Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERANCANGAN THE FOREST GARDEN HOTEL RESORT KUNINGAN DENGAN PENDEKATAN ECO-TECH ARCHITECTURE MOCH. JALALUDIN A’IZA; Rona Fika Jamila; Christy Vidiyanti; Andjar Widajanti
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat mengembangkan sector pariwisata. Dimana sektor tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan dan pada tahun 2019 sektor pariwisata ditargetkan menjadi penyumbang devisa terbesar. Kota Kuningan Jawa Barat merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang besar. Kota ini memiliki panorama keindahan alam yang dikelilingi danau, curug, wisata budaya dan sejarah. Suasana kota yang tenang,alam yang indah dan kebudayaan lokal menjadi daya tarik para wisatawan. Hutan kota (Eco forest) milik Puspita Group merupakan hutan kota yang teletak ditengah kota kuningan. Kawasan Eco forest ini akan dikembangkan menjadi Kawasan perhotelan untuk mendukung kemajuan sektor Pariwisata didaerah Kabupaten Kunigan. Dengan dibangunaya Kawasan resor hotel ini diharapkan dapat mensinergikan kegiatan wisata dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat Kuningan. Melalui pendekatan Eco-tech Architecture diharapkan desain hotel resor dapat selaras dan berkesinabungan dengan kondisi lingkungan alam dan ramah terhadap penggunaan energi. Sehingga kualitas lingkungan akan tetap terjaga.
Halaman Depan Vol 12 No 3 Juni 2023 Christy Vidiyanti
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol 12 No 3 Juni 2023 Christy Vidiyanti
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman Belakang Vol 12 No 3 Juni 2023 Christy Vidiyanti
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah sebagai Inkubator Komunitas dalam Peningkatan Kualitas Sosial-Ekonomi Masyarakat Pulau Lancang Besar Nimpuno, Wibisono Bagus; Hasbi, Rahil M.; Jamila, Rona Fika; Vidiyanti, Christy; Putra, Gentina Pratama
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 3 (2024): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i3.129

Abstract

This community service program was conducted at Madrasah Diniyah Thoyyibah Islamiyah, Pulau Lancang Besar, with the aim of encouraging community participation in improving the physical quality of the madrasah environment and establishing the madrasah as an incubator for local socio-economic development. This initiative represents the university's contribution to the Community Action Plan (CAP) program initiated by the Jakarta Provincial Government in 2021 on Pulau Lancang Besar. The previously implemented CAP program primarily focused on the physical aspects of environmental improvement for restructuring slum settlements, leaving socio-economic issues as a lower priority. Through this community service program, socio-economic aspects were integrated into environmental improvement efforts, with the madrasah serving as the primary driver. Participatory discussions were held with the community to design and implement programs aimed at enhancing the physical, social, and economic quality of the community, with the university acting as a partner in planning and implementation support. The program outcomes demonstrated improvements in the madrasah's physical environment, strengthened its role as a center for social and economic activities, and increased active community involvement, fostering a stronger sense of ownership and shared responsibility. The integration of physical improvements and socio-economic development has proven to contribute significantly to community development, particularly in areas with limited government support. This self-managed madrasah successfully served as an effective incubator model for social and economic transformation, although the economic impacts are not yet significantly evident.
Cover Vol 15 No 1 Vidiyanti, Christy
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol 15 No 1
Halaman Depan Vol 15 No 1 Vidiyanti, Christy
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman Depan Vol 15 No 1
Halaman Belakang Vol 15 No 1 Vidiyanti, Christy
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halaman Belakang Vol 15 No 1
Sustainable Waterfront Development sebagai Strategi Penataan Kembali Kawasan Bantaran Sungai Vidiyanti, Christy
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2016): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v5i4.221

Abstract

Bantaran sungai yang tidak tertata dapat menimbulkan banyak permasalahan. Banyaknya perumahan illegal di sekitar bantaran sungai mengakibatkan bukan hanya menyebabkan menyempitnya daerah aliran sungai, namun juga menurunkan kualitas hidup masyarakatnya. Untuk itu, penataan kembali (redevelopment) penting dilakukan untuk dapat menata kembali kawasan bantaran sungai dan daerah disekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan solusi pada penataan kawasan bantaran sungai. Studi kasus pada penelitian ini adalah daerah bantaran sungai Ciliwung segmen Kampung Melayu. Penataan bantaran sungai yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan menghadirkan konsep desain yang berkelanjutan, kontrol terhadap air, dan pembangunan mengarah ke sungai. Keberlanjutan dari kawasan bantaran sungai dapat dilakukan dengan menghadirkan kawasan yang aktif sehingga dapat menjadi pusat aktifitas masyarakat yang pada akhirnya menimbulkan rasa memiliki.
Perancangan Fasilitas Publik Mushola sebagai Penunjang Kegiatan Beibadah Warga Kampung Susun Kunir: Design of a Public Prayer Facility to Support Communal Worship in Kampung Susun Kunir Permata, Suciati; Christy Vidiyanti; Swasti, Tathia Edra; Hasbi, Rahil Muhammad; Ghassani, Dea Putri
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10348

Abstract

Kampung Susun Kunir is a vertical housing project for residents relocated from riverbank settlements in Jakarta, who face limitations in access to religious facilities. The existing prayer room (mushola) is makeshift, narrow, and inadequate in terms of capacity, comfort, and environmental sustainability. Spiritual activities such as congregational prayers, study groups, and children's religious education play a vital role in strengthening the community's social cohesion. This community service program aimed to design a permanent, contextually appropriate mosque that accommodates the needs of a dense vertical environment while actively involving residents throughout the planning process. The methodology included needs assessment surveys, site observations, focus group discussions, participatory design workshops, and design validation. The outcomes consist of a complete architectural design of the mushola, a modular prototype adaptable to limited space, a technical guide for construction and community-based management, and documentation of participatory processes. All deliverables were developed to be replicable and directly applicable by residents to fulfill the need for sustainable communal religious facilities. Furthermore, the program contributed to students' experiential learning in real-world settings, enhanced community capacity for public space planning, and strengthened collaboration among universities, local communities, and stakeholders to improve the quality of urban life.