Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JBEST

Analisis Strategi Bisnis Zenius Pasca Penutupan Sementara melalui TOWS dan IE Matrix Wulandari, Pramesti; Solihati, Keisha Dinya
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 8, No. 1 (2026): April
Publisher : Politeknik STIA LAN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/jbest.v8i1.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemulihan bisnis PT Zenius Education setelah penutupan sementara operasional pada awal tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, berdasarkan data sekunder seperti artikel berita, laporan industri, dan publikasi resmi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SWOT, TOWS, dan IE Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zenius memiliki kekuatan internal yang solid, seperti brand awareness yang tinggi dan platform teknologi yang matang, namun juga menghadapi kelemahan signifikan, seperti tingginya biaya operasional dan strategi monetisasi yang belum optimal. Peluang dari pertumbuhan industri edtech dan potensi kolaborasi B2B dapat dimanfaatkan untuk memperkuat posisi pasar. Berdasarkan IE Matrix, Zenius berada pada Kuadran V yang menunjukkan strategi “Hold and Maintain”. Oleh karena itu, strategi yang disarankan adalah memanfaatkan kekuatan yang ada, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengembangkan layanan baru secara selektif untuk mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. Kata Kunci: Edtech, IE Matrix, Strategi Pemulihan, TOWS Matrix, Zenius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemulihan bisnis PT Zenius Education setelah penutupan sementara operasional pada awal tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, berdasarkan data sekunder seperti artikel berita, laporan industri, dan publikasi resmi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SWOT, TOWS, dan IE Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zenius memiliki kekuatan internal yang solid, seperti brand awareness yang tinggi dan platform teknologi yang matang, namun juga menghadapi kelemahan signifikan, seperti tingginya biaya operasional dan strategi monetisasi yang belum optimal. Peluang dari pertumbuhan industri edtech dan potensi kolaborasi B2B dapat dimanfaatkan untuk memperkuat posisi pasar. Berdasarkan IE Matrix, Zenius berada pada Kuadran V yang menunjukkan strategi “Hold and Maintain”. Oleh karena itu, strategi yang disarankan adalah memanfaatkan kekuatan yang ada, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengembangkan layanan baru secara selektif untuk mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. Kata Kunci: Edtech, IE Matrix, Strategi Pemulihan, TOWS Matrix, Zenius.