Articles
PENGARUH LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN 8 MAKASSAR
Islami, Monalisa;
Khaeruddin, Khaeruddin;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.407 KB)
|
DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11035
Penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains dalam pembelajaran fisika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan proses sains dalam pembelajaran fisika antara peserta didik yang diajar menggunakan inkuiri terbimbing dan peserta didik yang diajar menggunakan model konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 8 Makassar yang terdiri dari enam kelas dengan jumlah peserta didik 240, pengambilan sampel dilakukan secara random sampling dari enam kelas MIPA, yang terpilih sebagai kelas eksperimen yaitu kelas XI MIPA 2 yang diajar dengan menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kontrol yaitu kelas XI MIPA 1 diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh bahwa keterampilan proses sains pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat tinggi sedangkan pada kelas control pada kategori rendah. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan proses sains peserta didik yang diajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model konvensional pada taraf nyata α= 0,05.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FISIKA KELAS X MIA SMA NEGERI 3 SOPPENG
Riwanto, Dedi;
Azis, Aisyah;
Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.135 KB)
|
DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11033
Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif deskriptif menggunakan desain Survey yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng pada materi getaran harmonis. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 3 sebanyak 21 siswa dan kelas X MIA 4 sebanyak 19 siswa di SMAN 3 Soppeng. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes pemahaman konsep berupa post tes dalam bentuk pilihan ganda. Data dianalisis secara statistik deskriptif, diperoleh persentase pemahaman konsep setiap indikator secara berturut-turut adalah menafsirkan 75%, mencontohkan 73%, mengklasifikasikan 26%, membandingkan 14%, dan menjelaskan 61%. Berdasrkan hal ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep fisika kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng yang paling dominan adalah indikator menafsirkan dan berada pada kategori tinggi sedangkan yang sangat tidak dominan adalah indikator membandingkan dan berada pada kategori sangat rendah. Faktor yang menyebabkan pemahaman konsep peserta didik rendah yaitu, kurangnya minat dan motivasi peserta didik untuk mengulang materi yang telah dipelajari, terbiasa belajar dengan menghafal rumus, belum mampu memanipulasi persamaan yang mengandung tiga variabel dan kurang teliti dalam memahami soal.
PENGARUH TES OBJEKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SIDENRENG RAPPANG
Mutiah, Nur;
Arafah, Kaharuddin;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v16i3.15710
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA yang dinilai menggunakan tes objektif dan yang dinilai menggunakan tes subjektif. Selain itu, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidenreng Rappang yang dinilai menggunakan tes objektif dan tes subjektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan post- test only control groups design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidenreng Rappang tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 179 dan sampel yang dipilih secara rambang. Analisis data hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes objektif 28, 89 dengan standar deviasi 9, 78 sedangkan rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes subjektif 31, 92 dengan standar deviasi 9,74. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes objektif dan tes subjektif.
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PELAKSANAAN PRAKTIKUM FISIKA DI SMAN 9 MAKASSAR
Rejeki, Frafti;
Usman, Usman;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v16i2.15982
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan proses sains (KPS) pada pelaksanaan praktikum fisika peserta didik di SMAN 9 Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan proses sains dengan lima indikator yang akan diukur yaitu mengamati, menyusun hipotesis, merencanakan percobaan, menginterpretasi data dan mengomunikasikan. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X MIA 9 yang berjumlah 23 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan melakukan tes kinerja pelaksanaan praktikum fisika materi getaran harmonis sederhana kemudian memberikan tes tertulis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan persentase skor. Berdasarkan hasil analisis data tes tertulis diperoleh bahwa rata-rata perolehan skor keterampilan proses sains peserta didik termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 71.56%. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil analisis data tes kinerja keterampilan proses sains peserta didik pada pelaksanaan praktikum fisika yang juga termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 61.30%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa peserta didik sudah mampu menerapkan keterampilan proses sains pada pelaksanaan praktikum fisika.
