Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TSOI (TRANSLATING, SCLUPTING, OPERATIONALIZING, INTEGRATING) HYBRID LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA MAKASSAR Mahmudah, Rifaatul; Subaer, Subaer; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik yang diajar dan tidak diajar menggunakan TSOI Hybrid Learning Model serta pengaruhnya terhadap hasil belajar fisika kelas X MIPA SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMA Islam Athirah Bukit Baruga tahun ajaran 2017/2018 berjumlah 60 orang yang dibagi kedalam dua kelas, kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan Quipper School sebagai software Learning Management System untuk menunjang proses pembelajaran Blended Learning, Quipper School LMS terdiri dari Quipper School Link untuk guru dan Quipper School Learn untuk peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Statistic Group Comparison. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dan statistik inferensial untuk melihat pengaruh treatmen yang diberikan pada kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar fisika kelas eksperimen sebesar 12.30 dengan varians 10.63 dan kelas kontrol sebesar 11.13 dengan varians sebesar 10.91. Hasil analisis inferensial menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol pada taraf nyata (?=0.05).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X IPA SMAN 4 MAKASSAR Barto, Barto; Tandean, Antonius Jarak; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.948 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11037

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 4 Makassar. Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh A. J. Patandean dan Kaharuddin Arafah) Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar Fisika peserta didik kelas X SMAN 4 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen dan designnya The one-group pretest-posttest design. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMAN 4 Makassar yang diajar dengan menggunakan mode pembelajaran Two Stay Two Stray. Lokasi penelitian dilakukan di SMAN 4 Makassar. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 orang yang diambil dengan cara rambang yaitu kelas X IPA 1. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil tes menunjukkan skor rata-rata pretest dari 31 peserta didik yaitu 7,13 dan skor rata-rata posttest dari 31 peserta didik yaitu 19,81. Berdasarkan hasil analisis dengan uji N-Gain diperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik sebesar 94% berada pada kategori sedang dan 6% berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPA 1 di SMAN 4 Makassar. Kata Kunci: Two Stay Two Stray, Hasil Belajar
PENGARUH METODE DISKUSI KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 8 MAKASSAR Al Munawwarah, Azhar; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.403 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan metode konvensional dan juga metode diskusi kelompok serta analisis perbedaan keduanya. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Makassar pada kelas XI IPA semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode diskusi kelompok dan variabel terikatnya adalah hasil belajar fisika. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan posttest yang dianalisis secara deskriptif dan infrensial berupa uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil belajar fisika peserta didik SMA Negeri 8 Makassar yang diajar menggunakan metode diskusi kelompok berada pada kategori baik dengan persentase 59,38% dan yang diajar dengan metode konvensional berada pada kategori baik dengan persentase 46,67%. Hasil pegujian hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar  fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan metode diskusi kelompok dengan peserta didik yang diajar dengan metode konvensional. Kata kunci : Metode diskusi kelompok, hasil belajar fisika
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 2 MAJENE Nurlina, Nurlina; Nurhayati, Nurhayati; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.604 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1742

