Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementation of Contextual Teaching and Learning for Basic Natural Sciences at Madrasah Ibtidaiyah, UNUGHA Cilacap Alhana, Anastya Nida; Sentosa, Sedya; Azizah, Wida Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v13i2.12128

Abstract

This research aims to spread the implementation of learning innovations in Basic Natural Science courses at Madrasah Ibtidaiyah (MI Basic Science) using the Contextual Teaching and Learning (CTL) method at Nahdlatul Ulama Al Ghazali University (UNUGHA) Cilacap. The research method used is a case study with a qualitative approach. The aim of this research is to assess the effectiveness of the CTL method in increasing students’ understanding of Basic Natural Sciences and the extent to which this learning innovation is implemented in the MI educational environment. Through observations, interviews, and documentation analysis, this research describes how CTL is implemented, student responses, and its impact on understanding MI Basic Science concepts. The research results show that the implementation of CTL at UNUGHA Cilacap succeeded in increasing student involvement and the relevance of the material to everyday contexts. Students show increased understanding of MI Basic Science concepts, and this method provides significant support for achieving learning objectives. In conclusion, CTL is effectively applied in educational contexts, providing a stimulative and interactive learning environment. The practical implications of this research are recommendations for continuing to apply the CTL method in the development of the MI Basic Science curriculum
Implementasi Model Two Stay Two Stray pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PGMI Rahayu, Mila; Widiyanto, Rohmat; Sentosa, Sedya
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2893

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester 1 PGMI di salah satu Perguruan Tinggi Negeri Islam Jakarta dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA dengan jumlah 33 mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan atau menumbuhkan motivasi mahasiswa dalam melaksanakan proses pembelajaran pada mata kuliah Konsep Dasar IPA, sehingga motivasi yang tinggi akan memberikan dampak hasil belajar yang meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisa permasalahan. Penelitian dimulai dari mengidentifikasi masalah, pengumpulan data, analisis data, dan evaluasi. Peningkatan motivasi belajar mahasiswa menggunakan model two stay two stray dimana terdiri dari empat orang dalam kelompok, dengan pembagian dua orang menjadi tim ahli dan dua orang menjadi tamu yang berkunjung ke kelompok lain untuk mencari informasi mengenai materi yang dibahas. Hasil dari implementasi model two stay two stray pada mata kuliah Konsep Dasar IPA menunjukkan adanya perubahan pada mahasiswa yakni motivasi dengan keaktifan selama mengikuti perkuliahan yang berlangsung. Setiap mahasiswa memiliki andil dalam kegiatan mata kuliah Konsep Dasar IPA.
Kepemimpinan Transformasional: Skill Yang Diperlukan Kepala Madrasah Di Lembaga Pendidikan Islam Era Society 5.0 Nandalawi, Nandalawi; Sentosa, Sedya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6116

Abstract

Memasuki era baru, madrasah sebagai bagian dari lembaga pendidikan yang berbasis Islam, harus mempunyai pemimpin yang adaptif dan mampu menjadi katalisator agar dapat memberdayakan sumber daya manusia dengan baik. Hal ini melatarbelakangi sekaligus menjadi tujuan peneliti ingin mengulas bagaimana kepemimpinan transformasional menjadi solusi kepala madrasah dalam upaya persiapan menghadapi era baru, society 5.0. Selanjutnya, untuk mengetahui hasil dari penelitian ini, penulis menggunakan metode Library Research, yaitu menelaah teori transformasional dan konsep era society 5.0 dengan data kepustakaan berupa karya-karya tulis mengenai teori transformasional dan konsep era society 5.0, baik sumber datanya berupa artikel, jurnal, buku, yang lalu diolah dan ditelaah kaitannya dengan penelitian ini. Analisis isi (Content Analysist) sebagai teknik analisis datanya. Hasil dari penelitian ini adalah kepemimpinan transformasional dapat  menjadi solusi untuk diterapkan kepala madrasah dalam era society 5.0, dikarenakan yang pertama, memuat elemen-elemen yang menjadi pendukung untuk mengembangkan skill tambahan kepala madrasah yang harus dimiliki dalam menghadapi tantangan perubahan era. Yang kedua, perhatian individu pada kepemimpinan trasnformasional menjadi hal yang sangat berpengaruh terhadap pengembangan sumber daya manusia menjadi lebih baik. Dari sini terlihat bahwa gaya dari suatu kepemimpinan menjadi tolok ukur kesuksesan kualitas seorang pemimpin, oleh karena itu, penting bagi pemimpin untuk memilih pijakan dalam menentukan gaya kepemimpinannya
Strengthening Moral Values Through Religious Knowledge Integration: Insights from Madrasah Ibtidaiyah Nurhidayati, Siti; Sentosa, Sedya
Bidayatuna Vol 7 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v7i2.3316

