Femita Adelina
Universitas Negeri Malang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Belas kasih diri (self-compassion) dan pengorbanan (altruism) pada suku Tengger Rahayu, Puji; Adelina, Femita; Kamal, Satria; Widayanto, Wahyu Nurramadan; Hadi, Cholicul
FENOMENA Vol 28 No 1 (2019): Juli 2019
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.056 KB) | DOI: 10.30996/fn.v28i1.2443

Abstract

Suku Tengger diketahui memiliki rasa kasih sayang kepada orang miskin, memberi pertolongan kepada orang yang susah, tidak mempunyai rasa benar, pandai, kaya, dan harus mengakui bahwa semua itu milik Tuhan. Self-compassion yang rendah membuat altruism menjadi rendah hal ini berarti individu memiliki keterpaksaan dalam peduli pada lingkungan sekitarnya yang dapat berujung pada tindakan negatif dan agresif. Altruism yang rendah membuat individu tidak bisa bertindak secara kooperatif dan berujung dengan hidup yang tidak bahagia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa belas kasih diri (self-compassion)dan pengorbanan (altruism) pada Suku Tengger. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus ins-trumental. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dan teknik pe-ngumpulan data menggunakan wawancara mendalam, analisis data menggunakan analisis tematik. Adapun kriteria partisipan dalam penelitian ini adalah masyarakat suku Tengger, berusia 25 sampai 45 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belas kasih diri (self compassion)dan pengorbanan (altruism) merupakan nilai yang penting bagi Suku Tengger. Belas kasih diri (self compassion)dan pengorbanan (altruism) tidak bisa dihilangkan dari kehidupan suku Tengger karena merupakan nilai adat yang dijunjung tinggi. Saran dari riset iniadalah untuk menjaga nilai budaya pada suku Tengger sebagai manifestasi stabilitas kesehatan mental.
HUBUNGAN ANTARA PRASANGKA SOSIAL DAN INTENSI MELAKUKAN DISKRIMINASI MAHASISWA ETNIS JAWA TERHADAP MAHASISWA YANG BERASAL DARI NUSA TENGGARA TIMUR Femita Adelina; Fattah Hanurawan; Indah Yasminum Suhanti
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.277 KB) | DOI: 10.17977/um023v6i12017p1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi mahasiswa etnis Jawa terhadap mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Sampel penelitian dipilih dengan purposive sampling. Berdasarkan analisis deskriptif diketahui bahwa prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi berada dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi mahasiswa etnis Jawa terhadap mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.Kata Kunci: prasangka sosial, intensi diskriminasi, mahasiswa Jawa. 
BAGAIMANA AGAR PENYANDANG TUNA DAKSA MAMPU MENJADI PRIBADI YANG BAHAGIA? Femita Adelina; Satria Kamal Akhmad; Cholichul Hadi
Jurnal Sains Psikologi Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.432 KB)

Abstract

Menjadi tuna daksa pada saat dewasa atau tidak sejak lahir dapat memberikan dampak psikologis yang besar bagi para penyandangnya seperti putus asa atau tidak mampu menerima kondisi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kesejahteraan penyandang tuna daksa karena kecelakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus instrumental. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua laki-laki penyandang tuna daksa karena kecelakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial merupakan faktor penting yang menentukan kesejahteraan penyandang tuna daksa pasca kecelakaan. Dukungan keluarga dan jejaring sosial (teman dan anggota komunitas tuna daksa) mampu membangkitkan semangat hidup tuna daksa pasca mengalami kecelakaan serta mampu membuat hidup mereka menjadi lebih bahagia.Kata Kunci : cacat tubuh, dukungan sosial, kesejahteraanDOI :http://dx.doi.org/10.17977/um023v7i22018p119
PERSEPSI ORANG TUA SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) Ilma Nuriana; Femita Adelina
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2021): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.052 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pembelajaran jarak jauh, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah atas penutupan sekolah akibat pandemi covid-19. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian merupakan orang tua siswa sekolah dasar di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung yang ditetapkan dengan teknik purposive sampling, berjumlah 32 orang . Data diambil dengan menyebarkan kuesioner semi terbuka dan dianalisis secara deskriptif. Studi menunjukkan bahwa pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah dalam konteks pembelajaran diselenggarakan dalam bentuk pembelajaran dalam jaringan (luring). Tidak hanya siswa, orang tua juga dituntut untuk beradaptasi dengan model pembelajaran yang diberlakukan selama masa pandemi Covid-19 karena siswa membutuhkan pendampingan orang tua selama belajar dari rumah. Meskipun orang tua tidak memiliki persepsi negatif, namun pembelajaran jarak jauh berkontribusi terhadap beban orang tua atau keluarga secara fisik dan mental. Adanya kemungkinan perpanjangan model pembelajaran jarak jauh hingga batas waktu yang belum diketahui, orang tua berharap adanya perbaikan dan inovasi dalam model pembelajaran jarak jauh.
The Effectiveness of Local Wisdom-Oriented Teaching Materials to Improve the Creative Thinking Ability of Elementary School Students Santosa, Agus Budi; Febrianto, Rohmat; Fie Dzikry, Lataniya; Ika Puspita, Ari Metalin; Adelina, Femita
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.7899

Abstract

The problem faced in learning in elementary school is that the teaching materials used by teachers are still limited to package books and monotonous worksheets, so that students get bored quickly and lack understanding of the context of the material. This condition has an impact on students' low creative thinking skills, especially in generating new ideas and solving problems. This study aims to analyze the effectiveness of local wisdom-oriented teaching materials in improving the creative thinking skills of elementary school students. The research method used is quantitative with a one group pretest-posttest design. The subjects of the study were 47 students in grade V of SDN 2 Karangan Trenggalek Regency who were selected through purposive sampling. The research instrument was in the form of a questionnaire on creative thinking skills consisting of 22 statements. Data analysis was carried out using a paired sample t-test with the help of SPSS. The results of the study showed a significant increase in students' creative thinking skills after the use of teaching materials based on local wisdom. In the pretest stage, 32% of students were in the high category, 68% in the medium category, and 0% in the low category. After treatment, the posttest results showed that 76% of students were in the high category, 24% in the medium category, and 0% in the low category. The hypothesis test yields a sig value. (2-tailed) 0.000 < 0.05, which means there is a significant difference between the pretest and posttest results. Thus, it can be concluded that teaching materials oriented to local wisdom are effective in improving the creative thinking skills of elementary school students.