Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Sektor UMKM (Studi UMKM Kecamatan Mojoroto Kota Kediri) Sarah Ayu Nurjannah; Linawati Linawati; Puji Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13854

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepatuhan wajib pajak dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan. Kepatuhan wajib pajak, khususnya pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), masih menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus. Rendahnya kepatuhan wajib pajak dapat menghambat pencapaian target penerimaan pajak serta mengurangi efektivitas sistem perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku UMKM di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 97 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling berdasarkan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan pendapatan, pengetahuan perpajakan, regulasi pemerintah, dan pelayanan fiskus berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan, pemahaman perpajakan, regulasi yang jelas dan memberikan kepastian hukum, serta pelayanan fiskus yang berkualitas berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak pelaku UMKM di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Analisis Komparatif Rasio Keuangan Untuk Menilai Efektivitas dan Efisiensi Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Periode Tahun 2019-2022 Imildha Oktavia; Linawati Linawati; Hestin Sri Widiawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk komparatif nilai efektivitas dan efisiensi pada Bank Mandiri dan Bank BRI periode 2019 – 2022 dengan menggunakan metode perbandingan Rasio Keuangan. Dalam hal ini Rasio keuangan yang di gunakan terdiri dari Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas dan Rasio Beban Opersional Pendapatan Operasional (BOPO). Data dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan yang tertera di website kedua Bank. Metode Penelitian kuantitatif deskriptif yang digunakan di penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi laporan keuangan pada Bank Mandiri dan Bank BRI dan analisis data untuk menganalisis dengan menggunakan teknik memperbandingkan hasil perhitungan Rasio Keuangan yang sama selama periode waktu tertentu. Periode analisis dalam penelitian ini adalah tahunan, dengan membandingkan laporan keuangan yang ada untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada kedua bank. Penelitian ini menggunakan Rasio Keuangan untuk mengetahu efektivitas kedua bank terdiri dari Rasio Lancar (CR), Rasio Kas (Cash ratio), Rasio utang atas aset (DAR), Rasio utang atas ekuitas (DER), Rasio Margin Laba Bersih (NPM), Rasio Pengembalian Ekuitas (ROE), Rasio Pengembalian Aset (ROA). Dan untuk mengetahu efisiensi kedua bank menggunakan Rasio Perputaran Total Aset (Total Assets Turnover Ratio), Rasio Perputaran Modal Kerja (Working Capital Turnover Ratio), Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurun waktu 4 tahun Bank Mandiri dan Bank BRI dilihat dari Rasio Likuiditas dan Rasio Solvabilitas menunjukkan efektif, Rasio Profitabilitas menunjukkan cukup efektif, Rasio Aktivitas dan Rasio Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) menunjukkan efisien. Dengan nilai rasio Bank mandiri lebih tinggi dibandingkan Bank BRI.