Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Karakter Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Puja Tri Rezekiah; Islamiani Safitri; Risma Delima Harahap
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1325

Abstract

Dalam membangun karakter bangsa diperlukan upaya serius untuk membangun karakter individu. Secara psikologis karakter individu dimaknai sebagai hasil keterpaduan olah hati, olah pikir, olah raga, olah rasa dan karsa. Keempat proses psikososial (olah hati, olah pikir, olah raga, dan olahrasa dan karsa) tersebut secara holistik dan koheren memiliki saling keterkaitan dan saling melengkapi, yang bermuara pada pembentukan karakter yang menjadi perwujudan dari nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaknai nilai-nilai karakter pada mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Labuhanbatu. Populasi yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 111 mahasiswa dan yang bersedia mengisi angket sebanyak 58 orang dari prodi pendidikan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data disebarkan melalui angket dalam bentuk google form yang di berikan kepada mahasiswa secara online melalui whatsapp, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis untuk di deskripsikan. Jumlah pertanyaan sebanyak 30 item yang berkenaan dengan nilai-nilai karakter mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase olah pikir sebesar 35,97 %, olah rasa sebesar 94,11 %, olah hati sebesar 40,52 % dan olah raga sebesar 44,38 %. Persentase tertinggi pada mahasiswa prodi pendidikan matematika yaitu pada variabel olah rasa sebesar 94,11%.
Analisis Karakter Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Erna Wati; Risma Delima Harahap; Islamiani Safitri
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2953

Abstract

Pada pendidikan karakter peserta didik dapat diajarkan dan di bantu dalam proses pembentukan watak dan nilai-nilai etik. Pendidikan karakter dapat dilaksanakan salah satunya melalui pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif , dan subjek penelitian ini adalah 63 siswa di SD Swasta Karya Bakti Pinang Damai, Kecamatan Torgamba, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI  SD. Hasil penelitian yang diperoleh pada observasi untuk mengetahui seberapa besar minat belajar pada pelajaran IPA dapat di tinjau dari 3 aspek indikator yang telah di teliti. Ketiga aspek indikator yaitu 1. Mencoba menguraikan pelajaran IPA, 2. Menganalisis materi IPA, dan 3. Bereksperimen dalam pelajaran IPA. Dapat disimpulkan jumlah nilai persentase paling besar adalah Pada indikator menganalisis yang memiliki jumlah yang lebih besar dibanding jumlah indikator lainnya yaitu sebesar 83% sehingga dapat di artikan bahwa siswa sudah mampu dan paham dalam materi dan membentuk karakter siswa yang lebih sabar, sadar, teliti serta kritis dan memiliki rasa keingintahuan yang besar.
ANALISIS HAMBATAN PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI SECARA DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SMA NEGERI Fitriani Fitriani; Risma Delima Harahap; Islamiani Safitri
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 5, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v5i1.1328

Abstract

The aim of this study is to know the obstacles of online biology learning for class XI-Science students in SMAN 1 Sei Kanan during the Covid-19 Pandemic. This study used a descriptive qualitative approach. The subjects of this study were students in class XI-Science of the school. The data collection technique used was questionnaires distributed to the students. The data analysis showed there were some obstacles in biology learning based on indicators as follow; students’ motivation in online learning at a rate of 62.73%, online learning methods at a rate of 52.81%, internet network at a rate of 42.91%, and students’ understanding in learning at a rate of 57.79%. Those were the obstacles for students and teachers when using online learning.
The use of multimedia in biology learning: MAS Subulussalam Sumberjo student responses Cici Julianti; Risma Delima Harahap; Islamiani Safitri
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v4i3.13812

Abstract

The use of the lecture method in learning biology in the classroom does not provide opportunities for students to develop skills and express their opinions. Multimedia learning media is needed to increase the interest and quality of student learning. This study uses a qualitative method. The subjects of this study were 44 students of MAS Subulussalam Sumberjo, Torgamba District, South Labuhanbatu. The focus of this research is on students of class X MIPA-A and X MIPA-B, and the results obtained are in the form of observation data, interviews and questionnaires to determine student responses to the use of multimedia in learning biology. Indicators that are used as a reference to see student responses to the use of multimedia are learning with the lecture method, the implementation of multimedia learning in the form of animated videos, the quality of multimedia presentation, and the effect of using multimedia in the form of animated videos. In conclusion, the learning indicator using animated video media has a large percentage value compared to the number of other indicators, namely 90%, so that student reactions can be interpreted as follows: The use of multimedia is very good, because the use of multimedia makes students more active and enthusiastic in learning biology.Abstrak Penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran biologi di kelas tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan dan mengemukakan pendapatnya. Media pembelajaran multimedia dibutuhkan untuk meningkatkan minat dan kualitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 44 siswa MAS Subulussalam Sumberjo Kecamatan Torgamba Labuhanbatu Selatan. Fokus penelitian ini pada siswa kelas X MIPA-A dan X MIPA-B, dan hasil yang diperoleh berupa data observasi, wawancara dan angket untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan multimedia dalam pembelajaran biologi. Indikator yang dijadikan acuan untuk melihat tanggapan siswa terhadap penggunaan multimedia adalah pembelajaran dengan metode ceramah, pelaksanaan pembelajaran multimedia dalam bentuk video animasi, kualitas penyajian multimedia, dan pengaruh penggunaan multimedia dalam bentuk video Animasi. Kesimpulannya, indikator pembelajaran dengan media video animasi memiliki nilai persentase yang besar dibandingkan dengan jumlah indikator lainnya yaitu 90%, sehingga reaksi siswa dapat diartikan sebagai berikut: Penggunaan multimedia sangat baik, karena penggunaan multimedia membuat siswa lebih aktif dan bersemangat dalam pembelajaran biologi.
Use of learning media through technology for biology education students Indra Maulana; Risma Delima Harahap; Islamiani Safitri
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v4i3.13418

Abstract

Education is a learning process in increasing the knowledge and insights possessed by these students. The existence of technology for biology education students can be useful for the learning process and as a learning medium. This type of research is qualitative with descriptive method. The population used is the sixth semester of Biology Education Students, the total sample is 35 people, the data collection technique is done by giving questionnaires, the questionnaires are given to students directly and through google form. The results of the study obtained from 5 indicators (1) The use of learning media applications through the use of technology obtained a percentage of 60.29%, (2) Increased motivation obtained a percentage of 59.78%, (3) Effectiveness obtained a percentage of 61.30%, (4) Learning Media obtained the percentage of 56.36%, (5) Interest in Using Technology obtained a percentage of 57.96%, With the existence of learning media through the use of technology, it can support the implementation of learning for students and can get better knowledge insights.AbstrakPendidikan merupakan suatu proses pembelajaran didalam menambah pengetahuan wawasan yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut. dengan adanya Teknologi bagi  mahasiswa pendidikan biologi dapat bermanfaat untuk proses pembelajaran  dan sebagai  media pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk melihat dang mengetahui penggunaan media pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi bagi mahasiswa  pendidikan biologi memiliki peran penting didalam menunjang pelaksanaan pembelajaran. Jenis Penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi yang digunakan adalah Mahasiswa/i Pendidikan Biologi Semester enam,Total sempel berjumlah 35 orang, Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket, Angket tersebut diberikan kepada Mahasiswa/i yang secara langsung dan melalui google form. Hasil Penelitian yang diperoleh dari 5 indikator (1) Penggunaan Aplikasi  media pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi memperoleh persentase sebesar 60.29%, (2) Peningkatan Motivasi memperoleh persentase sebesar 59.78%, (3) Keefektifan memperoleh persentase sebesar 61.30%, (4) Media Pembelajaran memperoleh persentase sebesar 56.36%, (5) Minat Penggunaan Teknologi memperoleh persentase sebesar 57.96%, Dengan adanya media pembelajaran melalui  pemanfaatan teknologi  bisa menunjang  didalam pelaksanaan pembelajaran  bagi mahasiswa dan bisa mendapatkan wawasan  pengetahuan yang lebih baik.
Pembelajaran Kooperatif Tipe Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Karakter Bersahabat/ Komunikatif Dewi Anjani; Islamiani Safitri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4833

Abstract

Tutor Sebaya merupakan metode pembelajaran berbasis pembelajaran aktif yang memberi kesempatan dan dorongan kepada siswa untuk mempelajari sesuatu dengan baik, dengan menjadi sumber bagi orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dalam meningkatkan karakter bersahabat/komunikatif siswa kelas X SMA Negeri 1 Rantau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan non-equivalent control group design dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial. Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 317 siswa yang terdiri dari 9 kelas serta sampel yang digunakan yaitu kelas Xa sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa dan kelas Xb sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya lebih baik dari pada kelas yang mengunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga terdapat peningkatan karakter bersahabat/komunikatif dalam penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya. Implikasi dari penelitian ini untuk guru sebagai acuan dalam meningkatkan karakter siswa. 
Pembelajaran Kooperatif Tipe Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Karakter Bersahabat/ Komunikatif Dewi Anjani; Islamiani Safitri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4833

Abstract

Tutor Sebaya merupakan metode pembelajaran berbasis pembelajaran aktif yang memberi kesempatan dan dorongan kepada siswa untuk mempelajari sesuatu dengan baik, dengan menjadi sumber bagi orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dalam meningkatkan karakter bersahabat/komunikatif siswa kelas X SMA Negeri 1 Rantau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan non-equivalent control group design dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial. Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 317 siswa yang terdiri dari 9 kelas serta sampel yang digunakan yaitu kelas Xa sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa dan kelas Xb sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya lebih baik dari pada kelas yang mengunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga terdapat peningkatan karakter bersahabat/komunikatif dalam penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya. Implikasi dari penelitian ini untuk guru sebagai acuan dalam meningkatkan karakter siswa. 
Implementasi Media Pembelajaran Video Animasi IPA Berbasis Karakter Melalui Analogy Learning Islamiani Safitri; Praida Hansyah; Devi Anna Siregar
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 1: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JANUARI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i1.3922