Abstract

Abstract: Application of Problem Based Learning to Physics Learning Achievement at X Grade SMA Negeri 2 Majene. This study was pre-experimental research that aimed to describe the physics learning achievement and to know whether the average of physics learning achievement after taught by using problem based learning could achieve 75% of ideal score at X MIA 4 SMA Negeri 2 Majene in academic year 2014/2015. Independent variable in this study was problem based learning and dependent variable was physics learning achievement about temperature, heat and heat transfer. Data of research was obtained by giving test in the last meeting and the test results were analyzed using descriptive analysis and hypothesis test.  Based on descriptive analysis result, it was obtained that the average of physics learning achievement after taught by using problem based learning was at the high category and percentage of highest score was at the knowledge level (C1) and lowest score was at analysislevel (C4). Result of hypothesis test showed that the average of physics learning achievement after taught by problem based learning did not achieved 75% of ideal score.Keywords: problem based learning, physics learning achievementAbstrak: Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Majene. Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan  hasil belajar fisika dan untuk mengetahui tercapai atau tidaknya skor rata-rata hasil belajar fisika yang telah ditetapkan yaitu 75% dari skor ideal setelah diajar dengan pembelajaran berbasis masalah pada peserta didik kelas X MIA 4 SMA Negeri 2 Majene tahun pelajaran 2014/2015. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbasis masalah, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar fisika pada materi suhu, kalor dan perpindahan kalor. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan posttest yang dianalisis secara deskriptif dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis deksriptif diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar fisika peserta didik setelah diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah berada pada kategori tinggi dan persentase skor tertinggi peserta didik yang menjawab benar ada pada level pengetahuan (C1) dan yang terendah pada level analisis (C4). Hasil analisis uji hipotesis diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar fisika peserta didik setelah diajarkan pembelajaran berbasis masalah tidak mencapai minimal 75% dari skor ideal.Kata Kunci:  pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar fisika
PENGARUH METODE PICTORIAL RIDDLE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMAN 8 MAKASSAR Parewang, Hendriska; Yani, Ahmad; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.734 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i2.10802

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik setelah diajar mengunakan metode pictorial riddle dan secara konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Makassar pada tahun ajaran 2016/2017, yang melibatkan (metode pictorial riddle dan pembelajaran konvensional) sebagai variabel bebas dan pemahaman konsep fisika sebagai variabel terikat pada materi elatisitas dan gerak getaran. Pada akhir perlakuan eksperimen dilakukan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Rata-rata skor pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan metode pictorial riddle adalah 12,53 pada kategori rendah dan peserta didik yang diajar secara konvensional adalah 11,53 pada kategori rendah. Hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan metode pictorial riddle dan yang diajar secara konvensional pada taraf nyata ? = 0,05.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FISIKA KELAS X MIA SMA NEGERI 3 SOPPENG Riwanto, Dedi; Azis, Aisyah; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.135 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11033

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif deskriptif menggunakan desain Survey yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng pada materi getaran harmonis. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 3 sebanyak 21 siswa dan kelas X MIA 4 sebanyak 19 siswa di SMAN 3 Soppeng. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes pemahaman konsep berupa post tes dalam bentuk pilihan ganda. Data dianalisis secara statistik deskriptif, diperoleh persentase pemahaman konsep setiap indikator secara berturut-turut adalah menafsirkan 75%, mencontohkan 73%, mengklasifikasikan 26%, membandingkan 14%, dan menjelaskan 61%. Berdasrkan hal ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep fisika kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng yang paling dominan adalah indikator menafsirkan dan berada pada kategori tinggi sedangkan yang sangat tidak dominan adalah indikator membandingkan dan berada pada kategori sangat rendah. Faktor yang menyebabkan pemahaman konsep peserta didik rendah yaitu, kurangnya minat dan motivasi peserta didik untuk mengulang materi yang telah dipelajari, terbiasa belajar dengan menghafal rumus, belum mampu memanipulasi persamaan yang mengandung tiga variabel dan kurang teliti dalam memahami soal.
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS X DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KOGNITIF TIPE MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PADA MATA PELAJARAN FISIKA Wijaya, Peldi Aldi; Jasaruddin, Jasaruddin; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9409

