Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN HASIL TANI DAN DIGITAL MARKETING KELOMPOK TANI KAMPUNG SEMARANG MANDIRI, BALIKPAPAN Wahab, Muhammad Fajrin; Khala, Christianto Credidi Septino; Putri, Andina Prima; Athirah, Athirah; Nuradila, Eka Risky; Mujiono, Devi Azalia; Pitaloka, Feby Ayu Caroline
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v1i03.173

Abstract

Kota Balikpapan merupakan salah satu kota dengan banyaknya sumber daya alam yang berlimpah dengan penyebaran perkebunannya. Berdasarkan Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur tahun 2018 data produksi hasil perkebunan di tahun 2018 mencapai 8.846,9 ton, sedangkan untuk data produksi hortikultura di tahun 2018 mencapai 260.882 ton. Pada Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara tepatnya di Jalan Giri Rejo RT.27 Kampung Semarang Mandiri, terdapat Kelompok Tani Karya Mukti dengan sumber daya yang melimpah. Seperti tanaman hortikultura dan perkebunan dengan hasil sumber daya hortikultura yang meliputi tanaman singkong, bengkoang, jagung, cabe kecil, terong, kacang panjang dan buncis. Kelompok Tani Karya Mukti masih menjalankan kegiatan pertanian dan pemasaran hasil panen secara konvensional, hasil panen yang berlimpah dan terkadang tidak laku terjual secara keseluruhan mengakibatkan para petani mengalami kerugian yang cukup besar. Sehingga untuk menghindari hasil panen yang membusuk begitu saja, para petani membagikan sayur-sayuran tersebut secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar misalnya seperti komoditi kacang panjang. Berlimpahnya hasil pertanian Kelompok Tani Karya Mukti untuk komoditi kacang panjang dapat dimanfaatkan untuk menjadi sebuah produk inovasi berupa tempe dari biji kacang panjang. Strategi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi ini sangat memungkinkan untuk mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas sehingga keuntungan yang didapat pun juga semakin besar. Dengan memanfaatkan model pemasaran melalui digital marketing dapat membantu pelaku usaha dalam hal mempromosikan dan memasarkan produk dan jasa mereka tanpa adanya batasan jarak, waktu dan cara komunikasi.
PERENCANAAN MASTERPLAN KAWASAN WISATA WADUK MANGGAR BERBASIS KONSEP AGROFORESTRI PADA KELURAHAN KARANG JOANG KOTA BALIKPAPAN Wahab, Muhammad Fajrin; Khala, Christianto Credidi Septino; Rini, Intan Dwi Wahyu Setyo; Situmorang, Raftonado
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.48059

Abstract

Potensi wisata merupakan salah satu sektor yang terus dikembangkan hingga saat ini. Perkembangan perencanaan wisata tidak hanya terbatas pada wisata alam dan buatan saja, melainkan juga memanfaatkan hasil perkebunan. Agroforestri merupakan konsep wisata yang menggabungkan pemanfaatan lahan antara tanaman hutan dengan tanaman perkebunan. Salah satu lokasi di Kota Balikpapan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata agroforestri terletak di Jalan PDAM KM 12 RT 17 Karang Joang. Perencanaan pembangunan kawasan wisata ini memerlukan masterplan sebagai rencana induk perencanaan. Proses penyusunan masterplan kawasan wisata Waduk Manggar ini melibatkan masyarakat sekitar sebagai pengurus wisata. Metode yang digunakan dalam penyusunan masterplan ini meliputi observasi lapangan, diskusi pembuatan desain wisata, dan perancangan kawasan wisata. Rancangan wisata ini kemudian disampaikan kepada pengurus wisata dalam bentuk diskusi grup terfokus. Hasil dari pembuatan masterplan memberikan dampak positif kepada pengurus berupa kemudahan dalam pengelolaan dan perencanaan wisata jangka panjang. Selain itu, membantu pengelola dalam proses pengajuan dana pengembangan pariwisata kepada pihak pemerintahan maupun swasta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar dan meningkatkan potensi wisata daerah.
Pengembangan Potensi Pariwisata Melalui Pengembangan Fasilitas Di Sekitar Pantai Seraya Situmorang, Raftonado; Sari, Oryza Lhara; Khala, Christianto Credidi Septino; Hijriah, Hijriah
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i1.9882

