Mardiatun Mardiatun
Poltekkes Kemenkes Mataram

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Bima Nursing Journal

Pendidikan Kesehatan Tentang Latihan ROM (Range of Motion) Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Keluarga Penderita Stroke Mira Utami Ningsih; Nurunniswati Nurunniswati; Mas'adah Mas'adah; Cembun Cembun; A'an Dwi Sentana; Mardiatun Mardiatun
Bima Nursing Journal Vol 4, No 1 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i1.1044

Abstract

Stroke is an important disease to overcome because of its high prevalence and tends to continue to increase and its impact that can cause disability to death. The condition of stroke is often a chronic condition, that requires continued treatment at home. Family is an important component in the recovery process of a patient, including stroke survivors. The task of care that was previously mostly the responsibility of health workers at the hospital, has turned into a family health task. Families can help the rehabilitation process by helping the stroke patients perform ROM exercises. However, most families do not have adequate knowledge and skills about ROM exercises. This study aims to identify the effect of providing health education about ROM exercises on the knowledge and skills of families of stroke survivors at home. This research is pre-experimental research, with a one group pre-test-post-tests design. The sample is the family of stroke patients who are treated at home. Knowledge and skills were measured using questionnaires and checklists. The results of paired t-test on knowledge and skills before and after health education showed the effect of health education on increasing family knowledge and skills (ρ – value = 0.000; = 0.05). Health education about ROM needs to be performed routinely and repeatedly as part of the rehabilitation of stroke patients at home. Future research needs to focus on the correlation between family knowledge about ROM and the improvement of muscle strength in stroke patients at home.
Pengaruh Senam Nifas Terhadap Penyembuhan Luka Episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela Apriani Susmita Sari; Apriana Sartika; Sulistiawati Safitri; Hikmah Lia Basuni; Mardiatun Mardiatun
Bima Nursing Journal Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v4i2.1090

Abstract

Latar Belakang: Senam nifas dan latihan otot dasar panggul dapat meningkatkan kekuatan otot dasar panggul dan meningkatkan sirkulasi darah ke luka sehingga mempercepat penyembuhan luka perineum. Senam nifas sebaiknya dilakukan dalam waktu 24 jam setelah melahirkan, secara teratur setiap hari, ibu sudah boleh melakukan mobilisasi termasuk senam nifas.Tujuan: Mengetahui pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan menggunakan pendekatan pre and post test with control group design. Jumlah sampel sebanyak 38 responden, kelompok intervensi 19 responden dan kelompok kontrol 19 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol yaitu wilcoxon, dan perbandingan pada kedua kelompok menggunakan mann whitney. Hasil: Peningkatan yang signifikan pada penyembuhan luka episiotomi di kelompok intervensi dengan nilai p= 0,000<0,05. Pada kelompok intervensi didapatkan nilai pre test sebesar 2,89 dan nilai pos test sebesar 1,21. Peningkatan yang signifikan pada penyembuhan luka episiotomi di kelompok kontrol dengan nilai p=0,000<0,05. Pada kelompok kontrol didapatkan nilai pre test sebesar 2,89 dan nilai post test 1,84. Adanya pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi dengan signifikasi 0,000. Pada kelompok intervensi didapatkan nilai sebesar 1,68 dan pada kelompok kontrol didapatkan nilai sebesar 1,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam nifas terhadap penyembuhan luka episiotomi di Wilayah Kerja Puskesmas Suela.
Pengaruh Frekuensi Senam Aerobik Low Impact Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Mardiatun Mardiatun; Moh. Arip; Lale Wisnu Andrayani; G.A Sri Puja Warnis Wijayanti; Sakyanandi Sakyanandi
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1560

Abstract

Hipertensi merupakan faktor terjadinya stroke, gagal jantung, yang menyebabkan kematian. Puskesmas Gangga memiliki kasus hipertensi terbanyak pada tahun 2022 dari 5 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Penyakit hipertensi menjadi urutan ke 3 dari 10 penyakit terbanyak yang ada di Puskesmas Gangga tahun 2022. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh frekuensi senam aerobik low Impact terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gangga Kabupaten Lombok Utara. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental two group pre test- post test terhadap 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol dengan purposive sampling, analisis data yang digunakan yaitu uji Paired Sampel –T Test. Hasil Penelitian: Hasil analisis statistik ke dua kelompok menunjukan sama sama terjadi penurunan yang signifikan (p=0,000). Perbandingan selisih kelompok intervensi rata-rata tekanan darah sistolik 5.14 mmHg dan diastolik 4.4 mmHg, kemudian kelompok kontrol selisih rata-rata tekanan darah sistolik 7.2 mmHg dan diastolik 7.53 mmHg. Kesimpulan: Frekuensi senam aerobik low impact berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gangga Kabupaten Lombok Utara. Saran: Responden disarankan rutin melaksanakan senam aerobik low impact dengan frekuensi 3 kali dalam 1 minggu dengan durasi ± 30 menit untuk menurunkan tekanan darah
Penggunaan Game Online dalam Menurunkan Kuantitas Tidur Remaja di SMPN 2 Lingsar Kecamatan Lingsar Lombok Barat Sitti Rusdianah Jafar; Heru Widiyatma; Akmad Fathoni; Mardiatun Mardiatun; Aan Dwi Setana; Arismansyah Arismansyah
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1263

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi sangat bermanfaat dalam proses belajar mengajar. Ponsel sebagai salah satu bentuk teknologi informasi telah tersebar luas. Umumnya remaja menggunakan telepon seluler bukan untuk keperluan belajar melainkan lebih banyak digunakan untuk bermain game. Permainan Pengguna Online Akan Menyita Waktunya Sehingga Kebutuhan Istirahatnya Berkurang, Hal Ini Akan Memperburuk Kuantitas Menulisnya. Remaja memerlukan kuantitas tidur siang dan malam yang berkisar antara 7-8 jam. Jika kuantitas tidur tidak mencukupi, maka tubuh akan mengalami berbagai kondisi fisiologis dan fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan game online terhadap penurunan kualitas tidur remaja di SMPN 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaming.