Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

Simple Queue Untuk Manajemen User dan Bandwidth di Jaringan Hotspot Menggunakan Mikrotik Simpony, Bambang Kelana
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.098 KB) | DOI: 10.31294/ji.v8i1.9385

Abstract

Penggunaan bandwidth di jaringan hotspot seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal dikarenakan ada beberapa user yang menggunakan layanan internet secara berlebihan sehingga menghabiskan kapasitas bandwidth. Layanan hotspot internet di hotel contohnya sering terjadi tarik menarik bandwidth antar user, terutama layanan internet yang hanya mengandalkan router modem dari penyedia jasa internet. Untuk mengatasai masalah maka  perlu dipasang router secara khusus untuk mengatur bandwidth, dalam hal ini menggunakan routerboard dari mikrotik. Dan konfigurasi dengan metode simple queue untuk membagi bandwidth menggunakan winbox. Manajemen bandwidth disesuaikan berdasarkan user yang sudah didaftarkan di router, sehingga koneksi internet lebih stabil. Tidak terjadi lagi tarik menarik bandwidth antar user hotspot. Dampaknya admin jaringan pun dimudahkan dalam memantau akses internet yang dilakukan oleh setiap user.
REMOTE REGISTRY EDITOR Bambang Kelana Simpony
Jurnal Informatika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.365 KB) | DOI: 10.31294/ji.v2i1.56

Abstract

Abstract - Permissions setting on a computer is necessary. This is an effort that is not easy to change the system configuration or settings changed by the user. With a network of computers, of course, permissions setting do not need to be done one by one manually. Because in a computer network course there are many collection of computers connected together. Permissions setting so that the system can use the client-server applications that access restrictions can be done effectively. As the implementation of client-server applications can be created using Visual Basic 6.0. This language has been able to access the socket on the Windows operating system, named Winsock API that supports TCP / IP. This protocol is widely used because of the reliability of client-server application programming. The application is divided into two main applications, namely the client and server program name with the name of the Receiver Sender program. Receiver function receives instructions restriction of access rights Sender and send reports to the Sender process execution. While Sender function to send instructions restrictions permissions via the Registry to the Receiver. And after the test, the application can block important features available in the Windows operating system. So it is expected that these applications can help in permissions setting on a computer network. Keywords: Registry, Winsock API, TCP/IP, Socket, Protocol, Networking Abstrak - Pengaturan hak akses di suatu komputer sangat diperlukan. Hal ini merupakan salah satu upaya agar konfigurasi sistem tidak mudah dirubah atau diganti pengaturannya oleh pengguna. Dengan adanya jaringan komputer, tentunya pengaturan hak akses tidak perlu dilakukan satu-satu secara manual. Karena dalam suatu jaringan komputer pastinya terdapat banyak kumpulan komputer yang saling terhubung. Sehingga pengaturan hak akses bisa menggunakan sistem aplikasi client-server agar pembatasan hak akses bisa dilakukan dengan efektif. Sebagai implementasi aplikasi client-server dapat dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Bahasa ini sudah bisa mengakses socket pada sistem operasi Windows yang diberi nama Winsock API yang sudah mendukung protokol TCP/IP. Protokol ini banyak dipakai karena kehandalannya dalam pemrograman aplikasi client-server. Aplikasi ini terbagi menjadi dua aplikasi utama, yaitu client dengan nama program Receiver dan Server dengan nama program Sender. Receiver berfungsi menerima instruksi pembatasan hak akses dari Sender dan mengirimkan laporan hasil proses eksekusinya ke Sender. Sedangkan Sender berfungsi untuk mengirim instruksi pembatasan hak akses melalui Registry ke Receiver. Dan setelah di uji, aplikasi ini dapat memblok fitur-fitur penting yang ada di sistem operasi Windows. Sehingga diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat membantu dalam pengaturan hak akses di suatu jaringan komputer. Kata Kunci : Registry, Winsock API, TCP/IP, Soket, Protokol, Jaringan