Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Meningkatkan Kinerja SDM Komunitas Fokma Malaysia Melalui Islamic Work Ethic Suharni Rahayu; Risza Putri Elburdah; Nurdinni Tilova
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi.Selain itu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan menjadi kesempatan bagi Komunita FOKMA di Malaysia untuk berdiskusi dengan narasumber terkait dengan manajemen pengembangan organisasi dalam peningkatan kualitas organisasi FOKMA di Malysia. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan utamanya adalah untuk memberikan gambaran strategi yang dapat dilakukan dalam upaya melakukan pemetaan pengetahuan yang ada di lingkup organisasi FOKMA yang berada di Malaysia . Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat ini keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan kepada organisasi FOKMA di Malyasia dan sekitarnya. Metode yang kegiatan yang dilaksanakan adalah kami mendatangi langsung ke lokasi PKM yaitu di organisasi FOKMA di Malaysia. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh yakni pengetahuan tentang kompetensi seperti apa yang umumnya dibutuhkan . Ilmu yang didapatkan pada Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi dosen dalam upaya mengembangkan diri memberikan pengarahan, penyampaian materi dan motivasi serta berkontribusi bagi generasi muda baik di dalam lingkungan kampus, keluarga dan masyarakat secara luas Kata Kunci: Kinerja,SDM
Strategi Perilaku Kerja Inovatif Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Kaysorn Thailand Risza Putri Elburdah; Suharni Rahayu; Nurdinni Tilova
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat organisasi di seluruh dunia dihadapkan pada tekanan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja mereka. Di Thailand, sebagai salah satu negara yang ekonominya terus berkembang, perusahaan seperti Kaysorn juga menghadapi tantangan yang serupa. Untuk tetap bersaing dan tumbuh, penting bagi perusahaan seperti Kaysorn untuk mengadopsi strategi yang mendorong perilaku kerja inovatif di kalangan karyawannya.Perilaku Kerja Inovatif adalah aspek penting dari kemajuan dan kesuksesan di tempat kerja, kelompok, atau organisasi mana pun. Hal ini melibatkan perilaku individu yang bertujuan untuk memperkenalkan ide, proses, produk atau prosedur baru yang berguna. Perilaku kerja inovatif merupakan ide menciptakan, memperkenalkan, dan menerapkan konsep baru untuk meningkatkan kinerja individu, kelompok, atau organisasi secara keseluruhan. Penerapan perilaku kerja inovatif dapat membuat dunia usaha menjadi yang terdepan dalam persaingan dan mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan efisien. Untuk meningkatkan perilaku kerja inovatif dan secara konsekuensinya meningkatkan kinerja karyawan Kayson Thailand. Selain itu, kompetensi dan kemampuan penting untuk kinerja karyawan, terutama di era digital. Organisasi perlu merespons lingkungan strategis yang berubah dengan memungkinkan profesional sumber daya manusia untuk menganalisis kebutuhan kompetensi karyawan. Di Thailand, di mana budaya kerja dan konteks bisnis mungkin berbeda dari negara lain, penting untuk memahami bagaimana mendorong perilaku kerja inovatif secara efektif di antara karyawan. PKM ini akan menggali berbagai strategi perilaku kerja inovatif yang dapat diterapkan di Kaysorn untuk meningkatkan kinerja karyawan mereka. Melalui pendekatan yang holistik, termasuk melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, memberikan pelatihan dan pengembangan yang tepat, dan menciptakan budaya organisasi yang mendukung inovasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang merangsang kreativitas dan produktivitas di Kaysorn. Pengabdian ini juga dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman teoritis tentang pentingnya inovasi dalam meningkatkan kinerja Kaysorn sebagai organisasi secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pengbdian diketahui faktor-faktor internal dan eksternal yang mungkin mempengaruhi kinerja karyawan serta kemampuan organisasi untuk berinovasi.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT BEREAU VERITAS CONSUMER INDONESIA Muhammad Ramdhan; Suharni Rahayu
JURNAL ASIK Vol 1 No 3 (2023): Jurnal ASIK: Jurnal Administrasi, Bisnis, Ilmu Manajemen & Kependidikan
Publisher : BAIK Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59639/asik.v1i3.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Budaya organisasi dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Bereau Veritas Consumer Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi sebanyak 65 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel jenuh sehingga didapat jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel Budaya organisasi Terhadap Kepuasan kerja Karyawan PT Bereau Veritas Consumer Indonesia dengan nilai thitung > ttabel, yaitu 6.937 > 2.005 dan nilai signifikansi = 0.000 yaitu berada di bawah 0.05. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Bereau Veritas Consumer Indonesia dengan nilai thitung>ttabel, yaitu 9.934 > 2.005 dan nilai signifikansi = 0.000 yaitu berada di bawah 0.05. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel Budaya organisasi dan Kompensasi secara bersama-sama Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Bereau Veritas Consumer Indonesia dengan nilai Fhitung > nilai Ftabel yaitu 50.467 > 3.17 dan nilai signifikansi = 0.000 yaitu berada di bawah 0.05.
IMPLEMENTATION OF DIGITAL ADMINISTRATIVE SYSTEMS IN IMPROVING PUBLIC SERVICE EFFECTIVENESS: A CASE STUDY AT MEKARJAYA SUBDISTRICT OFFICE Suharni Rahayu
JURNAL ASIK Vol 4 No 1 (2026): Jurnal ASIK: Jurnal Administrasi, Bisnis, Ilmu Manajemen & Kependidikan
Publisher : BAIK Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59639/asik.v4i1.132

Abstract

This study explores primary school teachers’ perceptions of the implementation of the Independent Curriculum using a qualitative descriptive approach. The research was conducted in selected primary schools in Ciamis, Indonesia. Participants were purposively selected and consisted of teachers who had experience implementing the Independent Curriculum. Data were collected through semi-structured interviews and supported by observations and document analysis. Thematic analysis was employed to identify key patterns and meanings from participants’ experiences. The findings reveal that teachers generally hold positive perceptions of the Independent Curriculum, viewing it as a progressive reform that promotes instructional flexibility and student-centered learning. Teachers reported increased opportunities to address diverse student needs through project-based activities and formative assessment. However, significant challenges were also identified, particularly limited understanding of differentiated instruction, difficulties with authentic assessment, and increased administrative workload. These constraints often resulted in partial curriculum implementation. Institutional support emerged as a critical factor influencing teachers’ confidence and adaptability. Teachers who received continuous professional development and leadership support demonstrated greater readiness to apply innovative teaching strategies. In contrast, disparities in training opportunities and learning resources contributed to uneven implementation across schools. To address these challenges, teachers adopted adaptive strategies such as peer collaboration, joint lesson planning, and self-directed learning. The study concludes that while teachers largely embrace the philosophy of the Independent Curriculum, effective implementation requires sustained professional development, reduced administrative burden, equitable resource distribution, and strong school leadership. These findings highlight the importance of context-sensitive support systems to ensure meaningful curriculum transformation at the primary education level