Abstract

Pantai Seraya merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang berada di Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak RT dan masyarakat setempat, terdapat beberapa isu permasalahan yang terdapat pada destinasi wisata Pantai Seraya. Isu permasalahan yang ada yaitu, terdapat banyaknya jalan masuk ke kawasan Pantai Seraya dan tidak terdapat adanya petunjuk arah menuju pantai, sehingga dapat membingungkan beberapa pengunjung yang baru mengunjungi Pantai Seraya dan kurangnya fasilitas penunjang bagi para pengunjung serta masih kurangnya kesadaran masyarakat terkait kebersihan pantai. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan dengan pengembangan fasilitas yang ada. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan observasi, wawancara, dan survei. Observasi dan wawancara dilakukan untuk melihat permasalahan yang terjadi, sedangkan survei dilakukan untuk mengukur apakah kegiatan yang dilakukan memberikan dampak atau pengaruh terhadap pengembangan wisata Pantai Seraya. Hasilnya adalah membuat penunjuk jalan menuju kawasan pantai pada beberapa simpangan. Untuk permasalahan fasilitas penunjang dan kebersihan, dilakukan pembuatan tempat sampah, sosialisasi terkait permasalahan sampah dan cara pengolahan sampah yang baik di sekitar pesisir pantai, pembuatan kursi dan papan informasi, serta peta infografis Pantai Seraya. Sarana prasarana pendukung sekitar Pantai Seraya semakin meningkat dan diharapkan menambah kunjungan wisatawan dan kesadaran masyarakat di Pantai Seraya.
Pembuatan Desain Rumah Lamin dan Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Wisata Hutan Meranti Khala, Christianto Credidi Septino; Pratama, Maryo Inri; Anwar Mahib; Aquilera Simanjorang; Evita Nanda Fitria; Febby Nolla Amelia; Alvin Afnercyn; Amirul Alfan Fallevi; Dzakwan Adhitya Pratama; Zulfikar Abdul Aziz
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 1 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i1.1107

Abstract

Wisata Hutan Meranti merupakan ide serta inisiatif dari masyarakat setempat yang ingin mengembangkan desa dengan mengelola tanaman meranti menjadi destinasi wisata. Lokasi ini masih membutuhkan pembangunan tambahan infrastruktur guna menambah daya tarik pengunjung. Salah satu bentuk perwujudannya yaitu pembangunan rumah lamin di kawasan Wisata Hutan Meranti. Rumah lamin dipilih karena merupakan rumah khas Kalimantan. Pembuatan desain Rumah Lamin dengan menggunakan bentuk balok seperti baja kastela dengan acuan penelitian sebelumnya. Setelah pembuatan desain dilakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya dengan acuan AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan). Dalam pelaksanaannya setelah pembuatan desain serta perhitungan RAB pihak Meranti berpartisipasi dalam pembangunan rumah lamin nantinya.
PENGEMBANGAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK MENGOPTIMALKAN POTENSI WISATA EDUKASI KEBUN PAK AGUS Maryo Inri Pratama; Khala, Christianto Credidi Septino; Saiid, Muhammad; Ilham, Muhammad; Farid, Rival Ahmad; Syah, Indo Rismayani Syah; Amalia, Lina; Haruniah, Wa Siti Nabilah; Surya, Muhammad Aji; Apriliani, Tiara
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 1 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i1.1113

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kebun Pak Agus bertujuan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, khususnya dalam hal pengembangan potensi wisata edukasi dan keberlanjutan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya adalah pembuatan website Kebun Pak Agus, penyediaan alat-alat berkebun untuk pengunjung (anak-anak sekolah), pembuatan penanda tanaman, pembuatan posteredukasi, pembuatan poster branding dan sosialisasi Kebun Pak Agus. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terciptanya aksesibilitas yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses informasi terkait Kebun Pak Agus dan dapat membantu masyarakat terutama pengunjung dalam meningkatkan pemahaman mengenai berbagai jenis tanaman serta memperkuat citra dan kesadaran masyarakat tentang keberadaan Kebun Pak Agus sebagai sumber daya penting dalam pendidikan dan pertanian lokal.
UJI LENTUR BALOK BETON BERTULANG BAJA RINGAN DENGAN SKEMA TULANGAN TUNGGAL Basyaruddin, Basyaruddin; Khala, Christianto Credidi Septino; Muslimin, Muhammad Syahrizal; Putri, Andina Prima
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i1.418