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0, seharusnya sekolah di sekitar pusat kota sudah melakukan pembelajaran berbasis teknologi. Namun, di SD Negeri 03 Rantau Selatan, hanya 1 dari 15 guru yang pernah menggunakan infocus dalam proses pembelajaran sedangkan yang lain masih menggunakan pembelajaran konvensional, artinya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran belum dilakukan. Hal ini terjadi karena mayoritas guru di SD Negeri 03 Rantau Selatan masih gagap teknologi. Selain itu, mengacu pada kurikulum 2013 yang menekankan pada pembentukan karakter, diketahui bahwa karakter siswa SD Negeri 03 Rantau Selatan masih tergolong rendah. Dua permasalahan ini tentu berimbas pada kemampuan pedagogik siswa. Berdasarkan wawancara yang dilakukan terhadap guru kelas 4, 5, dan 6 diperoleh data rata-rata kemampuan IPA siswa secara keseluruhan masih rendah yaitu nilai rata-rata ulangan siswa di angka 61 sedangkan nilai KKM IPA adalah 71, hal ini tentu menjadi tugas penting bagi para pendidik untuk memperbaikinya. Berdasarkan pemaparan di atas, maka perlu upaya serius untuk mengatasi permasalahan ini. Solusi yang dapat diberikan kepada mitra yaitu dengan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning. Implementasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan IPA serta karakter siswa. Selain itu, untuk mengatasi guru yang masih gagap teknologi, akan dilaksanakan kegiatan berupa pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi. Pelatihan yang diberikan berupa teknik penggunaan powerpoint sebagai media pembelajaran.  Metode yang akan digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi moral dan kemampuan IPA siswa, identifikasi penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran oleh guru, pembuatan media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter, dan membuat modul pelatihan dasar pembelajaran berbasis teknologi bagi guru SD Negeri 03 Rantau Selatan. Sedangkan pada tahap pelaksanaan yaitu melakukan implementasi media pembelajaran video animasi IPA berbasis karakter melalui analogy learning untuk kelas 4, 5, dan 6 serta melaksanakan pelatihan dasar tentang pembelajaran berbasis teknologi untuk guru SD Negeri 03 Rantau Selatan.  Selanjutnya pada tahap evaluasi yaitu dengan melaksanakan evaluasi pengabdian kepada guru dan kepala sekolah tentang keberhasilan pengabdian, serta melakukan evaluasi dan monitoring keberlanjutan kegiatan dengan terus berkomunikasi kepada sekolah tentang perkembangan siswa dan guru setelah dilaksanakan pengabdian
ANALISIS KARAKTER GEMAR MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA SMP Uswatun Hasanah; Islamiani Safitri; Risma Delima Harahap
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p189-202

Abstract

The background of this research is to know and describe the character values ​​of interest in reading and digital literacy abilities of junior high school students. Character education for fond of reading is education that raises students' awareness to carry out reading activities by seeking information from various sources, including digital. This research aims to analyze and describe the character of reading and digital literacy skills of students. This research method uses a descriptive approach with a quantitative method by assessing the character of liking to read and digital literacy skills with a total of 150 student respondents. Data obtained with a questionnaire instrument. The written questionnaire instrument consists of 10 questions for characters who like to read and 10 questions for digital literacy skills using the Guttman scale. Data analysis techniques with descriptive statistics. The results showed that the character value of interest in reading from the six classes obtained an average proportion value of 75.05% in the good category. Meanwhile, the digital literacy abilities of the six classes obtained an average proportion score of 83.09% in the very good category. This shows that the reading character value has a positive relationship to the value of students' digital abilities.
Transformation of Student Science Achievement Through Project-Based Learning (PjBL): A Meta Analysis Study Safitri, Islamiani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v13i2.18694

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing students' science achievements through meta-analysis study. By selecting documents in Scopus, ScienceDirect, and Sinta Database using the PRISMA method, 20 documents were obtained and covering 29 studies from 2016 to 2024 which were analyzed using a random-effects model by R-Studio Program. The study results indicate that PjBL has a significantly positive impact on students' science achievements, with an average effect size of 1.12. Variability analysis revealed that the effectiveness of PjBL varies based on the education level, the type of skills developed, geographical location, and sample size. The highest effectiveness of PjBL was found at the elementary and high school levels, with a greater impact on the development of soft skills than cognitive skills in science achievement. The impact of PjBL was also more significant in Africa compared to Asia and Europe. This study underscores the importance of integrating PjBL into the educational curriculum to enhance student achievement in science learning, especially in diverse contexts. These findings provide a strong foundation for educators, policymakers, and researchers to develop and implement effective PjBL strategies.