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik kelas X dalam menyelesaikan soal-soal kognitif tipe menganalisis dan mengevaluasi pada mata pelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Makassar sebanyak 67 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes kognitif soal pilihan ganda. Data yang terkumpul kemudian dianalisi dengan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Analisis dekriptif diperoleh nilai maksimum sebesar 38,00, nilai minimum 5,00, rata-rata 20,97, standar deviasi 6,68, dan varians 44,63. (2) Kemampuan menyelesaikan soal menganalisis peserta didik berkriteria cukup adalah 1,49%, kurang 41,79%, dan kurang sekali 56,72%, sedangkan baik dan sangat baik tidak ada. (3) Kemampuan soal mengevaluasi peserta didik berkriteria cukup adalah 1,49%, kurang 49,25%, dan kurang sekali 49,25%, sedangkan baik dan sangat baik tidak ada. (4) Melalui kategori skor berdasarkan kurva normal disarankan kepada guru untuk memberikan perlakuan terhadap setiap kategori
PENGARUH TES OBJEKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SIDENRENG RAPPANG Mutiah, Nur; Arafah, Kaharuddin; Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v16i3.15710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA yang dinilai menggunakan tes objektif dan yang dinilai menggunakan tes subjektif. Selain itu, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidenreng Rappang yang dinilai menggunakan tes objektif dan tes subjektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan post- test only control groups design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sidenreng Rappang tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 179 dan sampel yang dipilih secara rambang. Analisis data hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes objektif 28, 89 dengan standar deviasi 9, 78 sedangkan rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes subjektif 31, 92 dengan standar deviasi 9,74. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika peserta didik yang dinilai dengan menggunakan tes objektif dan tes subjektif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK hasin, ardiansah; Ali, Sidin; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v16i1.13488

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk : memeroleh informasi tentang profil perangkat pembelajaran berbasis masalah, mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis yang diperoleh peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang diajar tanpa melalui model pembelajaran berbasis dan mengetahui respon peserta didik terhadap perangkat pembelajaran fisika berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes kemampuan berpikir kritis untuk mengukur kemampuan berpikir berpikir kritis peserta didik kemudian selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif-inferensial. Hipotesis penelitian Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan peserta didik yang tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan yang meliputi buku peserta didik (BPD), lembar kegiatan peserta didik (LKPD), rencana pelaksanaaan pembelajaran (RPP) dan tes kemampuan berpikir kritis (TKBK) setelah dilakukan validasi dan ujicoba maka perangkat pembelajaran tersebut dinyatakan valid, praktis dan efektif sehingga layak untuk dipergunakan dalam pembelajaran fisika. Sedangkan kemampuan berpikir kritis dapat tercapai secara optimal melalui pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah.hal ini terlihat dari Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor tes kemampuan berpikir kritis peserta didik Kelas XI IPA 2 MAN 2 Model makassar yang diajar melalui model pembelajaran berbasis masalah sebesar 56,63 dan standar deviasinya 7,17. Sedangkan nilai rata-rata skor tes kemampuan berpikir kritis peserta didik Kelas XI IPA 2 MAN 2 Model makassar yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah sebesar 39,23 dan standar deviasinya 8,32. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan peserta didik yang tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada taraf nyata = 0,05
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Mappalesye, Nurfadlia; Sari, S. Salmiah; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v17i1.19091

