Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMETAAN VS30 DENGAN MENGGUNAKAN KORELASI ZHAO DI PESISIR CILACAP Edison, Robert; Prakoso, Widjojo Adi; Rohadi, Supriyanto
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada gempa Pangandaran 2006, pesisir Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah yang mengalami kerusakan paling parah. Hal ini dikarenakan Kabupaten Cilacap terletak dekat dengan zona subduksi yang juga ditandai dengan tingginya aktivitas seismik di daerah tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kerusakan pada saat gempa adalah kelas tanah. Salah satu cara untuk mengklasifikasikan jenis tanah adalah dengan menggunakan metode mikrotremor dan metode MASW, dimana dalam pengolahannya mikrotremor memanfaatkan respon tanah terhadap getaran untuk memberikan informasi tentang jenis tanah di daerah tersebut, sedangkan MASW menggunakan propagasi gelombang Rayleigh pada permukaan. Setelah itu, periode dominan hasil pengolahan mikrotremor dan Vs30 hasil pengolahan MASW dikorelasikan menggunakan Zhao’s Classification, menghasilkan Vs30 berdasarkan analisis regresi. Nilai periode dominan berkisar antara 0,10-1,07 s, sedangkan Vs30 dari korelasi berkisar antara 6,68-461,34 m/s. Kedua analisis menunjukkan bahwa Tritih Kulon terbukti memiliki kerusakan yang lebih parah pada saat gempa karena terdiri dari Tanah Lunak (SE) yang ditunjukkan oleh nilai periode dominan terpanjang dan nilai Vs30 terendah.
Studi Numerik Sambungan Spun Pile Terhadap Pile Cap Dengan Dan Tanpa Beton Pengisi Akibat Pembebanan Siklik Callista, Vania; Lase, Yuskar; Prakoso, Widjojo Adi; Orientilize, Mulia
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.681

Abstract

Abstrak Berdasarkan SNI 8460, spun pile sebagai struktur bawah didesain belum menggunakan konsep performance-based design (PBD) karena pertimbangan sulitnya proses perbaikan, meskipun PBD sudah diperbolehkan di negara lain. Peta gempa tahun 2017 menunjukkan adanya peningkatan seismic demand di Indonesia yang menyebabkan desain fondasi yang tidak efisien jika perilaku inelastic pada pondasi akibat gempa besar tidak diperbolehkan. Untuk mempelajari perilaku inelastic pondasi, tiga sambungan spun pile berukuran full scale diuji dengan pembebanan siklik horizontal. Analisis lanjutan dengan finite element (FE) dilakukan menggunakan Abaqus. Karena kurangnya jumlah tulangan geser (spiral) pada spun pile yang ada di Indonesia, efek confinement dari pemodelan tulangan spiral dibandingkan dengan pemodelan jika spiral disederhanakan sebagai hoops. Analisis FE juga dilakukan untuk mempelajari perbandingan perilaku antara spun pile kosong dan dengan beton pengisi dalam hal kekuatan, daktilitas dan performance levels dari sambungan spun pile.  Kata kunci: sambungan spun pile, performance-based design, the effect of concrete infill, daktilitas                                                   Abstract According to SNI 8640, spun pile as part of lower structure is not designed with the concept of performance-based design (PBD) because of repair issues, although PBD has been allowed for lower structures in other countries. According to the 2017 seismic zone, the increasing seismic demand in Indonesia results in an inefficient foundation design if inelastic behavior of foundation due to a big earthquake is not allowed. Three full scales of spun pile connections were tested with lateral cyclic loading to explore the inelastic behavior of foundation. A finite element (FE) analysis using Abaqus was conducted for further study. Due to low number of spun piles shear reinforcement (spiral) produced in Indonesia, the confinement effect of spiral model is compared with hoops model. Finite element analysis was also done to investigate the behavior difference of hollow spun pile and spun pile with concrete infill in terms of strength, ductility, and performance levels of spun piles connection. Keywords: spun pile connection, performance-based design, the effect of concrete infill, ductility
Studi Numerikal Grup Fondasi Elevated Pile Cap Pada Tanah Pasir Kamal, Fathia Handayani; Prakoso, Widjojo Adi; Orientilize, Mulia
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.682

Abstract

Abstrak Elevated Pile Cap (EPC) merupakan fondasi tertanam sebagian di dalam tanah yang rentan terhadap beban gempa karena momen fleksural yang terjadi lebih besar daripada jenis fondasi yang tertanam sepenuhnya. Studi numerikal dengan metode BNWF menggunakan aplikasi OpenSees berbasis eksperimen yang dilakukan peneliti lain dilakukan untuk mempelajari perilaku non-linear fondasi di tanah pasir. Fondasi berkonfigurasi tunggal, 2x2, dan 2x3 dimodelkan dan divalidasikan terhadap penelitian tersebut. Variasi nilai densitas pasir dan pemberian nilai p-multiplier yang berbeda diperhitungkan per baris fondasi grup. Analisis pushover monotonik dilakukan untuk mengetahui perilaku ineastik fondasi. Semua model membentuk sendi plastis pada sambungan dan di bawah tanah pada tiang leading row. Perbandingan respons individu tiap tiang dengan respons rata-rata fondasi per tiang digunakan untuk mengetahui distribusi gaya pada fondasi yang dipengaruhi oleh nilai p-multiplier. Kuat geser tanah divariasikan untuk mengetahui keelastisitasan tanah saat pembebanan di titik tertentu, di mana semakin padat tanah maka semakin cepat fase plastis tercapai. Secara keseluruhan, variasi kepadatan tanah dan nilai p-multiplier mempengaruhi perilaku inelastis fondasi. Kata kunci: EPC, fondasi grup, sendi plastis, p-multiplier, analisis pushover                                                Abstract Elevated Pile Cap (EPC), a partially-embedded foundation, is vulnerable under seismic loadings since it suffers more flexural moment than average foundations. A BNWF numerical study was performed using OpenSees based on an experiment conducted in China. The 1x1, 2x2, and 2x3 rectangular EPC groups were modeled and validated by the test result. Each model is embedded in sand with a varied density and A different value of p-multiplier for each pile rows was considered. Monotonic pushover analysis was performed, and its inelastic behavior were investigated. All models suffer double plastic hinges on the leading row, located in connection and underground, depending on the soil density. The ratio of each pile row response to the average pile group response is an indicator to examine the forces distribution, influenced by p-multiplier only. The soil shear strength was investigated to observe the elasticity of soil when it reach its yield, ultimate, and the formed of plastic hinges. The p-multiplier and varied soil density affects the soil strength for pile rows, the denser the soil, the faster it reaches its plastic state. Overall, both p-multiplier and soil density affect inelastic behavior of foundations. Keywords: EPC, group foundation, plastic hinge, p-multiplier, pushover analysis