Abstract

Abstrak Dalam dunia konstruksi, balok beton bertulang menggunakan tulangan longitudinal agar dapat menahan tegangan tarik yang terjadi pada penampang beton tersebut dan tulangan longitudinal yang digunakan adalah baja tulangan (rebar reinforcement). Tegangan tarik yang dapat mencapai 420 Mpa merupakan alasan utama baja tulangan digunakan pada beton bertulang, namun, akibat perkembangan teknologi, terdapat material yang mempunyai tegangan tarik yang melebihi baja tulangan yaitu baja ringan. Baja ringan adalah baja canai dingin (light cold rolled) dengan kualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, namun memiliki tegangan tarik yang melebihi baja tulangan biasa yaitu 550 Mpa, oleh karena itu, untuk mengetahui kapasitas lentur balok beton berbaja ringan maka dilakukan penelitian dengan memanfaatkan baja ringan sebagai tulangan longitudinal yang selanjutnya dilakukan uji lentur sesuai  SNI-4431-2011. Baja canai dingin yang digunakan adalah baja ringan tipe C (C75x0.75) dengan 3 skema benda uji. Skema pertama yaitu dengan memanfaatkan baja ringan secara utuh sedangkan skema kedua dan ketiga adalah hanya dengan memanfaatkan badan dari baja ringan tersebut sehingga masing-masing skema memiliki rasio penulangan sebesar 0.47%, 0.28%, dan 0.28%. Selain itu, beton bertulang biasa dengan rasio 0.63% turut diuji sebagai pembanding (skema 4). Hasil uji lentur menunjukkan bahwa skema 1 menunjukkan kuat lentur terbesar dari skema lainnya yaitu sebesar 7.48 Mpa. Selanjutnya, meskipun skema kedua dan ketiga memiliki rasio penulangan yang sama skema kedua memiliki kuat lentur 0.24 Mpa lebih besar dari skema ketiga yang bernilai 5.76 Mpa. Akhirnya, beton dengan tulangan biasa dengan rasio terbesar memiliki kuat lentur sebesar 5.06 Mpa. Kata kunci: Baja Ringan, Rasio Penulangan, Tulangan Longitudinal, Uji Lentur    Abstract In the world of construction, reinforced concrete beams generally use longitudinal reinforcement to withstand the tensile stress that occurs in the concrete section and the longitudinal reinforcement used is rebar reinforcement. The tensile stress that can reach 420 Mpa is the main reason reinforcing steel is used in reinforced concrete. However, due to technological developments, there is a material that has tensile stress that exceeds that of reinforcing steel, namely mild steel. Mild steel is light cold-rolled steel with high quality which is light and thin but has tensile stress that exceeds ordinary reinforcing steel, which is 550 Mpa. Therefore, to determine the flexural capacity of lightweight steel beams, research was carried out using mild steel as longitudinal reinforcement, which was then carried out by bending tests according to SNI-4431-2011. Cold rolled steel used is mild steel type C (C75x0.75) with 3 specimen schemes. The first scheme is to make full use of mild steel, while the second and third schemes are only to utilize the body of the mild steel so that each scheme has a reinforcement ratio of 0.47%, 0.28%, and 0.28%. Also, ordinary reinforced concrete with a ratio of 0.63% was also tested for comparison (fourth scheme). The flexural test results show that scheme 1 shows the largest flexural strength of the other schemes, namely 7.48 Mpa. Furthermore, although the second and third schemes have the same reinforcement ratio, the second scheme has a bending strength of 0.24 MPa which is greater than the third scheme which is 5.76 MPa. Finally, concrete with ordinary reinforcement with the largest ratio has a bending strength of 5.06 Mpa. Keywords: Bending Test, longitudinal reinforcement, Mild Steel, Reinforcement Ratio
Studi Perbandingan Kinerja Struktur Gedung Eksisting Terhadap SNI 1726:2019 dan 1727:2020 Khala, Christianto Credidi Septino; Basyaruddin, Basyaruddin; Dharmawan, Samuel
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.721

