Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Media Representation of the Online Gambling Phenomenon in Indonesia through a Corpus-Assisted Critical Discourse Study Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Rawinda Fitrotul Mualafina; Siti Ulfiyani; Mukhlis Mukhlis
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i2.19629

Abstract

This study aims to describe media representation of the phenomenon of online gambling in Indonesia through a corpus-assisted critical discourse analysis approach, with a focus on news in Kompas.com. The method used is corpus-based critical discourse analysis, which allows systematic exploration of news data to identify language patterns that frame the issue of online gambling. The analysis was conducted on a news corpus containing 5613 words and 43042 tokens using the AntConc application. The results show that the words “gambling” and “online” have the highest frequency, signaling the main focus on this phenomenon. The dominant social actors are government officials, such as “Budi Arie,” who is portrayed positively as a pioneer in eradicating online gambling, while online gambling perpetrators are portrayed destructively. Victims are seen as suffering and in need of external intervention. The social actions represented highlight the government's efforts to eradicate online gambling, with word choices that emphasize the urgency of handling this problem. Kompas.com frames the issue of online gambling by strengthening the role of the government as a protector, the perpetrator as a public enemy, and the victim as a party that needs to be saved. This study implies that online mass media play an important role in shaping public discourse, emphasizing the legal and moral sides, and introducing various perspectives that frame this issue.Representasi Media terhadap Fenomena Perjudian Online di Indonesia melalui Kajian Wacana Kritis Berbantuan KorpusPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi media terhadap fenomena perjudian online di Indonesia melalui pendekatan analisis wacana kritis berbantuan korpus, dengan fokus pada berita di Kompas.com. Metode yang digunakan adalah analisis wacana kritis berbasis korpus, yang memungkinkan eksplorasi sistematis data berita untuk mengidentifikasi pola bahasa yang membingkai masalah perjudian online. Analisis dilakukan pada korpus berita yang berisi 5613 kata dan 43042 token menggunakan aplikasi AntConc. Hasilnya menunjukkan bahwa kata "perjudian" dan "online" memiliki frekuensi tertinggi, menandakan fokus utama pada fenomena ini. Aktor sosial yang dominan adalah pejabat pemerintah.  Aksi sosial yang diwakili menyoroti upaya pemerintah untuk memberantas perjudian online, dengan pilihan kata yang menekankan urgensi penanganan masalah ini. Kompas.com membingkai isu judi online dengan memperkuat peran pemerintah sebagai pelindung, pelaku sebagai musuh publik, dan korban sebagai pihak yang perlu diselamatkan. Penelitian ini menyiratkan bahwa media massa online berperan penting dalam membentuk wacana publik, menekankan sisi hukum dan moral, serta memperkenalkan berbagai perspektif yang membingkai isu ini.
Enhancing Sociolinguistic Competence through a Digital Flipped Classroom: A Case Study in Indonesian as a Second Language Learning Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Rawinda Fitrotul Mualafina; Siti Ulfiyani; Mukhlis
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21605

Abstract

Indonesian language instruction for foreign learners (BIPA) often places strong emphasis on grammatical proficiency while overlooking sociolinguistic competence—an aspect that is crucial for effective intercultural communication. This study aims to describe the implementation of a flipped classroom model in developing pragmatic awareness and register adaptation among BIPA learners. Using a qualitative case study approach, the research involved intermediate-level BIPA students from diverse cultural backgrounds. Data were collected through oral tests, classroom recordings, in-depth interviews, and student-generated digital artifacts. The results indicate significant improvement, particularly in register adaptation and cultural expression, each showing an average gain of 15 points. Qualitatively, learners demonstrated progress in using politeness strategies and shifting speech styles more contextually. The model created a learning space that was not only reflective and participatory, but also culturally relevant. This study recommends the integration of authentic digital content and interactive practices into future BIPA curriculum design, in order to support the formation of learners who are not only fluent, but also socially and culturally sensitive in their use of the Indonesian language.
Pelatihan Keterampilan Membawakan Acara Berbasis Praktik Terstruktur bagi Guru TK PGRI se-Kota Semarang Rawinda Fitrotul Mualafina; Siti Ulfiyani; Ika Septiana; Wijayanto Wijayanto
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.279

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat termasuk guru masih beranggapan bahwa membawakan acara merupakan bakat bawaan yang hanya dimiliki sebagian orang. Anggapan tersebut merupakan pengingkaran dari fakta bahwa membawakan acara merupakan keterampilan yang dapat dikuasai oleh semua orang. Untuk mampu menguasai keterampilan membawakan acara, diperlukan latihan secara konsisten dan praktik langsung. Tujuan: Tujuan PkM ini ialah untuk meningkatkan keterampilan membawakan acara melalui integrasi pengalaman, teori, dan praktik. Metode: Metode yang diterapkan meliputi studi kasus berbasis pengalaman, diskusi interakti, dan praktik. Hasil: Terdapat pengingkatan pemahaman dan keterampilan dasar sebagai pewara pada peserta. Kesimpulan: Pelatihan dengan mengintegrasikan pengalaman, materi, dan praktik terbukti efektif dalam membantu peserta merefleksi diri dan mengembangkan keterampilan mewara. Peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dasar dalam mewara, khususnya pada penyusunan rundown, pengembangan naskah acara, dan pembawaan acara.
Penerapan Media WordWall Pada Materi Teks Deskripsi di Kelas Vll Farinisa Zakiarafi; Siti Fatimah; Siti Ulfiyani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.100996

Abstract

Saat ini kita berada di era perkembangan teknologi yang pesat, namun ternyata khususnya bagi para penddidik belum bisa memaksimalkan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Wordwall pada teks deskripsi di kelas Vll MTsN 2 Semarang dan sejauh mana penerapan Wordwall dapat membantu pendidik dalam menjelaskan teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan gambaran media Wordwall dalam membantu pendidik untuk menjelaskan teks deskripsi serta mampu meningkatkan minat belajar peserta didik dan menjadikan proses pembelajaran di kelas semakin menyenangkan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Wordwall terbukti sangat membantu pendidik sebagai media pembelajaran untuk menjelaskan materi teks deskripsi dan Wordwall juga memberikan pengalaman proses belajar mengajar menjadi menyenangkan.