Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Efisiensi Aktivitas (TATO), Struktur Modal (DAR), dan Profitabilitas Penjualan (NPM) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) (Studi pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverages di BEI Periode 2021 – 2025) Widiyanti Widiyanti; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Net Profit Margin (NPM) secara parsial dan simultan terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode 2021–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan performa operasional, terutama nilai TATO yang sebagian besar berada di bawah standar industri menurut Kasmir (2019), serta perbedaan dalam pengelolaan utang dan margin profitabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh 10 perusahaan dengan 50 data pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel yang diolah dengan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai probabilitas 0,0001 < 0,05, sedangkan DAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan probabilitas 0,2924 > 0,05. NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan probabilitas 0,0000 < 0,05. Secara simultan, TATO, DAR, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai Prob (F-statistic) 0,000000 < 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,616738 menunjukkan bahwa 61,67% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan 38,33% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan manajemen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset serta menjaga stabilitas margin penjualan secara berkelanjutan.
Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Periode 2013-2024 Muhammad Fikryansyah Putra; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2013-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dipublikasikan sejak perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh laporan keuangan tahunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2013-2024 sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0,1488 > 0,05. Net Interest Margin (NIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0,0010 < 0,05. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0,0000 < 0,05. Secara simultan, Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000000 < 0,05.
Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return on Assets (ROA) PT Bank BTPN Syariah Tbk Periode 2014 – 2024 Gema Aidil Hafiz; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Bank BTPN Syariah, Tbk. periode 2014–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda, berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan bank tersebut yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −1,573786 lebih kecil dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,1595 lebih besar dari α = 0,05. Variabel BOPO terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −6,617505 lebih besar dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,0003 lebih kecil dari α = 0,05. Sementara itu, NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai t-hitung sebesar −1,613189 lebih kecil dari t-tabel 2,364 dan nilai probabilitas 0,1507 lebih besar dari α = 0,05. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa FDR, BOPO, dan NPF secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan nilai f-hitung sebesar 15,51074 lebih besar dari f-tabel 4,35 dan nilai probabilitas 0,001784 lebih kecil dari α = 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional (BOPO) merupakan faktor dominan yang memengaruhi profitabilitas bank dibandingkan FDR dan NPF secara individual.
Pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Harga Saham pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Periode 2013-2025 Vania Dayanti Bestari; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh *Net Profit Margin* (NPM), *Debt to Equity Ratio* (DER), dan *Total Asset Turnover* (TATO) terhadap Harga Saham pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk periode 2013–2025. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 25 untuk mengetahui hubungan dan pengaruh masing-masing variabel independen terhadap Harga Saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial *Net Profit Margin* (NPM) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Sementara itu, *Debt to Equity Ratio* (DER) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Harga Saham. Selanjutnya, *Total Asset Turnover* (TATO) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Harga Saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara *Net Profit Margin* (NPM), *Debt to Equity Ratio* (DER), dan *Total Asset Turnover* (TATO) terhadap Harga Saham. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa NPM menjadi variabel yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap Harga Saham, sedangkan DER dan TATO tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial. Namun, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk periode 2013–2025.
Pengaruh Return on Aset (ROA), Earning Per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham pada PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2012-2025 Nurul Hesti Komah; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Aset (ROA), Earning Per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2012–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan tahunan PT Unilever Indonesia Tbk periode 2012–2025. Analisis statistik yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05. Data penelitian diolah dan dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 22 untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap Harga Saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return On Aset (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Harga Saham. Selanjutnya, Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham. Sementara itu, Price Earning Ratio (PER) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Return On Aset (ROA), Earning Per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2012–2025. Dengan demikian, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap Harga Saham, meskipun arah dan signifikansi pengaruh masing-masing variabel secara parsial menunjukkan hasil yang berbeda.
Pengaruh Quick Ratio (QR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Inventory Turnover (ITO) terhadap Net Profit Margin (NPM) pada PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Periode 2016-2025 Fitri Kurniawati; Shelby Virby
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh *Quick Ratio* (QR), *Debt to Equity Ratio* (DER), dan *Inventory Turnover* (ITO) terhadap *Net Profit Margin* (NPM) pada PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk periode 2016–2025. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial *Quick Ratio* (QR) tidak berpengaruh signifikan terhadap *Net Profit Margin* (NPM), dengan nilai signifikansi sebesar 0,504 > 0,05. *Debt to Equity Ratio* (DER) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap *Net Profit Margin* (NPM), dengan nilai signifikansi sebesar 0,213 > 0,05. Sementara itu, *Inventory Turnover* (ITO) berpengaruh signifikan terhadap *Net Profit Margin* (NPM), dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Secara simultan, *Quick Ratio* (QR), *Debt to Equity Ratio* (DER), dan *Inventory Turnover* (ITO) berpengaruh signifikan terhadap *Net Profit Margin* (NPM), yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,011 < 0,05 dan nilai Fhitung sebesar 9,272 lebih besar dari Ftabel sebesar 4,76. Dengan demikian, ITO merupakan variabel yang berpengaruh secara parsial terhadap NPM, sedangkan ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap NPM.