Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STATUS GIZI IBU DAN PERSEPSI KETIDAKCUKUPAN ASI (AIR SUSU IBU): NUTRITIONAL STATUS OF MOTHERS AND PERCEPTIONS OF INSUFFICIENCY BREAST MILK Gusriani Gusriani; Wahida Wahida; Nur Indah Noviyanti
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v2i1.1198

Abstract

Pola pemberian ASI yang tidak optimal berkontribusi terhadap 1,4 juta kematian bayi dan 10% angka kesakitan pada anak di bawah usia lima tahun. Cakupan ASI Eksklusif nasional pada tahun 2021 masih di angka 69.62% dari target nasional yang ditetapkan yakni 80%. Persepsi ketidakcukupan ASI (PKA) merupakan salah satu alasan yang banyak dihubungkan dengan keputusan ibu di berbagai negara untuk berhenti memberikan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara status gizi ibu selama hamil dengan PKA. Desain penelitian ini adalah cross sectional, dengan jumlah responden sebanyak 65 ibu menyusui yang datang di Puskesmas Karangrejo Tarakan pada bulan Juli-September 2021. Dari hasil analisis bivariat, didapatkan nilai p = 0.001 (p < 0.05) sehingga secara statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan Persepsi Ketidakcukupan ASI ibu menyusui. Hasil penelitian ini mendukung teori hubungan kenaikan berat badan dengan proses lactogenesis sehingga perlu perhatian khusus baik dari tenaga Kesehatan maupun pihak ibu dan keluarga dalam upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Wahida Wahida; Gusriani Gusriani
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v1i3.1316

Abstract

Breast cancer is a malignant tumor that grows inside the breast tissue. Cancer can begin to grow in the mammary glands, milk ducts, fatty tissue and connective tissue in the breast. This study aims to determine the risk factors associated with the incidence of breast cancer at Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital. The type of research used was a cross-sectional study. The population in this study were all inpatients in the GSR room as many as 54 people. The sample in this study was 46 people with accidental sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square statistical test, with a significance level of p (α) = 0.05. The results of the analysis showed a relationship between family history and the incidence of breast cancer with a significance value of p = 0.031 and smoking habits with the incidence of breast cancer with a value of p = 0.027, while for the use of oral contraceptives the significance value was p = 0.126. It can be concluded that there is a relationship between family history and smoking habits with the incidence of breast cancer and for oral contraceptives, it is concluded that there is no relationship between the use of oral contraceptives and the incidence of breast cancer.
TRANSFORMASI MENUJU DESA KELAPIS UNGGUL (UPAYA CEGAH STUNTING DAN WUJUDKAN KELAPIS RAMAH LINGKUNGAN) Gusriani Gusriani; Nurrahmi Umami; Wahida Wahida; Dominggus Dominggus; Nur Nafsiah
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6688

Abstract

Desa Kelapis, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menghadapi dua tantangan utama yang berdampak pada kesehatan masyarakat, yaitu tingginya angka stunting dan rendahnya kesadaran serta keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga. Kondisi lingkungan yang buruk berkontribusi terhadap peningkatan risiko infeksi dan memperburuk status gizi anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pola asuh dan gizi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta membekali warga dengan keterampilan pengolahan sampah organik skala rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif, melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, mahasiswa KKN, serta masyarakat Desa Kelapis. Program ini terdiri dari tiga strategi utama: edukasi pola asuh dan gizi seimbang, kampanye PHBS, dan pelatihan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita sebesar 35% serta 85% peserta pelatihan berhasil mempraktikkan pengolahan sampah organik secara mandiri di rumah. Peningkatan ini menunjukkan ketercapaian yang melampaui target awal yang ditetapkan. Kesimpulannya, pendekatan intervensi yang terintegrasi, kolaboratif, dan berbasis komunitas terbukti efektif dalam pencegahan stunting dan perbaikan kualitas lingkungan. Program ini dapat menjadi model pemberdayaan desa yang layak direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa