Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Factor Determinants of breast cancer : Systematic Literature Review Eka Ratnasari; Ajeng Hayuning Tyas; Rizki Dyah Haninggar; Wahida Wahida; Rachmawati Rahim; Aticeh Aticeh
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 2 No. 3 (2025): July : Green Health: International Journal of Health Sciences, Nursing and Nutr
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v2i3.161

Abstract

Breast cancer is a highly prevalent disease and the leading cause of death in women worldwide. The determinants of breast cancer are multifactorial, including genetic, hormonal, environmental, and lifestyle factors. Breast cancer remains one of the significant global health challenges, with a growing burden of disease in both developed and developing countries. Based on recent data, it accounts for about 25% of all cancer cases in women worldwide (Sung et al., 2021). In Indonesia, breast cancer ranks first in cancer prevalence with an incidence rate of 42.1 per 100,000 population (MOH RI, 2022). This phenomenon requires a comprehensive understanding of the various determinant factors that play a role in the pathogenesis of this disease. The aim of this study was to analyze the determinant factors of breast cancer through Systematic Literature Review (SLR) of 8 national google schollar journals and 7 international pubmed journals.
Pandangan Masyarakat Poleang Barat Tentang Adat Uang Panai Dalam Pernikahan (Studi Kasus pada Masyarakat Suku Bugis di Desa Lameo-meong, Kec. Poleang Barat, Kab. Bombana) Wahida Wahida; Hasan bin Juhanis; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terkait uang panai di pernikahan orang Bugis baik dari segi penetapan jumlah uang panai, maupun proses pelaksanaan pemberian uang panai. Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan kualitatif deskriptif, dengan informan aparat desa, tokoh pemuda, masyarakat umum, dan imam desa. Dengan pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah masyarakat Poleang Barat memandang adat pemberian uang panai suatu hal yang sudah dilakukan secara turun-temurun di dalam sebuah pernikahan suku Bugis, hal ini berdasarkan hasil wawancara dengan informan. Uang panai ini diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai perempuan. Bagi masyarakat, uang panai ini memang harus ada dalam pelaksanaan sebuah pernikahan dikarenakan uang panai yang diberikan akan digunakan sebagai uang belanja untuk keperluan pelaksanaan pernikahan dalam hal ini pesta (walimah). Adapun Perspektif hukum Islam terkait uang panai dalam sebuah pernikahan suku Bugis bahwa tidak ada secara spesifik yang mengatur tentang adat uang panai dalam Islam. Namun, hukumnya mubah dalam artian boleh saja selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam dan kebiasaan tersebut telah menjadi suatu ketentuan yang harus dilaksanakan dan dianggap sebagai aturan atau norma yang harus ditaati, maka adat tersebut dapat dijadikan pijakan sebagai suatu hukum Islam. sebagaiman kaidah fiqhiyyah yang artinya: “Adat kebiasaan dapat dijadikan pijakan hukum”.