Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ORAL HYGIENE INDEX-SIMPLIFIED IN MENTALLY DISORDERED PATIENTS AT SAMBANG LIHUM PSYCHIATRIC HOSPITAL Juli Harnida Purwaningayu; Farida Auliyani; Ramadhani Fitria Nisa; Ghina Rahmatika; Norhasanah Norhasanah
Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : FKG ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v10i1.22211

Abstract

Background: Oral hygiene is a risk factor for oral health, particularly in individuals with mental disorders. The prevalence of oral health issues in Indonesian society has increased from 25.9% to 57.6%. The Dental Hygiene Index Simplified (OHI-S) is a clinical instrument employed to assess dental hygiene status. According to the World Health Organization, approximately 24 million individuals worldwide are afflicted with schizophrenia, 35 million individuals are afflicted with melancholy, 60 million individuals have bipolar disorder, and 47.5 million individuals have dementia. It was shown that the percentage of mental disorders increased from 1.7% in 2013 to 7% in 2018. Objective: To ascertain the oral hygiene status of patients with mental disorders in the inpatient chamber of Sambang Lihum Mental Hospital by utilizing the Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S). Methods: This study was a quantitative descriptive study using a cross-sectional design. The sampling was carried out by purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. The total sample for this study was 54 individuals. Results: 29 people (53.70%) of the patients examined had a poor OHIS category. The OHIS score for mental patients was inadequate in all age categories. Men had a score of 3.2 (poor), while women had a score of 2.7 (fair). The mental patients' aggregate OHIS score was 3.10, which is classified as "poor." Conclusion: The OHIS measurement of mental patients at Sambang Lihum Mental Hospital is poor.
Validitas dan Respon Siswa Terhadap Produk Vacum Cleaner Sederhana Sebagai Bahan Ajar Fisika Materi Bernoulli : Validitas dan Respon Siswa Terhadap Produk Vacum Cleaner Sederhana Sebagai Bahan Ajar Fisika Materi Bernoulli sinta sinta; Norhasanah Norhasanah; Irma Rahmawati; Sitti Rahmasari
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika, and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v5i1.15632

Abstract

Pembelajaran fisika menekankan pentingnya keterlibatan peserta didik dalam pengalaman belajar yang konkret untuk memfasilitasi pemahaman terhadap konsep-konsep abstrak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu menghubungkan teori dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan respon siswa terhadap produk vacuum cleaner sederhana sebagai media pembelajaran fisika materi Bernoulli. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang digunakan untuk menghasilkan produk berupa vacuum cleaner sederhana. Model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Pelaksanaan), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian ini adalah dua orang validator ahli dan 21 siswa MAN 3 Banjar Kelas XI. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian terdiri dari validitas produk dan respon siswa terhadap produk vacuum cleaner sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas vacuum cleaner sederhana dinyatakan sangat valid oleh validator dengan nilai 91,90%. Hasil respon siswa terhadap produk vacuum cleaner sederhana dinyatakan cukup baik dengan nilai 74,75%. Dengan demikian, Produk vacuum Clenear sederhana layak digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi Bernoulli. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan produk serupa dengan bahan akrilik agar produk lebih kuat dan menarik.