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan penilaiaan kelayakan Standar Nasional Indonesia terus mengalami pembaruan. Pembaruan meliputi perbaikan, perubahan koefisien, serta penambahan ataupun penyesuaiaan rumus perhitungan dengan menyesuaikan kondisi terkini, meskipun tidak signifikan namun hal tersebut harus dipahami dengan baik oleh para pelaku konstruksi sehingga tidak terjadi kesalahan dalam merencanakan atau mengevaluasi kinerja suatu struktur. Analisis perbandingan diperlukan untuk mengetahui pengaruh pembaruan SNI terhadap kinerja suatu konstruksi, pada analisis ini dilakukan studi perbandingan menggunakan model struktur apartemen 18 lantai yang berlokasi di Kota Tanggerang, struktur ini direncanakan menggunakan pedoman SNI perencanaan di tahun 2002 yang sudah tidak berlaku di tahun 2021, sehingga perlu dilakukan ctual terhadap beban ctual yang akan diterima oleh struktur tersebut. Analisis dilakukan dengan memodelkan ulang struktur dalam dua kondisi, pertama mengacu SNI Pembebanan terdahulu (SNI 03-1727-1989; 03-1726-2002) dan kondisi kedua mengacu SNI Pembebanan terbaru (SNI 1727:2020; 1726:2019). Hasil perbandingan didapatkan perubahan tingkat kinerja dari immediate occupancy menjadi damage control. Kata kunci: Pembaruan SNI, Studi Perbandingan Struktur Bangunan Bertingkat, dan Kinerja Struktur  Abstract Along with the development of science, technology, and feasibility assessment, SNI continue to experience updates. Updates include improvements, changes in coefficients, as well as additions or adjustments to calculation formulas by adjusting to current conditions, although they are not significant, they must be well understood by construction engineer so that there are no errors in planning or evaluating the performance of a structure. Comparative analysis is needed to determine the effect of updating SNI on the performance of a construction, in this analysis a comparative study was conducted using an 18-storey apartment structure model located in Tangerang City, this structure is planned to use the SNI planning guidelines in 2002 which are no longer valid in 2021, so that it is necessary to control the actual load to be received by the structure. The analysis was carried out by re-modelling the structure in two conditions, first referring to the previous SNI for loading (SNI 03-1727-1989; 03-1726-2002) and the second condition referring to the latest SNI for loading (SNI 1727:2020; 1726:2019). The results of the comparison show a change in the level of performance from immediate occupancy to damage control area. Keywords: SNI update, Comparative Study of Highrise Building, and Structural Performance
PENGEMBANGAN HASIL TANI DAN DIGITAL MARKETING KELOMPOK TANI KAMPUNG SEMARANG MANDIRI, BALIKPAPAN Wahab, Muhammad Fajrin; Khala, Christianto Credidi Septino; Putri, Andina Prima; Athirah, Athirah; Nuradila, Eka Risky; Mujiono, Devi Azalia; Pitaloka, Feby Ayu Caroline
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v1i03.173

Abstract

Kota Balikpapan merupakan salah satu kota dengan banyaknya sumber daya alam yang berlimpah dengan penyebaran perkebunannya. Berdasarkan Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur tahun 2018 data produksi hasil perkebunan di tahun 2018 mencapai 8.846,9 ton, sedangkan untuk data produksi hortikultura di tahun 2018 mencapai 260.882 ton. Pada Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara tepatnya di Jalan Giri Rejo RT.27 Kampung Semarang Mandiri, terdapat Kelompok Tani Karya Mukti dengan sumber daya yang melimpah. Seperti tanaman hortikultura dan perkebunan dengan hasil sumber daya hortikultura yang meliputi tanaman singkong, bengkoang, jagung, cabe kecil, terong, kacang panjang dan buncis. Kelompok Tani Karya Mukti masih menjalankan kegiatan pertanian dan pemasaran hasil panen secara konvensional, hasil panen yang berlimpah dan terkadang tidak laku terjual secara keseluruhan mengakibatkan para petani mengalami kerugian yang cukup besar. Sehingga untuk menghindari hasil panen yang membusuk begitu saja, para petani membagikan sayur-sayuran tersebut secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar misalnya seperti komoditi kacang panjang. Berlimpahnya hasil pertanian Kelompok Tani Karya Mukti untuk komoditi kacang panjang dapat dimanfaatkan untuk menjadi sebuah produk inovasi berupa tempe dari biji kacang panjang. Strategi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi ini sangat memungkinkan untuk mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas sehingga keuntungan yang didapat pun juga semakin besar. Dengan memanfaatkan model pemasaran melalui digital marketing dapat membantu pelaku usaha dalam hal mempromosikan dan memasarkan produk dan jasa mereka tanpa adanya batasan jarak, waktu dan cara komunikasi.