Angely Olivia; Natalya, Yenny; Tiffany, Fransisca
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32059

Abstract

This PKM aims to increase the knowledge and insights of the younger generation, especially the students of SMAK Immanuel Pontianak, who are the PKM partners related to the role of influencers in the era of digital marketing. The limitations of literacy and learning related to digital marketing are challenges faced by the partners at present. Rapidly evolving digitization demands that students enhance their literacy and practical learning related to digital marketing. Therefore, the PKM team collaborates with the school to conduct interactive learning through webinars focusing on the role and benefits of using influencers in the digital marketing era. The webinar was attended by 70 students and consisted of several sessions covering material delivery, experimental activities, and question-and-answer sessions. The full contribution from both the school and the PKM team has facilitated the success of this webinar, enabling an increase in participants' literacy and deepening their insights into digital marketing. The PKM team also provides recommendations to partners in the form of steps that can be implemented to prepare students to face the challenges and opportunities in the continually evolving digital world. ABSTRAK PKM ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan dan wawasan generasi muda, khususnya siswa/i SMAK Immanuel Pontianak yang merupakan mitra PKM terkait peran influencer dalam era pemasaran digital. Keterbatasan literasi dan pembelajaran terkait pemasaran digital menjadi tantangan yang dihadapi mitra saat ini. Digitalisasi yang berkembang dengan pesat menuntut siswa/i untuk meningkatkan literasi dan pembelajaran yang aplikatif terkait pemasaran digital. Oleh karena itu, tim PKM bekerjasama dengan pihak sekolah untuk mengadakan pembelajaran interaktif melalui webinar yang berfokus pada peran dan manfaat penggunaan influencer di era pemasaran digital. Webinar diikuti oleh 70 siswa dan terdiri dari beberapa sesi yang meliputi penyampaian materi, kegiatan eksperimen, serta sesi tanya jawab. Kontribusi penuh dari pihak sekolah maupun tim PKM mendorong keberhasilan kegiatan webinar ini sehingga mampu meningkatkan literasi peserta dan memperdalam wawasan mereka tentang pemasaran digital. Tim PKM juga memberikan saran kepada mitra berupa langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk mempersiapkan siswa/i dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia digital yang terus berkembang.
LINKING SERVICE QUALITY TO PATIENT LOYALTY THROUGH PATIENT SATISFACTION IN AN INDEPENDENT MEDICAL PRACTICE Amadea, Stephanie; Cokki
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/022cjy94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran kualitas layanan dalam mempengaruhi loyalitas pasien di praktik medis independen di Tangerang, Indonesia, melalui variabel mediasi yaitu kepuasan pasien. Meskipun sebagian besar penelitian sebelumnya mengenai kualitas layanan dan loyalitas berfokus pada pengaturan perawatan kesehatan rumah sakit atau institusional, penelitian dalam praktik medis independen masih relatif terbatas, khususnya dalam interaksi yang berpusat pada dokter di mana konsultasi pribadi adalah pertemuan layanan utama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan pengambilan sampel berurutan, dan menganalisis 180 jawaban yang dikumpulkan melalui Google Forms online. Analisis data dilakukan melalui Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk menguji efek langsung dan mediasi antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan secara positif dan signifikan mempengaruhi kepuasan pasien dan loyalitas pasien, dengan kepuasan pasien bertindak sebagai variabel mediasi dalam hubungan ini. Di antara lima dimensi kualitas layanan, empati diidentifikasi sebagai komponen yang paling signifikan, menunjukkan bahwa komunikasi pribadi dan interaksi interpersonal sangat penting dalam layanan medis independen. Temuan ini berkontribusi pada perluasan teori kualitas layanan dalam konteks perawatan kesehatan yang berpusat pada dokter dan menawarkan implikasi praktis bagi praktisi independen untuk memprioritaskan dimensi relasional dan empatik dalam mengembangkan strategi yang berpusat pada pasien.   The aim of this study is to examine the role of service quality in influencing patient loyalty at an independent medical practice in Tangerang, Indonesia, through a mediating variable that is patient satisfaction. While most previous studies concerning service quality and loyalty have focused on hospital or institutional healthcare settings, research within independent medical practice remains relatively limited, particularly in physician-centered interactions where personal consultation is the primary service encounter.  This study used a quantitative cross sectional design with consecutive sampling, and analyzed 180 responses collected through an online Google Forms. The analysis of the data was conducted through Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) utilizing SmartPLS 4 software to test the direct and mediating effects between the variables. The results indicate that service quality positively and significantly impacts both patient satisfaction and patient loyalty, with patient satisfaction acting as a mediating variable in this association. Among the five dimensions of service quality, empathy was identified as the most significant component, suggesting that personal communication and interpersonal interaction are central in independent medical services. These findings contribute to extending service quality theory within physician-centered healthcare contexts and offer practical implications for independent practitioners to prioritize relational and empathetic dimensions in developing patient-centered strategies.
LINKING SERVICE QUALITY TO PATIENT LOYALTY THROUGH PATIENT SATISFACTION IN AN INDEPENDENT MEDICAL PRACTICE Amadea, Stephanie; Cokki
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/022cjy94

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran kualitas layanan dalam mempengaruhi loyalitas pasien di praktik medis independen di Tangerang, Indonesia, melalui variabel mediasi yaitu kepuasan pasien. Meskipun sebagian besar penelitian sebelumnya mengenai kualitas layanan dan loyalitas berfokus pada pengaturan perawatan kesehatan rumah sakit atau institusional, penelitian dalam praktik medis independen masih relatif terbatas, khususnya dalam interaksi yang berpusat pada dokter di mana konsultasi pribadi adalah pertemuan layanan utama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan pengambilan sampel berurutan, dan menganalisis 180 jawaban yang dikumpulkan melalui Google Forms online. Analisis data dilakukan melalui Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk menguji efek langsung dan mediasi antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan secara positif dan signifikan mempengaruhi kepuasan pasien dan loyalitas pasien, dengan kepuasan pasien bertindak sebagai variabel mediasi dalam hubungan ini. Di antara lima dimensi kualitas layanan, empati diidentifikasi sebagai komponen yang paling signifikan, menunjukkan bahwa komunikasi pribadi dan interaksi interpersonal sangat penting dalam layanan medis independen. Temuan ini berkontribusi pada perluasan teori kualitas layanan dalam konteks perawatan kesehatan yang berpusat pada dokter dan menawarkan implikasi praktis bagi praktisi independen untuk memprioritaskan dimensi relasional dan empatik dalam mengembangkan strategi yang berpusat pada pasien.   The aim of this study is to examine the role of service quality in influencing patient loyalty at an independent medical practice in Tangerang, Indonesia, through a mediating variable that is patient satisfaction. While most previous studies concerning service quality and loyalty have focused on hospital or institutional healthcare settings, research within independent medical practice remains relatively limited, particularly in physician-centered interactions where personal consultation is the primary service encounter.  This study used a quantitative cross sectional design with consecutive sampling, and analyzed 180 responses collected through an online Google Forms. The analysis of the data was conducted through Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) utilizing SmartPLS 4 software to test the direct and mediating effects between the variables. The results indicate that service quality positively and significantly impacts both patient satisfaction and patient loyalty, with patient satisfaction acting as a mediating variable in this association. Among the five dimensions of service quality, empathy was identified as the most significant component, suggesting that personal communication and interpersonal interaction are central in independent medical services. These findings contribute to extending service quality theory within physician-centered healthcare contexts and offer practical implications for independent practitioners to prioritize relational and empathetic dimensions in developing patient-centered strategies.