Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Elemen Waterfront Design di Taman Sunan Jogo Kali, Sungai Bengawan Solo Darmawan, Muhammad Rizal; Azizah, Ronim
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan waterfront merupakan suatu kawasan dinamis yang memiliki kontak fisik dan visual dengan air laut, sungai, danau, dan badan air lainnya. Konsep pengembangan kawasan waterfront saat ini sudah banyak diadopsi oleh banyak negara di dunia tidak terkecali Indonesia. Kawasan ini memiliki potensi tersendiri untuk dikembangkan melalui suatu waterfront development. Sebagai salah satu sungai besar di Surakarta, Sungai Bengawan Solo Memiliki Taman Sunan Jogo Kali yang dapat dikembangkan menjadi kawasan waterfront. Dikarenakan kawasan yang dinilai baru ini, dirasa menjadi menarik untuk diteliti dari segi waterfront design. Penelitian iniabertujuan untukamengetahui bagaimana penerapan waterfront design pada Taman Sunan Jogo Kali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa obesrvasi lapangan, wawancara dan studi literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi elemen waterfront pada Taman Sunan Jogo Kali, serta mempertimbangkan aspek-aspek pendukung pengembangan waterfront sehingga mewujudkan kawasan waterfront yang tertata dan dapat mewadahi aktifitas masyarakat yang lebih efektif,afungsional danarepresentatif melalui penerapan yang mencerminkan Taman Kecamatan berbasis Waterfront Design. Hasil dari analisis yang telah dilakukan, terdapat fasilitas yang belum terpenuhi seperti tidak tersedianya fasilitas trek lari dan dermaga, serta belum layaknya kondisi fasilitas parkir, promenade, dan jalur (path).
PENDAMPINGAN STANDARISASI PERANCANGAN APOTEK DI TRETES RT 04 RW 04 KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI Azizah, Ronim; Raka , Nur Aisyah; Wiguna , Nasya Pramudya; Antono , Daffa Budi
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat dapat dilakukan dalam skala bangunan tunggal, komplek bangunan maupun kawasan. Pada materi pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian Prodi Arsitektur UMS berupaya memberikan pendampingan untuk perancangan Apotek di Tretes RT 04 RW 04 Karangkepoh Karanggede Boyolali. Saat ini bangunan masih berupa kios, rumah tinggal dan gudang yang akan dikembangkan untuk fungsi usaha berupa Apotek. Dikarenakan bangunan belum terencana dari segi fasilitas untuk fungsi bangunan Apotek maka mitra mengajukan surat permohonan untuk dibuatkan gambar rancangan bangunan Apotek sesuai standar yang disyaratkan. Standarisasi perancangan interior Apotek harus mempertimbangkan keharominasan dan kenyamanan pada elemen-elemen interiornya. Fasilitas yang harus diwadahi sesuai standarisasi bangunan Apotek antara lain: (1) ruang resep; (2) ruang racik obat; (3) ruang konseling; (4) ruang arsip; dan (5) ruang penyimpanan sediaan farmasi dan alat kesehatan. Pemenuhan pencahayaan dan ventilasi harus sesuai persyaratan dari SNI dimana pencahayaan Apotek harus mencapai 750 lux sehingga memerlukan keselarasan dengan pemilihan warna pada material sedangkan luas bukaan memerlukan minimal 10% dari luas lantai. Oleh karena itu tim pengabdian mendampingi mitra dalam merancang ruang usaha sebagai Apotek yang dilaksanakan bulan Mei – September 2025 melalui tiga tahapan antara lain: (1) observasi, (2) kajian literatur, (3) gambar desain. Hasil pendampingan perancangan apotek berupa gambar denah ruang Apotek dan gambar perspektif ruang Apotek