Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PENCATATAN KEUANGAN UMKM DENGAN APLIKASI SI APIK DI DESA KALISUREN KECAMATAN TAJURHALANG BOGOR Syihab, Faizah; Widhiastuti, Rosalia Nansih; Harianti, Ati; Luthfiah, Uvi Nur; Mainah, Mut; Henifa, Henifa
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.654

Abstract

Good financial management is key to ensuring a business's sustainability and success, especially for micro, small, and medium enterprises (MSMEs'). Many MSMEs in Indonesia struggle to survive due to a lack of knowledge in effective financial management. This community service program aims to improve MSMEs' financial and managerial literacy through training in digital technology for financial transactions. This activity was conducted in the Tajurhalang District, Bogor Regency, involving 50 MSME actors. This training introduced the SI APIK application, a financial information system designed to help MSMEs record transactions efficiently and accurately. During the training, participants were guided in creating simple financial reports and understanding the importance of separating personal and business finances. The results of this activity show a significant improvement in the participant's ability to manage business finances, especially in daily transaction recording and financial report preparation. Participants previously not accustomed to routine financial recording can now utilize digital applications to facilitate monitoring and managing cash flow. This program is expected to contribute to the resilience of MSMEs amidst fierce competition and help them grow and develop. The success of this program also highlights the importance of continuous mentoring to ensure the application of the training materials that have been learned.Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu kunci utama untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan usaha, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Banyak UMKM di Indonesia mengalami kesulitan bertahan karena kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan keuangan yang efektif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan manajerial UMKM melalui pelatihan penggunaan teknologi digital dalam pencatatan keuangan. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 50 pelaku UMKM. Pelatihan ini memperkenalkan aplikasi SI APIK, sebuah sistem pencatatan informasi keuangan yang dirancang khusus untuk membantu UMKM mencatat transaksi secara efisien dan akurat. Selama pelatihan, peserta dibimbing dalam membuat laporan keuangan sederhana dan memahami pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam mengelola keuangan usaha, terutama dalam hal pencatatan transaksi harian dan pembuatan laporan keuangan. Peserta yang sebelumnya tidak terbiasa dengan pencatatan keuangan secara rutin kini dapat memanfaatkan aplikasi digital untuk memudahkan mereka dalam memantau dan mengelola arus kas. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan daya tahan UMKM di tengah persaingan yang ketat dan membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang. Keberhasilan program ini juga menunjukkan pentingnya pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan materi pelatihan yang telah dipelajari. 
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM DESA TAJUR HALANG: PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN ONLINE DAN PENGELOLAAN KONTEN PROMOSI Suryowati, Budi; Widhiastuti, Rosalia Nansih; Harianti, Ati; Pohan, Fanny Suzuda
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1058

Abstract

This community service activity was conducted in Tajur Halang Village, Tajur Halang District, Bogor Regency, with a focus on increasing the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to address digital marketing challenges. The main challenges partners face are low digital literacy and limited market access, which prevent MSMEs from fully leveraging digital media for product promotion and sales. The objective of this activity was to improve the community’s understanding, skills, and confidence in managing digital-based marketing and expanding market reach through social media and e-commerce platforms. The implementation method used a participatory-educational approach through training, simulations, and direct mentoring. Materials covered basic marketing concepts, digital marketing strategies, promotional content creation, product photography, and the use of digital business applications such as WhatsApp Business. The activity results showed a significant increase in marketing understanding (from 52% to 79%), promotional content creation skills, and participants’ confidence in using digital media. Participants also began utilizing marketplaces and social media to promote their products independently. This program successfully empowered the Tajur Halang Village community to be more adaptive to digital transformation and strengthened the competitiveness of local MSMEs in the digital economy era.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tajur Halang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan digitalisasi pemasaran. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pasar, yang menyebabkan pelaku UMKM belum mampu memanfaatkan media digital secara optimal untuk promosi dan penjualan produk. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola pemasaran berbasis digital serta memperluas jangkauan pasar melalui media sosial dan platform e-commerce. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pelatihan, simulasi, dan pendampingan langsung. Materi meliputi konsep dasar pemasaran, strategi digital marketing, pembuatan konten promosi, fotografi produk, serta penggunaan aplikasi bisnis digital seperti WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman pemasaran (dari 52% menjadi 79%), kemampuan pembuatan konten promosi, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan media digital. Peserta juga mulai memanfaatkan marketplace dan media sosial untuk promosi produk secara mandiri. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Tajur Halang untuk lebih adaptif terhadap transformasi digital dan memperkuat daya saing UMKM lokal di era ekonomi digital