Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Transformation of Mandalika

PENGARUH VARIASI WAKTU PENGERINGAN OVEN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK AMILUM TALAS KIMPUL (Xanthosoma sagittifolium) Saraswati, Luh Ayu Putri; I Gusti Ngurah Agung Dewantara Putra
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 3 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v3i5.1185

Abstract

Starch is a polysaccharide carbohydrate which has inert, so it’s widely used as an excipient in the pharmaceutical industry. Starch is found in many organs in plants that serve as place to store the food reserves, one of which is the cocoyam (Xanthosoma sagittifolium), which in its tubers contains about 36% starch with quite high amylose and amylopectin content, namely 15.4% and 81.5%. The length of drying time results in different physical characteristics of starch, so it takes the right time to produce good physical characteristics of starch and according to requirements. The evaluation tests were carried to find out the physical characteristics of cocoyam, namely organoleptic test, identification test, microscopic test, water content test, and pH test. The result obtained that 1 day drying time can produce starch with good physical characteristics and according to requirements.
Pengaruh Suhu Pengeringan Menggunakan Lemari Pengering Terhadap Karakteristik Fisik Amilum Talas Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) Valentinus Alwen; I Gusti Ngurah Agung Dewantara Putra
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i1.1231

Abstract

Amilum merupakan polisakarida yang bersifat inert dan sering digunakan sebagai bahan pengisi, penghancur, dan pengikat dalam pembuatan sediaan tablet. Salah satu tanaman penghasil amilum adalah talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium). Talas kimpul cenderung hanya dimanfaatkan sebagai makanan sampingan sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai amilum yang dihasilkan talas kimpul. Karakteristik fisik amilum yang dihasilkan dipengaruhi oleh suhu pengeringan amilum. Pada penelitian ini pengeringan amilum dilakukan menggunakan lemari pengering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap karakteristik fisik amilum talas kimpul. Uji evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik amilum, yaitu uji identifikasi amilum, uji organoleptik, uji mikroskopik, uji kadar air, dan uji pH. Hasil yang diperoleh menunjukkan suhu pengeringan berpengaruh terhadap kadar air dan pH, tetapi tidak berpengaruh terhadap identifikasi amilum, organoleptik, dan mikroskopik amilum
Pengaruh Variasi Suhu Pengeringan Dalam Pembuatan Amilum Talas Kimpul (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schoot) Dengan Oven Ni Made Frida Yanti; I Gusti Ngurah Agung Dewantara Putra
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i3.1244

Abstract

Talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium) memiliki kandungan pati yang sangat tinggi sebesar 68,50%. Kandungan pati yang dimiliki talas kimpul bisa digunakan sebagai bahan tambahan dalam bidang farmasi. Suhu pengeringan yang digunakan untuk pembuatan amilum talas kimpul harus tepat dan memberikan sifat farmasetik yang bagus sesuai persyaratan. Pengujian sifat fisik amilum yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji identifikasi, uji organoleptis, uji mikroskopis, uji susut pengeringan dan uji pH. Hasil uji menunjukkan bahwa uji identifikasi menghasilkan warna biru, uji organoleptik menghasilkan amilum berwarna putih, tidak berbau, dan tidak berasa, dengan mikroskopik berbentuk bulat, mempunyai hilus yang ada di bagian tengah serta lamela yang tidaklah begitu jelas, suhu pengeringan dengan oven mempengaruhi sifat fisik amilum. Semakin meningkat suhu pengeringan menghasilkan pH yang meningkat, dan penurunan persentase susut pengeringan