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes kemampuan berpikir kritis pada peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Sinjai Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 yang berlangsung pada tanggal 21 September s/d 31 Oktober 2020. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi kelas X semester genap yang meliputi Hukum Gravitasi, Hukum Newton, Usaha dan Energi, Momentum dan Impuls, serta Gaya dan Getaran. Subjek coba dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 132 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi teoretik dan validasi secara empirik. Indikator kemampuan berpikir kritis yang diteliti meliputi Interpretasi, Menilai Argumen (Evaluasi), Analisis, dan Inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi secara teoretik diperoleh 43 butir soal valid dari 50 total butir soal pada instrumen awal dengan koefisien konsistensi antar pakar sebesar 0,86. Pada tahap validasi secara empirik dilakukan ujicoba sebanyak dua kali, dimana pada ujicoba pertama terdapat 9 butir dibuang, 31 butir valid dan 3 butir tidak valid. Reliabilitas instrumen sebesar 0,85. Sementara pada ujicoba kedua terdapat 2 butir dibuang dan semua butir valid sebanyak 31 butir soal dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,86. Untuk efektivitas instrumen diperoleh persentase sebesar 96,25% instrumen disetujui oleh guru fisika di sekolah yang bersangkutan. Berdasarkan hasil instrumen yang dikembangkan telah memenuhi syarat standar tes yang baik.This research is a Research and Development which aims to develop a critical thinking ability test instrument. This research was conducted in 2020/2021 academic year which took place from September 21 to October 31, 2020. The trial subjects in this study were as straight as students of class XI MIPA which consisted of 4 classes with a total of 132 student. Data collection was done through theoretical validation and empirical validation. Theoretical validation was carried out by two experts who assessed the developed instrument and then carried out empirical validation (field trials) to students. Indicators of critical thinking skills studied include interpretation, assessing arguments (evaluation), analysis, and inference. The results showed that the theoretical validation results obtained 43 valid items from the 50 total items on the initial instrument with a consistency coefficient between experts of 0.86. In the empirical validation stage, tests were conducted twice, where in the first try 9 items were discarded, 31 items were valid and 3 items were invalid. The reliability of the instrument was 0.85. While in the second trial, 2 items were discarded and all 31 items were valid with an instrument reliability of 0.86. For the effectiveness of the instrument, it was obtained a percentage of  96.25% or are in the very effective. </p
Co-Authors A. Heriati Asri A.J. Patandean Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Haris Abdul Haris Abdul Rahman Abdullah, Hemi Aeman Hakim Agriani Pongkessu Ahmad Dahlan Ahmad Yani ahmad yani Aisyah Azis Akhsan Rian Anugrah Al Munawwarah, Azhar Ali, M Sidin Ali, Muh Sidin Ali, Sidin Andi Evi Sulfiyani Nurfathanah Amsal Anis Nur Anna Isabela Sanam Apriani, Fiqrah Aslim, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Asmar, Muhammad Alwi Asriyadin Asriyadin Ayu Swasti Dayuni Soamole Azhar Arsyad Bages, Nur Alyah Afdaliya Barto, Barto Besse Nadifa Zalzabila Bunga Dara Amin Bunga Dara Amin Bunga Dara Amin Bunga Dara Amin Cynthia Cynthia Dian Awaluddin Adam Epi Purnama Epi Purnama Evi Yuliati, Evi Feliatra Hasan, Muh Iqbal Hasbullah, Fahmi Hashim, Mutahharah Hasin, Ardiansah Haslindah Alimuddin Hasniwati, Hasniwati Helmi Helmi Abdullah Humairah, Nur Isna Jasaruddin, Jasaruddin Jasruddin Jasruddin Daud Malago Karmila Karmila Khaeruddin, Khaeruddin Khairunnisa Ramadhani Adam Khuzaimah, Andi Ulfah L., Putri Chusnul Chotimah M Sidin Ali Manarfah, Laode Mansyur Mapau, Oktaviana Beferly Mappalesye, Nurfadlia Marwati Mirna Muamar Qadar Muhammad Agus Muljanto Muhammad Alwi Asmar Muhammad Arsyad Muhammad Sidin Ali Muhdana, Muhdana Musniar, Andi Mutahharah Hasyim, Mutahharah Mutiah, Nur Nurazizah Sarip Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurlina Nurlina Nurnatasha T Nursyahitna Nursyamsi B Parewang, Hendriska Pariabti Palloan Puspamareta, Christine Widya Rahma, Muftihatur Raja, Paulus Reski Sudirman Riang, Rosdiana Rifaatul Mahmudah Riwanto, Dedi Ruslan Ruslan Rusyadi, H. Salmiah Salamang Sari Sanam, Anna Isabela Sanusi, Dirgah Kaso Sari, S. Salmiah SATRIYAS ILYAS Shaufan Habibi Siti Hajar Soamole, Ayu Swasti Dayuni Subaer - Subaer Subaer Syahrul Syahrul Syamsiar, Syamsiar Tandean, Antonius Jarak Trisno Setiawan, Trisno Triyanto Pristiwaluyo Usman Usman Usman Wayan Oka Wisnu Wardana Wijaya, Peldi Aldi Yuni Erviyanti Zalzabila, Besse Nadifa