Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Prinsip Pendidikan Dalam Pelaksanaan Bimbingan Dan Konseling Di Era Kenormalan Baru Syska Purnama Sari; Arizona Arizona; Evia Darmawani; Taty Fauzi; Nurlela Nurlela; Endang Surtiyoni; Ramtia Darma Putri; M. Ferdiansyah
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i1.7261

Abstract

Pandemi covid 19 yang menciptakan kebijakan baru dari pemerintah yang berupa pembelajaran dari rumah. Pendidik dan peserta didik sebagai sasaran dari kebijakan tersebut harus mampu beradaptasi sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta kegiatan yaitu guru-guru di SMK Negeri 1 Jejawi mengenai penerapan prinsip pendidikan dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di era kenormalan baru. Metode pelaksanaannya adalah ceramah atau seminar berupa sosialisasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian didapatkan bahwa secara keseluruhan kegiatan yang telah dilaksana berjalan dengan lancar, dan kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada Guru-Guru mengenai pelaksanaan layanan BK yang dapat membantu peserta didik dan pendidik dalam proses belajar mengajar secara daring di era kenormalan baru.
HUBUNGAN TUNTUTAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMK YP GAJAH MADA PALEMBANG Alfadt Aria Dinar; Edi Harapan; Evia Darmawani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29032

Abstract

Motivasi belajar pada siswa merupakan keseluruhan daya penggerak baik dari dalam diri siswa maupun dari luar siswa, sehingga menjadi sebuah dorongan yang muncul secara sadar maupun tidak sadar dalam diri siswa pada saat kegiatan belajar secara terus menerus untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai sehingga terjadi perubahan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi tuntutan orang tua terhadap motivasi belajar siswa di SMK YP GAJAH MADA Palembang. Penelitian menggunakan metode korelasi dengan uji regresi linier sederhana. Sampel penelitian terdiri dari siswa yang mengalami rendahnya motivasi belajar disekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tuntutan orang tua mempengaruhi motivasi belajar siswa secara substansial, dengan nilai R Square sebesar 0.784. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukan perolehan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.200. nilai ini lebih besar dari taraf signifikasnsi α = 0,05, yang berarti data residual berdistribusi normal. Temuan ini membuktikan bahwa tuntutan orang tua sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa di SMK YP GAJAH MADA Palembang secara signifikan. Penelitian memberikan kontribusi praktis bagi guru BK dan sekolah dalam merancang layanan bimbingan untuk membantu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Peran Orang Tua dalam Kesejahterahan Sosial-Emosional Anak dengan Penyakit Kronis : Studi Kasus di Sentra “Budi Perkasa” Palembang Imam Al Jundi; Nurlela, Nurlela; Evia Darmawani
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i1.3102

Abstract

This research aims to investigate the role of parents in the social-emotional well-being of children with chronic illnesses in Sentra Budi Perkasa Palembang. Descriptive qualitative and case study methods were used to gain an in-depth understanding of the influence of parents on child development. Through data triangulation techniques (observation, interviews, and documentation), this study identified several critical aspects, including understanding and appreciation of the child, support for emotional development, combating stigma, and efforts to improve the child's social well-being. The results of the study show the complexity of challenges faced by parents, ranging from the complexity of health problems to a lack of readiness in dealing with medical aspects. Parents also play an important role in overcoming societal stigma and helping children develop healthy social-emotional skills. In conclusion, this research provides in-depth insights into the role of parents in supporting children with chronic illnesses, highlighting the need for comprehensive support, collaboration with healthcare teams, and joint efforts to create an environment that supports holistic child development.
Peningkatan Minat Membaca Anak melalui Modifikasi Media Pembelajaran Lantai Baca pada Anak Usia Dini Novita, Novitaria; Evia Darmawani; Melinda Puspita Sari Jaya
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 01 (2022): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v5i03.10667

Abstract

This study aims to increase reading interest in Chiqa Smart PAUD children. This type of research is classroom action research with two cycles. Research data through observation, observation and documentation of research subjects are children in group B1, totaling 10 children consisting of 5 boys and 5 girls. The results showed that the development of children's interest in reading in children increased after being given action through modification of the reading floor media that supports and children are free to choose and play so as to provide opportunities for children to understand and can foster children's interest in reading from an early age. This increase can be seen from the initial condition of the development of interest in reading. Group B1 children are in the criteria of not developing in cycle 1 with a percentage of 55% increasing to developing very well by taking action using modified reading floor media with children free to choose their own type of play to increase in cycle II with a percentage of 80%, where the modified reading floor media is made more interesting and fun and supports the criteria for developing very well. The children are able to ask questions and answer the explanation given, understand the articulation of letters clearly, correctly mention the initial letters of the picture, are able to read the letters that the children have arranged, mention the signs (the initial letters of the word), are able to tell stories and understand the contents of the story.
PERAN GURU BK DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER NASIONALISME DI SMA NEGERI 1 MERAPI BARAT Endang Surtiyoni; Sari, Syska Purnama; Evia Darmawani; Nurlela; Taty Fauzi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekhawatiran akan merosotnya nasionalisme dan terjadinya disintegrasi nasional cenderung meningkat akhir-akhir ini. Bimbingan Konseling berbasis nilai cinta tanah air dimaksudkan sebagai proses pemberian bantuan kepada peserta didik melalui suasana kondusif dengan berlandaskan nilai-nilai cinta tanah air seperti mempertahankan identitas, integritas, potensi bangsa serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi rasa kebanggan pada bangsa, rela berkorban demi bangsa dan menjaga kedaulatan bangsa. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta yaitu siswa dan Guru di SMA N 1 Merapi Barat mengenai nasionalisme dan peran guru BK dalam mengembangkan karakter nasionalisme. Metode pelaksanaannya adalah ceramah atau seminar berupa sosialisasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian didapatkan bahwa secara keseluruhan kegiatan yang telah dilaksana berjalan dengan lancar, dan kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada siswa mengenai nasionalisme dan cara mengembangkannya sehingga diharapkan siswa dan Guru mampu memiliki karakter nasionalisme.
Use of Expressive in Interpersonal Communication of Students who Need Counseling Services at SMP Negeri 56 Palembang Eno Leriani; Evia Darmawani; Arizona Arizona
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7365

Abstract

Language is the ability to express desires and needs through communication. The function of language is basically a statement of thoughts or feelings as a tool for communication, carried out in writing or orally according to the opportunity to express language with its relative scientific power. Not all students at SMP Negeri 56, especially in interpersonal communication, are able to express their feelings using expressive language. It was identified that 1 to 3 people in each class like to make noise based on expressive language, causing negative impacts such as bullying among their friends. This research aims to determine the use of expressive language in interpersonal communication of students who need counseling services. The research uses quantitative descriptive methods. The research sample consisted of 62 students from classes VII A and VII B. Data collection techniques used questionnaires and documentation. Data analysis uses the percentage formula (F/N X 100%). The results of this study indicate that the frequency of each use of expressive language in interpersonal communication is in the very low category which requires counseling services. Expressive language was 30 students with a percentage of 48% and interpersonal communication was 33 students with a percentage of 53% of the total number of respondents. Based on the data that has been processed and analyzed, it can be concluded that the use of expressive language in students' interpersonal communication is in the very low category so that counseling services are needed so that the implementation of this communication can run well, of course the language factor and the way it is expressed need to be taken into account. Keywords: Expressive Language, Interpersonal Communication ABSTRAKBahasa yakni kemampuan untuk mengungkapkan keinginan dan kebutuhan melalui komunikasi. Fungsi bahasa pada dasarnya merupakan pernyataan pikiran atau perasaan sebagai alat untuk komunikasi, dilakukan secara tertulis maupun secara lisan sesuai dengan kesempatan untuk mengekspresikan bahasa dengan daya relatifnya secara ilmiah. Tidak semua siswa di SMP Negeri 56 khususnya dalam komunikasi interpersonal mampu menyatakannya perasaan dengan bahasa ekspresif, teridentifikasi 1 sampai 3orang disetiap kelas suka ribut dilatar belakangi bahasa ekspresif sehingga menimbulkan dampak negatif seperti pembullyan sesama teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa ekspresif dalam komunikasi interpersonal siswa yang membutuhkan pelayanan konseling. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa dari kelas VII A dan VII B. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan rumus presentase (F/N X 100%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi masing-masing dari penggunaan bahasa ekspresif berkomunikasi interpersonal pada kategori sangat rendah yang membutuhkan pelayanan konseling. Bahasa ekspresif sebanyak 30 siswa dengan persentase 48% dan komunikasi interpersonal sebanyak 33 siswa dengan persentase 53% dari jumlah responden. Berdasarkan data yang telah diolah dan dianalisis maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa ekspresif dalam komunikasi interpersonal siswa masuk dalam kategori sangat rendah sehingga diperlukan pelayanan konseling supaya penerapan komunikasi tersebut dapat berjalan dengan baik tentu dari faktor bahasa dan cara pengekspresifnya perlu diperhatikan. Kata Kunci : Bahasa Ekspresif, Komunikasi Interpersonal