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 MAKASSAR
Marzuki, Marzuki;
Azis, Aisyah;
Sari, Salamang Salmia
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v16i1.15278
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk menerapkan metode problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMAN 3 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan dimensi metode problem solving dan konvensional, sedangkan variable terikatnya adalah kemampuan berpikir kritis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMAN 3 Makassar kecuali peserta didik di kelas unggulan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yang kemudian sampel yang dipilih adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 38 orang dan kelas XI IPA 7 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 7,24 dan 5,19 dengan standar deviasinya masing-masing sebesar 1,84 dan 1,99. Hasil analisis inferensial bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik antara yang diajar dengan metode problem solving dengan yang diajar secara konvensional pada taraf signifikansi0,05
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS XI MIA SMA NEGERI 12 MAKASSAR MATA PELAJARAN FISIKA
Mubarak, Syahrul;
Azis, Aisyah;
Haris, Abdul
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v16i2.15985
Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada mata pelajaran fisika peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 12 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 12 Makassar tahun ajaran 2019/2020 dengan jumlah sampel kelas XI MIA 2 yang berjumlah 28 peserta didik. Alat pengumpul data menggunakan instrumen tes berupa tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hasil penelitian berdasarkan analisis statistik deskriktif menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada indikator fluenty sebesar 88,57%, flexibility sebesar 67,86%, originality sebesar 63,57%, dan elaboration sebesar 82,14%. Secara keseluruhan, skor rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yaitu 75,54% dari skor ideal
STUDI KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI FISIKA DI SMA
Ratnasari, Ratnasari;
Haris, Abdul;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v17i1.19063
Penelitian ini merupakan penelitian study library yang bertujuan untuk megetahui gambaran kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika pada peserta didik di SMA berdasarkan hasil-hasil penelitian dengan menggunakan jurnal/artikel berupa review untuk melihat kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik berupa kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Metode penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan mencari data megenai hal-hal yang berupa jurnal/artkel, buku dan sebagainya. Hasil analisis review menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika dari berbagai jurnal/artikel fisika di SMA masih dalam kategori rendah dari tahun ke tahun. Dimana indikator menganalisis (C4) menunjukkan berada dalam kategori sedang, begitupun untuk indikator mengevaluasi (C5) menunjukkan berada dalam kategori sedang, dan untuk indikator mencipta (C6) menunjukkan berada dalam kategori rendah atau secara kumulatif peserta didik belum memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi.This research is qualitative study library consistent with its objective-study category that aims to paint a picture of higher order thinking skill physical thuoght capacity on high school student based on research result using a review journal/article to stimulate learner’s hihgh level of thought ablity to analyze (C4), evaluate (C5), and create (C6). This research method uses documenting with technical content analysis by looking data on items that are journals/articles, books and so forth. Review analysis suggests idea that higher order thinking skill of physics from high school journal/ articles is still in the low category year after year. Where the analyzing (C4) indicator indicates moderate category, neither for evaluation (C5) indicator indicates moderate categori, and for the creative (C6) indicator indicates low in category or cumulatively the leaner does not have the higher order thinking skill
DESAIN DAN UJICOBA LKPD PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS
Yersi, Yersi;
Tandean, Agustinus Jarak;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.672 KB)
|
DOI: 10.35580/jspf.v15i3.13492
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk: (1) mengetahui validitas LKPD pembelajaran berbasis masalah; (2) mengetahui penilaian guru terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah dan (3) mengetahui presepsi peserta didik terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah. Subjek ujicoba penelitian ini adalah 24 orang peserta didik kelas X MIA pytagoras SMAN 11 Pangkep. Penelitian ini menggunakan pengembangan model 4-D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket dan lembar observasi. Kriteria kelayakan LKPD dilihat dari aspek validitas dan kepraktisannya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh simpulan: (1) LKPD pembelajaran berbasis masalah yang telah didesain dan dikembangkan dinyatakan valid setelah melalui tim validator, diperoleh nilai VC (validity countent) sebesar 1; (2) penilaian guru terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah di peroleh hasil rata-rata 92,07 %, berada pada kategori sangat baik dan (3) presepsi peserta didik terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah di peroleh hasil rata-rata 81,17 %, berada pada kategori sangat baik.
KAJIAN TEORITIK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
ulpiana, ulpiana;
Palloan, Pariabti;
Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v17i1.19046
penilitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Penilitian ini adalah penilitian kepustakaan. Dengan obyek penilitian ini adalah jurnal-jurnal model penilitian ini dilakukan pada tahun 2020 dengan menggunakan jurnal yang didapatkan melalui google scholar. Instrument penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai instrument atau key instrument. Pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih lebih sedikit digunakan dari model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dilihat bahwa mempunyai tujuan yang sama, pendapat para ahli yang berbeda, tetapi materi yang digunakan berbeda pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Pada tipe STAD materi yang digunakan lebih bervariasi dibanding dengan tipe TGT. Sedangkan sistem sosislaya hampi rsama tetapi yang membedekan dibagian memotivasi siswa oleh guru dimana pada TGT terdapat unsur permainan. Sistem pendukung pada STAD lebih bervariasi pada sistem pendukungnya seperti multimedia interaktif, media animasi, LKS dan media virtual sedangkan pada TGT sistem pendukungnya adalah LKS. This study aims to determine the comparison of the cooperative learning model type STAD and type TGT. This research is literature research. With the object of this research are journals obtained through google scholar. The research instrument used is the research itself as an instrument or key instrument. The STAD cooperative learning model makes students more active and can work together with goodgroups, so that all students get an explanation of thematerial being studied, the materialstudied directly by the teacher, then students are challenged to a competition with other students where thewinner gets an award. Meanwhile, the TGT type of cooperative learning model was given the task to learntogether about the material to be discussed. After that each group is in thetournament table, both the smart ones and the lessintelligent.
PENERAPAN PENDEKATAN ILMIAH TERHADAP PRAKTIKUM FISIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 21 MAKASSAR
Bola, Sulhijrah;
Azis, Aisyah;
Yani, Ahmad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/jspf.v16i3.16467
Penelitian ini adalah Pra Eksperimen, dengan desain One Shot Case Study yang bertujuan untuk mengetahui besar kemampuan praktikum fisika setelah diajar menggunakan pendekatan ilmiah pada peserta didik kelas X Negeri 21 Makassar Tahun Ajaran 2018/2019. Subyek penelitian ini yakni 33 peserta didik. Instrument yang digunakan dalam penelitian yakni tes praktikum fisika materi getaran harminik sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata praktikum fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 21 Makassar setelah diajar menggunakan pendekatan ilmiah sebesar 73,48% berada pada kategori tinggi dan skor rata-rata setiap indikator yaitu menginterpretasi data 80,09%, menerapkan konsep 65,91%, memprediksi 75,15% semuanya berada pada kategori tinggi.