Abstract

This study explores the significance of integrating Islamic religious knowledge into moral value education for students aged 7–8 years in Madrasah Ibtidaiyah. At this critical stage of character development, understanding moral values is essential. An integrative approach ensures that religious knowledge is not only taught as theoretical content but also serves as a practical guide for daily behavior. The teaching methods employed include thematic learning, case studies, and creative projects designed to engage students and deepen their comprehension. The findings reveal that effective integration of religious knowledge and moral education helps students internalize virtuous character traits and equips them to interact positively within society. This research contributes to the development of a more holistic and relevant curriculum in the context of Islamic education.
PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF: STUDI RELEVANSI TERHADAP INTEGRASI-INTERKONEKSI KEILMUAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM (M. AMIN ABDULLAH) Nada, Ana Quthratun; sentosa, sedya
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 1 No 2 (2023): June 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran pada kurikulum 2013 atau biasa lebih dikenal dengan pembelajaran tematik integrative, yang memadukan berbagai mata pelajaran ke dalam sebuah tema. Integrasi ini meliputi dua hal yaitu integrasi yang berorientasi pada sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam proses pembelajaran dan integrasi berbagai mata pelajaran dalam sebuah tema. Jika dilihat dari kacamata pendidikan Islam, ke tiga orientasi tersebut tidak jauh berbeda dengan ketentuan yang digariskan oleh agama Islam untuk menjadi insan kamil yakni membentuk manusia yang bersikap, berfikir dan bertindak sesuai ketentuan Islam. Tujuan pembahasan dalam penelitian ini untuk mengetahui: konsep integrasi dalam pembelajaran tematik yang terdapat dalam Kurikulum 2013, konsep integrasi keilmuan dalam pendidikan Islam dengan memakai konsep integrasi-interkoneksi keilmuan “jaring laba-laba”, dan relevansi integrasi pembelajaran tematik dengan integrasi keilmuan dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menemukan bahwa: pembelajaran tematik integratif dengan integrasi keilmuan dalam pendidikan Islam secara konsep memiliki kesamaan dan relevansi antar keduanya. Hal tersebut diketahui melalui analisis contoh dari tema yang disajikan dalam pembelajaran tematik berdasarkan tiga epistemologi ilmu yakni bayani, burhani dan irfani. Salah satu contoh tema “diriku”, berdasarkan analisis melalui tiga epistemologi ilmu bisa diketahui bahwa secara bayani, tema tersebut terdapat dalam Al-Qur’an Surah At-tahrim ayat 6. Secara burhani, realitasnya peserta didik harus bisa merawat diri sendiri seperti: membersihkan diri, makan makanan bergizi dan selalu berhati-hati dalam berperilaku. Secara irfani, manfaat dari merawat diri yakni, sehat jasmani dan rohani serta terhindar dari segala penyakit, bahaya, dan musibah. Dengan adanya analisis ketiga epistemologi ini diharapkan integrasi-interkoneksi bisa dan mampu diterapkan di lingkungan Sekolah Dasar khususnya di SDIT/MI. Kata Kunci: Pembelajaran Tematik-Integratif, Integrasi-Interkoneksi dan Relevansi Integrasi Keilmuan.
Analisis Integrasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembelajaran Ilmu Pendidikan Alam dan Sosial (IPAS) Pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ramadhan, Wandri; sentosa, sedya
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 1 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i1.20416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengintegrasian nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengamatan/observasi, dokumentasi dan wawancara informan. Peniliti memilih guru kelas IV SDN Adisucipto 1 Yogyakarta dikode dengan (P1) yang dirahasiakan identitasnya. Penelitian Ini menggunakan analisis data mengacu pada model Milles dan Huberman terdiri dari reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Temuan dalam penelitian ini yaitu adanya upaya dalam pengintegrasian nilai-nilai keislaman dalam mata pelajaran IPAS Pada Kurikulum Merdeka melalui Pertama Nilai Pendidikan Islam di SDN Adisucipto 1 Yogyakarta, Kedua Integrasi Nilai-Nilai Keislaman di SDN Adisucipto 1 Yogyakarta, Ketiga Pembelajaran Ilmu Pendidikan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Keempat Implementasi Nilai Keislaman dalam Pembelajaran IPAS di SDN Adisucipto 1 Yogyakarta. Kesimpulan dalam penelitian ini Nilai-nilai keislaman yang diintegrasikan dengan pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Adisucipto 1 Yogyakarta peran pendidik sangat menjadi peran terpenting dalam pembelajaran, karena pendidik yang harus memiliki kemampuan untuk menginterasikan kedalam materi pembelajaran. Sementara itu tujuan dari pengintegrasian nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka adalah untuk menanamkan nilai-nilai keislaman untuk pedoman dalam menjalankan kehidupan dimasayarakat dimasa sekarang dan kedepanya.
Enhancing Islamic Educational Quality through Output-Based Quality Assurance: A Literature Review Perspective Sulfiani, Sulfiani; Jannana, Nora Saiva; Sentosa, Sedya
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2023.32-02

Abstract

This research undertakes a comprehensive literature review to analyze output-based quality assurance in Islamic educational institutions. The study systematically reviews scholarly articles published between 2019 and 2023, focusing on quality assurance and educational institution outputs. The findings highlight the pivotal roles of vision and mission alignment, strategic program implementation, robust facilities, and the cultivation of academically and competitively adept graduates. Key outcomes from the review include the importance of effective communication in achieving Islamic institutional goals, the significance of academic and non-academic flagship programs, and the criticality of a strong teaching and learning process. The study also reveals the efficacy of integrating strategic planning, stakeholder engagement, and a balance of academic excellence and character development in enhancing educational quality. Despite its comprehensive nature, the research acknowledges limitations in its scope, primarily its reliance on existing literature, which may not encompass all possible educational contexts. Future research should explore diverse educational settings further and assess the long-term impacts of quality assurance strategies on student outcomes and Islamic institutional reputation. This study significantly contributes to the discourse on educational quality assurance, advocating for comprehensive, adaptable, and inclusive strategies in response to the evolving demands of the educational landscape.